
citttt
cittt
cuitttt
(suara burung)
Hari ini adalah hari yang paling di tunggu-tunggu oleh seluruh penjuru negri karena pernikahan putra mahkota dengan putri seorang mentri.
" selamat tuan hari ini anda akan menikah" ucap dayang
" ah iya terimkasih" ucap tiger
"ayo tuan" ucap dayangnya
Tiger berjalan menuju tempat pernikahan itu di mulai.
.
.
"ayah ibu aku tidak mau"ucap xio
"jangan lancang kamu xio" ucap mentri pertanian.
"ibu" ucap xio memelas
"maaf xio" ucap ibu xio.
Dengan terpaksa xio berjalan dan memasuki kereta kudanya dan berangkat menuju istana untuk pernikahannya.
"pengantin wanita telah tiba"ucap seseorang.
"lihat lihat penganti perempuanya sudah datang"ucap masyarakat yang ingin menyaksikanya.
"ah mana-mana" balas seseorang lagi
"aku ingin lihat mana-mana" ucapnya lagi.
Semua orang nelihat ke arah xio .
"huh ramai sekali aku sangat malu" ucap xio
Xio berjalan ke dalam
" karena memperlai wanita dan peria sudah datang marilah kita mulai pernikahan ini" ucap pendeta.
Acara pernikahan pun di mulai dengan segala banyak tradisi dan ritual beberapaa saat kemudian akhirnya berakhir dan xio pun di bawa ke kediaman putra mahkota pangeraran tiger. Xio terus duduk di sana dengan wajah yang masih ditutup kain merah pernikahan menunggu suaminya membuka tudungnya.
"huaaa panass" ucapnya sambil membuknya.
Lalu kemudian terdengar suara langkah kaki
dukk
dukk..
dukk.
"ah" ucap xio kaget dan langsung menutup kepalanya lagi dengan tudung itu.
Membuka dengan pelan tudung wajah itu Kemudian tiger melihat dengan sangat jelas dan xio pun juga
tiger (sungguh cantik gadis ini)
xio (ah tampannya)
lalu kembali sdar dari lamunan masing-masing.
" ah aku lelah aku akan tidur dan kau tidur di lantai" ucap tiger
"tidak kau saja" ucap xio
"mana ada pangeran tidur di lantai" ucap tiger
"dan mana ada seorang laki-laki membirakan wanita tidur di laintai"ucap xio membela
"oh kalau begitu kita tidur bersama"ucap tiger
"ah tidak mau dasar serigala" ucap xio
"apa aku ini pangeran calon raja masa depan pangeran tiger" ucao tiger
__ADS_1
xio (tiger seperti pernah mendengar nama itu?) fikirnya
"ah aku ingin bertan" ucap xio belum selesai
"grokkk grokkk" suara tiger tertidur.
"ichhh dia sangat menyebalkan" ucap xio
Kemudian xio memngambil selimut dan juga bantal kemudian tidur di lantai. Tiger kemudian mengintip dan berkata.
"he he he gadis ini sangat menarik" ucap tiger
Kemudian kembali tidur.
.
.
kukuruyuuuuu
(suara ayam)
" ah sudah pagi" ucap xio
"ah kenapa aku bisa di atas kasur bukankah tadi malam aku tidur di lantai"ucap xio heran
Turun dan kaget.
xio (ah apakah si serigala itu yang memindahkan ku)
"ah selamat pagi nyonya" ucap dayang itu
" siapa kamu" ucap xio
" aku adalah dayang yang di pilih ratu untuk melayani anda nyonya nama ku peti" ucap dayang itu
"ah baiklah" ucap xio
" mari nyonya bersiap-siap dan pergi untuk memberi salam kepada ratu tuan tiger sudah menunggu di luar sana" ucap peti
"ah baiklah" ucap xio.
Peti mendandani xio dengan sangat canti dan mengunkana gaun berwarna unggu serta dengan hiasan bergambar burung merak dan juga benang terbuat dari emas. Beberapa saat kemudian akhirnya selesai juga.
" ada apa?" tanya xio
"tidak apa ayo" ucap tiger dengan wajah merah.
