
Sopian"kenapa harus berterima kasih?cepat atau lambat kau akan jdi istri ku satu satunya"
aku sangat bersyukur dgn apa yg tuhan berikan,mungkin memang awalnya aku kesal karna dipertemukan dgn ******** lebih awal
namun aku merasa itu ujian untukku yg gagal aku tempuh,dan aku tlah berjanji tak akan mengulanginya lagi.
dalam hati(tuhan jika aku bisa memilih dan meminta permohonan,aku ingin waktu kembali dan aku ingin bertemu dgnnya lebih awal,mungkin aku takkan se kotor ini) dan air mataku menetes.
Karin"kmu tau GK aku seneng bnget karna kmu mau usahain bilang sama orang tua kmu tentang ini"dia bilang"untuk kita juga ko"
saat kami kembali dan dia pamit untuk pulang tak lama setelah dia sampai tiba"ada telpon dari Sopian dan ternyata itu ibunya Sopian.
Tante"Rin kenapa ingin nikah buru"mendadak?Sopian udh bikin salah yg fatal?atau selingkuh?atau apa?"suara yg khawatir terdengar
Karin"GK ko Tan,,,cuma permintaan dari papa gtu,soalnya kondisi papa kurang sehat dan beliau ingin melihat kami menikah agar tenang"
karna aku anak satu satunya yg papa sayangi dan mungkin beliau masih berat untuk meninggalkanku.
__ADS_1
Tante"ouh iya ibu kaget saat Pian meminta ijin menikah,,ibu tau syg,,,,,,tapi pernikahan bukanlah mainan".
Karin"Karin tau magsud Tante apa,cuma saya benar"serius ingin berumah tangga dgn Sopian apapun alasannya".
Tante"gini aja ath sayang gimana kalo udh lebaran aja soalnya tanggung 2 bulanan lagi puasa".
aku bahkan tidak berpikir sampai ke situ tapi aku sangat kebingungan.
beberapa hari kemudian kami berdua sibuk mengurus persiapan,dari gaun,bawaan seserahan,sampai gajah pun ada.
satu Minggu kemudian kami bertemu kembali dan kami pergi untuk membeli perhiasan di sebuah toko yg tak aku bayangkan,saat sedang mencari yg cocok tiba tiba dia bilang "aku mau yg ini boleh ambilkan untukku untuk ku perlihatkan pada calon istriku?!".
dan saat aku melihatnya sungguh indah,melawan cincin dgn kalung yg begitu istimewa dia pilihkan,aku tak menyangka dia pandai dalam memilih sebuah perhiasan.
kami membeli yg aku mau,Sopian sangat baik sampai dijalan aku bertemu Surya dan seperyi biasa matanya sangat pintar mengambil wajahku,padahal kami mengendarai motor yg cuma lewat saja.
kami pergi ke semua tempat yg aku ucapkan katanya asalkan melihatku senyum seperti ini dia sangat bahagia dan dia trus menggenggam tanganku dgn sangat erat seolah tak ingin kehilanganku.
__ADS_1
saat kami berbincang tiba tiba ada lelaki dgn kamera memoto kami yg sedang istirahat,
dia berkata kami pasangan yg sangat cocok tapi entah apa yg membuat Sopian jutek terhadap mereka dan membawaku ke tempat yg lainnya.
Karin"mengapa?kenapa jadi cemberut sayang?".sangat lucu dalam hatiku.
Sopian"aku tak suka cara mereka melihat wanitaku!"dia cemburu namun sangat lucu.
aku bersandar dan bilang "mana mungkin aku perpaling hati dari lelaki yg setulus kmu, jika mungkin dulu aku pernah bilang akan meninggalkan kmu maka hari ini dsn setetusnya aku akan slalu berada disampingmu,susah maupun senang."
kami pulang dan trus berbincang,kami tak pernah bosan bahkan tak ingin dia pergi begitupun dgn dia.
sampai malam dia berada ditumah dgn teman"yg slalu kepo dgn apa yg aku siapkan.
kami sudah terbiasa dgn mereka yg melihat kami belanja pasti salah satunya mereka bongkar bahkan masih ada Sopian.
namun dia tak pernah marah atau membesarkan masalah ini,dia hanya tersenyum yg membuat taman"iri.
__ADS_1