
judul : jodohku presdir tampan tapi buta
saat di kampus
" permisi kak, apa kakak kenal amel michaela " ucap dava pada seorang laki laki.
" mm, amel yg jurusan kedokteran kan? "
" iya kak,kakak kenal " ucap dava
" kenal kok, emangnya ada apa ya "
" saya ingin ketemu sama kakak saya" ucap dava sambil memperlihatkan senyumnya.
" ohh kamu adiknya amel manis banget"
" kenalan dong nama aku jeremy satu jurusan sama amel" ucap jeremy.
yah orang itu adalah jeremy.
" aku dava kak, apa kita bisa ketemu kak amel sekarang " ucap dava.
" ya udah yuk " ucap jeremy
jeremy pun berjalan menuju kelasnya dan dava mengikutinya dari belakang.
saat di luar kelas
" eh tif, amel ada? " ucap jeremy.
" ada tih si dalam lagi kumpul skripsi,lagi bentar keluar kok tunggu aja" ucap tifa.
" oo " ucap jeremy.
" siapa tuh, adikmu? " ucap tifa.
" bukan, adiknya amel " ucap jeremy.
" WHATT!! adiknya amel, kok dia ngak bilang sih punya adik imut gini " ucap tifa.
" kenalin aku tifa sahabatnya amel" ucap tifa
" namaku dava " ucap dava sambil memperlihatkan senyumannya yg manis itu.
" aduhh, lama lama aku bisa diabetes kalau terus terusan liat senyummu " ucap tifa
__ADS_1
" kakak bisa aja " ucap dava
sambil menunggu amel keluar, mereka sekali kali mengobrol sambil tertawa.
sampai tak kerasa, amel sudah berada di luar kelas.
" eh dava,kok bisa disini " ucap amel.
" iya kak, aku mau ketemu sama kakak " ucap dava
" gimana hasilnya mel " ucap tifa dan jeremy.
" lulus dongg, aku gak nyangka bisa lulus kamu tau gak aku deg degan tadi di dalam " ucap amel.
" gpp yg penting sekarang udh gak deg deg an kan? " ucap jeremy.
" udh gak kok" ucap amel.
" oh iya, dava kamu udh makan " tanya amel.
" belum kak " ucap dava
" ya udah sekarang kita ke kantin, kamu pasti lapar kan" ucap amel.
" dan sebagai tanda syukuran, aku bakal traktir kalian " ucap amel.
" hehehehhe gpp sekali kali" ucap amel.
" ya udah yuk kantin" ucap amel.
mereka ber- 4 langsung pergi ke kantin.
setelah selesai makan, amel pun langsung memutuskan pulabg karna ia sudah janji sama vino untuk pulang jam 14.00
" eh guyss aku pulang ya" ucap amel.
" dava,kamu ikut kakak yah " ucap amel.
" okay kak" ucap dava
" hati hati ya mel " ucap tifa
" iya, yaudah bye " ucap amel
" byee " ucap tifa dan jeremy.
__ADS_1
amel dan dava pulang dengan menggunakan bus, karna kebetulan supirnya sedang tak enak badan, makanya amel tak mau ambil resiko dan tanpa sepengetahuan vino amel pergi menggunakan bus.
" kakak aku mau kakak jujur sama aku " ucap dava dengan muka serius.
" jujur apaan? " ucap amel dengan muka polosnya.
" kenapa papa sampai mengusir kakak " ucap dava.
seketika amel terkejut ketika mendengar kata kata dava.
" ehh dava kamu ngomong apaan sih, siapa bilang papa usir aku papa tuh sayang sama aku, kemarin itu aku nginap di rumah teman kakak karna dia sendirian di rumah makanya kakak gak pulang " ucap amel dengan bohong dengan senyum terpaksanya
"kakak gak usah bohong kak, aku udah tau kak yg sebenarnya" ucap dava
" dan sekarang aku mau kakak jujur kenapa papa bisa sampai usir kakak " ucap dava
" hahhh
amel menghela nafasnya dengan panjang
" jadi ini semuanya terjadi karna
amel pun langsung menceritakan semuanya berawal dari ia di jebak sampai ia di usir oleh papa.
" sudah kuduga ini pasti ulang nenek sihir itu " ucap dava.
" terus kakak tinggal di mana" ucap dava
" kakak tinggal sama orang yg telah tidurin kakak pas itu, namanya adalah vino " ucap amel.
" berarti kakak udh nikah dong sama dia " ucap dava
" enak aja, aku mah gak ada apa apanya kalo di bandingkan dengan dia" ucap amel.
" terus kok kakak bisa tinggal sama dia" ucap dava.
" aduh panjang deh ceritanya, pokoknya dia paksa aku untuk tinggal sama dia gitu " ucap amel.
" ooo " ucap dava.
"oh iya,halte yg deket rumah papa kan udh lewat gara gara kamu sih cerita terus "ucap amel.
" gpp kak, aku sekalian aja mau main ke rumah temen hehe" ucap dava bohong.
" gak mungkin gua kasi tau kalo aku keluar dari rumah " ucap dava dalam hati.
__ADS_1
BERSAMBUNG