"ah baiklah" ucap xio.
Mereka pun berjalan untuk memberi hormat kepada cleo dan clara.
"ah mereka datang"ucap cleo
"iya" balas clara.
"pagi ayah dan ibu" ucap tiger dan xio
" semoga bahagia kalian" ucap cleo
" terimakasih ayah" ucap tiger dan xio
" silahkan duduk" ucap clara.
"terimakasih ibu" ucap xio.
" bagai mana tadi malam?" tanya cleo
"ah" tiger dan xio saling menatap.
"baik saja baik" ucap mereka berbarengan.
"baiklah tidak usah tegang ayah hanya bertanya saja" ucap cleo
"ayo makan" ucap clara
" ah baik ibu" ucap tiger
Kemudian mereka pun makan dan berpamitan untuk pergi.
"ayah ibu kami sudah selesai" ucap tiger
"iya" ucap xio
__ADS_1
"ah baiklah" ucap clara
"kami pamit idur diri ayah ibu" ucap tiger
" eh kenapa terburu-buru nak" ucap cleo
"kami akan bejalan-jalan di taman ayah" ucap tiger.
"sudah lah yang mulia birkan saja" ucap clara membela
"ah baiklah" ucap cleo.
"terimakasih ayah ibu kami pamit dulu" ucap tiger. Kemudian tiger dan xio menduduk memberi hormat kepa cleo dan clara. Kemudian pergi dari tempat itu.
"Ayo aku akan mengajak mu berkeliling taman" ucap tiger
"hemm tidak mau" ucap xio
"baiklah aeterah kau saja padahal kau istri ku,istri harus menuruti apa kata suami" ucap tiger
"hai pangeran tiger kamu jangan luapa kalau kita menikah hanya karena orang tua kita yang menginginkannya" ucap xio.
Tiger tersiam
"baiklah seterahh mu saja" ucap tiger marah.
Dan beranjak pergi.
.
.
" huh dia sangat menyebalkan" ucap tiger
" kenapa kamu marah tuan" ucap dayang tiger
"entah lah aku hanya merasa kesal saja"ucap tiger
" jangan-jangan tuan menyukai nyonya xio?" ucap dayang tiger
"kamu jangan bicara sembarangan atau aku akan merobek mulut mu" ucap tiger marah
"ah ampun tuan" ucap dayang tiger lagi
"maka diam lah jika tidak mau aku merobek mulut mu" ucap tiger
" baik tuan"ucap dayang tiger lagi.
Tiger oun hanya duduk di taman seharian tanpa melakukan apa pun kecuali makan kue bulan kesukaannya saja.
.
.
" heh kenapa dia begitu marah pada ku?" ucap xio
"mungkin tuan menyukai nyonya" ucao peti
" mana mungkin" ucap xio.
"mungkin saja nyonya" ucap peti lagi
" dia marah kepada ku hanya karena aku mengatakan itu, dan juag sebenarnya aku sangat marah kepadanya atas perbuatannya tadi malam kepada ku bisa-bisanya dia menyuruh ku untuk tidur di lantai" ucap xio
"eh tapi nyonya aku melihat tadi malam bukan nyonya yang tidur di lantai melainkan tuan tiger" ucap peti
"ah benarkah?" ucap xio
" iya nyonya karena tuan tiger telah mengendong anda tadi malam dan memindahkan anda ke kasur" ucap peti yakin.
xio (kenapa bisa begitu ah aku salah padanya aku harus meminta maaf)
" ah peti ayo kita ke taman" ucap xio
" ah baik nyonya" ucap peti.
Xio pun berjalan ke taman dan melihat tiger sedang memakan ku bulan lalu tiba-tiba datang seorang wanita sangat cantik dan mengagetkan tiger
"ah kakak" ucap gadis itu.
"ah ana kau mengagetkan ku" ucap tiger
" kakak kenapa di sini sendiri apa ana boleh ikut duduk" ucap ana
__ADS_1
Ana adalah anak bangsawan perdangan terkaya di kota merpati dan dia menyukai tiger dia di perbolehkan masuk dan keluar istana karena ayahnya sangat membantu perekonomian kerajaan.