JIWA SERIGALA IBLIS PUTIH

JIWA SERIGALA IBLIS PUTIH
HARI BERSAMA LILY


__ADS_3

Di pagi hari mentari pagi sudah mulai memperlihatkan sinarnya angin pagi semilir sejuk air mancur gemericik dekat taman kota perak ada anak-anak berlarian bermain-main berbagai ras hidup berdampingan di kota perak kecuali ras iblis di karenakan mereka bukan dari dunia ini mereka dari dunia bawah dunia bawah akan terbuka 500 tahun sekali yaitu ketika raja iblis bangkit di mana celah dua dunia terbuka, dahulu kala ketika raja iblis hampir menguasai dunia muncul empat pahlawan legendaris yang mewakili empat ras di dunia.


Nico duduk di bangku taman kota perak dekat dengan air mancur menuggu Lily datang.


"maaf membuat mu menunggu lama..." Kata Lily yang baru saja datang


"Cantik.... e...eh... tidak apa kok..." jawab Nico gugub


"cantik...??" ucap Lily Lily tersipu malu


"iya.. kamu cantik... apa kita bisa pergi sekarang..." Ucap Nico sambil menggandeng tangan Lily


"i.. iya ten...tentu saja..." Jawab Lily tersipu mukanya memerah


Nico dan Lily pergi ke tempat biro jasa perumahan milik pemerintahan kota perak setelah beberapa saat mereka pun sampai


"selamat datang di perusahaan kami ada yang bisa saya bantu" kata salah satu resepsionis


"saya ingin membeli rumah..." Jawab Nico tiba-tiba ada yang datang menghampiri Nico dan Lily


"Selamat datang tuan Nico perkenalkan saya Doras pemilik perusahaan ini saya sendiri yang akan melayani pembelian rumah anda..." Jawab pemilik perusahaan itu yang bernama Doras


"silahkan ikuti saya " lanjut Doras sambil membimbing ke ruangan


"Silahkan duduk tuan Nico..." Kata Doras

__ADS_1


"aku ingin ingin sebuah rumah apa aku bisa lihat-lihat dulu daftar rumahnya..." kata Nico


"Baiklah ini daftar rumahnya ada bisa diskusikan dengan istri anda..." Jawab Doras


"is.. istri...!!" Jawab Lily tersipu malu


"maaf kami hanya teman..." Jawab Nico


"Oh teman.... Hahaha indahnya masa muda..." Kata Doras


"Baiklah aku ingin mision di atas bukit di pinggiran kota sebelah timur ini..." Jawab Nico


"Oh itu baiklah harganya 7.000.000lings kamu bisa membayar langsung atau kredit kredit kami akan memotong dari hasil pekerjaan mu..." Jelas Dolas


"aku akan membayar langsung saja.." jawab Nico .


"terimakasih sudah mau menemani ku hari ini..." kata Nico sambil tersenyum


"sama-sama aku juga senang kog kalo begitu aku pulang dulu ya..." jawab Lily


"aku temani kamu pulang di mana rumahmu..." Kata Nico


"di panti asuhan kota perak di permukiman kumuh..." Jawab Lily


Nico pun pergi mengantar Lily pulang ke panti asuhan kota perak sesampainya di sana ada dua orang rentenir yang mengusir anak-anak panti asuhan.

__ADS_1


"kakak.... orang-orang jahat itu mengusir kita..." Kata salah seorang anak


"ada apa ini kenapa kalian mengusir kami bukanya uangnya sudah kuberikan bulan lalu kenapa masih nagih uang kemari...!!!" kata Lily dengan marah


"kemarin itu hanya bunganya saja... sekarang baru bayar hutangnya..." Jawab rentenir itu


"Lily memang berapa hutangnya...?" tanya Nico kepada Lily


"1.900.000lings tapi kemarin sudah aku bayar..." jawab Lily


"kira-kira berapa harga panti asuhan ini..." Tanya Nico lagi


"sekitar 3.000.000lings kenapa..." jawab Lily bingung


"baiklah bro ini 1.900.000lings jadi hutang panti asuhan ini lunas..." Kata Nico


"baiklah terimakasih kawan hahaha..." Jawab dua rentenir itu


"ini 1.100.000lings dan kemasi barang-barang kalian pindah ke mision ku..." Ucap Nico dengan tenang


"apa bagaimana bisa begitu ini rumah kami..." Kata Lily


"Lihatlah sekitarmu apa baik untuk pertumbuhan anak-anak di sini cukup ramai jadi pindahlah ke mision ku sedangkan panti asuhan ini aku ingin membuatnya menjadi restoran sedangkan anak-anak yang sudah dewasa bisa berkerja di sini... bagaimana menurut mu..." jelas Nico


"ter... terimakasih Nico....!!!" Jawab Lily dan memeluk Nico dengan erat

__ADS_1


Setelah itu mereka pergi ke mision Niko bersama-sama.


BERSAMBUNG....


__ADS_2