
kandungan lini kini sudah 8 minggu yg kini sedang tinggal menunggu beberapa hari saja.
" sayangg gimana kabarmu baby gak minta aneh ameh kan " ucap santo pada lini
" gak kok sayang " ucap lini
" oh iya aku udah sewa pembunuh bayaran untuk membunuh mertuamu jadi kamu harus segera pulang sayang dan ingat setelah itu kamu tingalkan istrimu ok? " ucap lini
" siap sayangku " ucap santo
santo denfan segera langsung pulang ke rumahnya sendiri yg dimana hanya santo dan putri saja yg ada di sana
2 hari kemudian kabar meninggalnya mertua santo pun terdengar di telinganya, santo menyeringai dengan senyum jahat.
" lumayan juga pembunuh itu, hahaha dengan ini aku bisa menguasai harta mereka dan menikahi lini " batin santo
2 bulan kemudian
" putri aku ingin bicara padamu" ucap santo
" mau bicara apa mas? " ucap putri sambil membaca buku
" aku ingin kita bercerai " ucap santo
JEDERRR
bagaikan petir di siang bolong, putri begitu terkejut mendengar kata kata yg keluar dari mulut suaminya.
" mas.... masss ber..canda kan mas.. pasti cuma bercanda aja... ini prank kan mas... " ucap putri
" gak ini beneran aku ingin kita cerai " ucap santo
putri tidak sanggup mendengar kataa itu, ia sudah kehilangan orang tuanya dan sekarang ia akan kehilangan suaminya.
putri pun pingsan tak sadarkam diri.
__ADS_1
santo yg melihat itu langsung menjadi panik ia menepuk nepuk pipi putri tapi putri tak bangun bangun.
santo langsung mengangkat badan putri ala bridal style ke mobilnya untuk menuju rumah sakit.
saat di rumah sakit.
" apa yg terjadi nak " ucap tiara
" kenapa bisa begini sih san " ucap hendri
" pah aku cuma ingin bercerai dengannya tapi dia malah pingsan " ucap santo dengan santai
" dasar kamu anak kurang ajar, bagaimana kamu bisa bisanya menceraikan istrimu di saat dia baru baru ini kehilangan ortunya HAH!! " ucap hendri
" bisa bisanya kamu begitu nak " ucap tiara
" kamu gak boleh cerain dia dan kamu harus jaga anak kamu dengan baik, klo sampe kamu cerain dia dan papa tau kamu tidak memberi kadih sayang pada anakmu maka papa akan mencabut harta yg pak toni berikan " ucap hendri
" hehh, memangnya papa bisa, orang pak toni kasi aku semua hartanya padaku " ucap santo
" ckkk, sialan "
" ok.... ok fine aku tarik kembali ucapanku untuk menceraikan dia " ucap santo
nampak sedikit kebahagiaan dari wajah papa dan mamanya.
tak lama kemudian, dokter pun keluar dengan wajah masam.
" dengan keluarga putri " ucap dokter
" iya pak " ucap hendri
" begini pak, nak putri mengalami stres berlebihan dan syok itu membuat ia menjadi pingsan apalagi di saat dia hamil. jadi saya mohon pada bapak untuk tidak membuat putri mengelami stres lagi karna itu bisa membuat janin dan ibunya tidak dapat di selamatkan " ucap dokter
" baik dok, saya akan menjaga nya dengan baik, apa putrinya sudah siuman dok? " ucap hendri
__ADS_1
" sudah ia sudah siuman, kalo gitu saya pamit dulu " ucap dokter
" baik dok, terima kasih " ucap hendri
dokter itu pun langsung meninggalkan mereka
" sekarang kamu masuk ke dalam dan minta maaf ke dia " ucap hendri pada santo
" ya nak, ini demi kebahagiaan kalian, kamu jangan ungkit ungkit percerain lagi " ucap tiara
' kebahagiaan!!, ckk emangnya kalian pernah liat aku bahagia dengannya '
" iya, aku masuk dulu " ucap santo
santo pun langsung masuk ke dalam ruangan, ia berkata tidak akan menceraikan putri.
tampak kebahagiaan di raut muka putri.
" makasi mass, makasii putri pasti akaan selalu bikin mas bahagia " ucap putri.
3 bulan kemudian.
putri pun melahirkan seorang anak perempuan yg ia beri nama amel michaela. putri berjuang sendiri untuk mrlahirkan tanpa di temani oleh suaminya santo.
santo memberi alasan klo ia ada metting yg sangat penting padahal ia sedang menemani selingkuhannya lini yg sedang menemani anaknya bermain.
tak terasa hari terus berganti hati dan tahun berganti tahun
5 tahun kemudian
putri kini sedang menemani anaknya amel bermain,kini umur amel mau memasuki 5 tahun dan ia sudah bisa brrjalan dan bisa sedikit berbicara
segini dulu yahh
BERSAMBUNG
__ADS_1