Jodoh Tak Terkira Sang Putri

Jodoh Tak Terkira Sang Putri
(Tahap 2) Episode 5


__ADS_3

"apa ana boleh duduk di sini?" ucap ana


"ah duduk lah ana" ucap tiger


"kakak kenapa enggk terlihat sedih" ucap ana


"tidak apa" ucap tiger


Mereka terus bercakap-cakap dan saat itu pula xio melihat dari kejauhan dan terlihat kesal.


"ayo pety kita pergi" ucap xio


" ah tapi nyonya" ucap peti


Xio pun pergi dan terlihat sangat marah dan kesal.


"huh aku sangat benji dengan tiger itu" gerutu xio sambil bejalan.


Saat itu pula tiger melihat xio saat menoleh.


"ah ana aku pergi dulu iya"ucap tiger sambil berlari.


"ah mau ke kemana"teriak ana.


Tanpa membalas kata-kata ana tiger pun berlari menghampiri xio


"heh tidak ada yang bisa merebut kak xio dari ku walau itu istrinya sahnya sekali pun" ucap ana dengan sinis.


"ayo nyonya" ucap dayang ana


"ah ayo" ucap ana kemudiaan beranjak pergi.


.


.


Menarik tangan xio


"hu hu hu(ngos-ngosan akibat berlari) xio kamu kenapa aku tadi lihat kamu naik ke atas apa kamu mau menemui ku?" ucap tiger


"apa sih lepas tangan ku dan jangan pernah sentuh aku lebih baik kamu berbicara saja dengan putri ana" ucap xio sambil berjalan menuju kediamannya


"ah ah xio apa kamu cemburu" melihat dengan mata mengejek


"ah ak..ak..aku tidak sudah lah" berlari menuju kediamanya meninggalkan tiger

__ADS_1


"ah xio" teriak tiger


"ah nyonya"ucap peti


"saya permisi tuan"ucap peti


"ah baiklah kejarlah dia"ucap tiger.


Peti pun berlari mengejar xio sedangkan tiger masih berdiri di tempat yang sama kemudia tersenyum


"xio apa kau cemburu? sunggu tidak pintar kamu menutupinya" ucap tiger sambil tersenyum.


.


.


"Dasar tiger lelaki serigala itu sangat menyebalkan" gerutu xio di kamarnya


"hu hu hu ah nyonya kenapa meningalkan hamba" ucap peti


"siapa yang meninggalkan ku kamu saja yang berjalannya lama" ucap xio kesal


"ah nyonya kenapa anda kesal?" ucap peti penasaran


"ehh (muka memerah)tidak apa apa" ucap xio


"ah apa kamu ini aku mau mandi saja sana siapkan" ucap xio dengan kesal dan muka merah


"ah baik nyonya" ucap peti.


.


.


"hahhh ini tidak bisa di biarkan maco mereka sudah mulai menyerang perbatasan selatan kita bagai mana jendral tank bisa mengatasinga di sana sebaiknya mau kirimkan bantuan untuk jendral tank sekarang dan kirimkan surat bahwa aku akan turun juga ke mendan perang setelah aku membereskan kekacauan di barat akibat ulah suku api itu"ucap cleo dengan sangat marah.


"ah baik tuan hamba akan kirimkan surat secepatnya kepada jendral tank di perbatasan selatan sana" ucap maco.


maco pun berangkat melaksanakan tugas yang di berikan cleo.


"aku harus segera menyelesaikan segala kekacauan suku api ini" ucap cleo.


.


.

__ADS_1


"Sunguh indah siang hari ini di istana merpati ini iya nita" ucap clara sambil menghela nafas panjang.


"ah iya nyonya" ucap nita


"emh nyonya" ucap nita lagi


"ada apa nita" ucap clara


"terimkasih anda mau menolong hamba" ucap nita


"ah nita dulu aku sering sekali jalan-jalan dengan bety tetapi kini dia sudah menikah dan menjadi istri dari jendral per 1 di negara ini" ucap clara


"apa nyonya sedih?"ucap nita


"ah tidak nita aku sangat senang akhirnya dia kini bahagia aku hanya teringat masa-masa di mana aku dan dia bersama-sama melawati masa sulit di medan perang dan masa di mana aku sebelum menjadi ratu negara ini"ucap clara sambil menangis.


"ah nyonya jangan menangis apa nita di sini tidak membuat nyonya senang" ucap nita


"ah nita terimkasih kamu mau menamani ku selama beberapa tahun ini" ucap clara


" nyonya jangan menangis ( sambil mengelap bekas air mata clara) sekarang nyonya tutup mata" ucap nita


"ah mau apa?" ucap clara heran


"sudah nyonya tutup saja" ucap nita


"ah baiklah-baiklah" ucap clara menurut


" tada sekarang buka mata nyonya"ucap clara


"ah apa ini" ucap clara


"ini adalah kantong wewangian yang hamba beli di pasar untuk nyonyaa hamba tau harganya tidak terlalu mahal tapi hamba berharap nyonya suka dengan hadiah hamba ini hamba janji akan selalu mebgabdi selamanya kepada nyonya" ucap nita sambil tersenyum


"(mengambil) ah nita" clara menangiss


clara ( di saat umur ku 9 tahun dan bety berumur 7 aku menganalnya aku juga menolonganya saat dia sedang di pukuli dan di hina besagai anak haram dan anak buangan saat itu aku kabur dari istana karena aku sangat bosan dengan peraturan istana, aku berlari dan tidak sengaja melihat bety di dalam sebuah gang dan sedang di buli oleh anak-anak penduduk desa lainya aku hanya bisa melihat karena semakin lama tidakan mereka semakin kasar aku memberanikan diri untuk menolongnya walau pada akhirnya aku juga ikut di pukuli oleh anak-anak nakal itu, kemudian aku pingsan dan saat aku terbangun aku sudah berada di sebuah rumah kumuh lalu aku bertanya kepadanya di mana aku dengan sedih dia menjawap di rumah ku lalu aku menanyakan di mana ayah dan ibu mu kemudian dia menjawap ayah dan ibuku pergi meningalkan ku kemudian dia menangis dan berterimakasih karena sudah menolongnya dan aku tersenyum lalu mengajaknya ke rumah dan meminta ayah untuk menjadikan dia dayang ku kemudian dia tumbuh besar bersama ku dan di saat aku menjadi ratu kemudian ada surat titah raja lamaran maco kepada bety aku sunguh kecewa bahkan ingin marah tapi aku hanya tersenyum dan menganguk aku melihat senyum bahagia bety dari sana dan aku tau di saat itulah aku akan berpisah selamanya dengan bety tdan aku mengira-ngira aku tak akan pernah bertemu dengan sosok seperti bety lagi tapi saat aku melihat nita dia sunguh mirip dengan bety saat umur 7 tahun lalu bety semoga kau bahagia sekrang dan terimakasih) ucap clara dalam hatinya.


"nita terimkasi" ucap clara sambil memeluk nita


"ah nyonya ini tidak sop"ucap nita


"tidak apa" ucap clara


"ah baik nyonya"ucap nita terdiam.

__ADS_1


nita adalah gadis yang di tolong clara saat berjalan-jalan di pasar untuk mencari tiger nina saat itu sedang mengemis di pingir jalan dan sedang di tendang oleh seorang lelaki karena ingin mengambil uangnya nita berumur 11 tahun sunggu hidup yang sulit untuk anak 11 tahun hidup d sebuah kota tanpa ke 2 orang tuanya karena clara merasa kasihan kepada nita maka nita di bawa pulang oleh clara pada malam itu dan menjadikanya sebagai dayang pribadinya.


__ADS_2