
Di pagi hari ketika sang mentari masih enggan menunjukkan dirinya terlihat orang-orang lalu lalang hari ini kota perak terlihat lebih sibuk dari biasanya mereka beramai-ramai mempersiapkan sambutan untuk sang kaisar Dragon twins yang akan datang melihat pertandingan rank C, event kenaikan rank selalu dinanti oleh penduduk kekaisaran selain menjadi wadah kompetisi di kalangan petualang dan kesatria tapi juga menjadi sebuah hiburan, kenaikan rank E dan rank C di selenggarakan setiap setahun sekali sedangkan kenaikan rank B diselenggarakan dua tahun sekali dan rank A di selenggarakan tiga tahun sekali sedangkan rank S,SS dan SSR menggunakan quest poin setiap quest di atas rank A memiliki poin tergantung pertimbangan kesulitan.
di Colosseum para peserta berkumpul untuk melakukan undian nomor bertarung setiap orang harus melawan orang yang memiliki nomor yang sama, Nico mendapatkan nomor 50 sebelum pertandingan dimulai mereka mendengarkan sambutan dari sang kaisar.
"Setelah melakukan tes kenaikan rank ada satu event yang paling di tunggu-tunggu ya itu pertandingan 1VS1 dimana kompetisi ini untuk menjaga kesatuan dan kekuatan kekaisaran dengan ini kompetisi dimulai" kata kaisar dan di sambut meriah oleh para penonton yang hadir dalam Colosseum.
Pertandingan dimulai para peserta bertanding 1VS1 sesuai nomor yang sama Nico menang dengan mudah di pertandingan pertama ada beberapa peserta yang sangat menonjol dalam pertandingan pertama yaitu Leo seorang petualang penguna tombak Lester seorang kesatria yang ahli beladiri tangan kosong Lilian seorang kesatria wanita pengguna pedang Jaret seorang petualang penguna pedang basar dan Fian seorang gadis penyihir yang jenius di kelasnya.
"ada banyak potensi lawan yang sulit..." gumam Nico.
Pertandingan kedua di mulai Nico melawan Lester Nico pergi menuju arena.
"apa kamu benar-benar tidak memakai senjata..." tanya Nico
"tidak aku adalah petarung tangan kosong.." jawab Lester dengan percaya diri
"baiklah aku akan melawanmu dengan tangan kosong aku berlatih bela diri tangan kosong..." Nico memasukkan pedangnya ke dalam inventori lalu dia memasang kuda-kuda
__ADS_1
"Penguatan tubuh... menambah kecepatan... fokus....." Mereka bersiap menyerang "bheng...!! Dak.... masih hiat...bak...!!" Jual beli serangan dengan seimbang
" dragon punch....!!! blaaarrr....!!!! bheng...!!!" Nico ter pukul mundur
"eesssstt.....huuuuhhhh....teknik dragon dance...." Nico mengeluarkan teknik dance, teknik mematikan karena tidak bisa berhenti kecuali teknik itu selesai sampai langkah terakhir "blaaarrr.....!!! 1 blaaarrr...!!! 2 blaaarrr 3 blaaarrr....!!!4 blaaarrr....!!5 blaaarrr....!! 6 blaaarrr....!! 7 bhooms....!!! 8" Nico berdiri bersiap untuk serangan selanjutnya tapi kumpulan asap yang mulai menghilang terlihat Lester terkapar di arena yang sudah sebagian besar hancur dan pertandingan dimenangkan oleh Nico.
Dengan bantuan sihir arena dapat di perbaiki dengan cepat pertandingan selanjutnya Lilian dan Fian dan berhasil di menangkan oleh Lilian turnamen terus berlanjut hingga sampai perempat final dan Nico, Lilian, Leo, Jaret yang masih bertahan.
Keesokan harinya ramai penonton bersorak Sorai mendukung para peserta hingga sampai pelosok negeri mereka ingin melihat jalannya pertandingan perempat final mengunakan bola sihir yang di pasang setiap desa maupun kota yang biasanya untuk informasi kekaisaran, para peserta peserta menyiapkan diri mereka untuk pertandingan siapakah pemenang dari pertandingan ini apakah Nico bisa memenangkannya.
Sorak-sorai ramai seluruh penonton mendukung para peserta pertandingan pertandingan pertama yaitu Leo melawan Jeter mereka menuju arena pertandingan mereka mulai bersiap-siap untuk menyerang
"tidak ada yang tau sebelum mencoba... dan aku bukanlah orang yang bisa menahan diri.. " jawab Jeter dengan santai
"hiat....!! Sring...!! sring...!! bhooms...!!" Pertarungan yang sengit antara mereka jual beli serangan dengan seimbang dari pertarungan kekuatan menjadi petarung stamina.
Jeter dan Leo bertarung begitu lama suasana di Colosseum semakin memanas dan pemenang sudah terlihat hasilnya Jeter mulai kehabisan stamina.
__ADS_1
"Sring...!!!stosks....!!" tombak Leo menancap ke perut Jeter hingga dia pun tergeletak tak berdaya
"Heh.... sampah... tetaplah sampah ..!!" Pemenangnya adalah Leo tapi Leo masih menyerang Jeter "sthing....!!" Nico berhasil menghadangnya jika tidak Jeter akan mati
"kau sudah menang tapi kenapa masih menyerang...!!" kata Nico dengan kesal
"apa kamu ingin melawan ku.... akan ku tunggu kau di final...!!" jawab Leo dengan sombong.
Setelah itu pertandingan Nico melawan Lilian akan dimulai mereka menuju ke arena sorak-sorai dari penonton Lillian dengan nama asli Lillian Alva seorang kesatria dengan darah bangsawan dari keluarga Alva, keluarga Alva merupakan keluarga besar dari ibukota dan merupakan keluarganya adalah manusia hewan ras rubah.
"apa kamu siap...!!" tanya Nico
"siap kapanpun....!! aku akan mengalahkan mu dan menjadi kesatria terbaik kekaisaran Dragon twins...!!" jawab Lilian dengan percaya diri Lilian menyerang Nico dengan sekuat tenaga Nico menghindarinya dan terus menghindar mencari celah dari serangannya ketika ada celah dia baru menyerang
"sresst... thing...dhak....!!!" Nico menangkis pedang Lillian memukul leher bagian belakang hingga pingsan
"maaf aku tidak suka memukul wanita" kata Nico dengan wajah datar pertandingan dimenangkan oleh Nico dan dia harus berhadapan dengan Leo di final.
__ADS_1
BERSAMBUNG...