Kabahagiaanku Bukan Dgn Cinta Pertamaku

Kabahagiaanku Bukan Dgn Cinta Pertamaku
lucu dan suci


__ADS_3

Hay semuanya maaf ya jika dibagikan episode ini ada penulisan yg mungkin ke pribadian dewasa,namun itu juga tanggung jawabku sebagai pendengar sekaligus penulis disini.ok kita lanjut yu......


aku hanya tersenyum melihat dia yg kebingungan karna dia benar"lelaki yg baru pertama aku temui.


jarang bukan lelaki dijaman sekarang sepolos suamiku hhaaaa hhaaaa memang sangat lucu namun aku semakin malu pada driku sendri,seharusnya lelaki seperti dia bisa mendapat wanita yg murni tidak kotor sepertiku.


aku mendekatinya dan aku tak percaya aku yg mengajarinya dia berkeringat dan berkata" aku malu jika ada orang yg melihat"


Karin"bodoh,ayolah kita sudah menikah"


saat pagi datang kami bersiap-siap untuk pergi ke rumah suami dan tempat tinggal mertuaku.


sesampainya disana kedua mertuaku ingin membelikan rumah untuk kami,namun aku menolak dan suamiku setuju apa kataku.


kami membuka usaha kecil kecilan dan hidup berdua hanya aku dan suamiku tercinta.


satu bulan kami menikmati pernikahan saat itu juga aku berulang tahun dan suamiku memberi kejutan yg luar biasa dimataku dia pahlawan ku,yg menarikku dari lumpur yg trus memasukkan ku.


saat bulan puasa tiba berdekatan dgn hari idul Fitri aku menerima kabar bahwa aku hamil,kabar yg bahagia namun juga membuatku sedih,satu Minggu setelah hari raya aku ingin mengunjungi papa dan beri kabar bahagia untuknya namun saat diperjalanan menuju rumah hpku berbunyi dan itu dari keluarga besar papa.


istri pertama"halo Rin mama cuma mau bilang kalo papa sudah tidak bersam kita lagi"


aku terdiam dan menangis dan lelah.


Karin"kenapa tuhannnnn!!!!!!mengapa sebelum kau bawa dia aku blum bertemu untuk terakhir kali bahkan tak sempat memberi tau kabar ini padanya"air mata berlinang dipelukan suamiku.


suami"sudah ikhlaskan kepergiannya agar beliau bisa tenang kembali kepada pemiliknya"dia menenangkan aku dan trus memeluk erat.


aku tak percaya yg aku dengar namun sesaat ingatanku muncul,bukankah aku sendri yg meminta nyawa beliau pada sang ilahi, mungkinkah dia lebih menyayangi papa melebihi aku?akupun berhenti menangis.


Karin"kmu benar suamiku,mungkin Tuhan lebih syg beliau dan mungkin ini keputusan yg tuhan kasih untukku,disisi lain sang pencipta memberiku hadiah istimewa dan kabar yg mengguncangkan hatiku.


mungkin dgn kehadiran sang buah hati papa dgn tenang meninggalkan ku tanpa harus bersedih karna aku melihat senyuman beliau yg orang lain tak bisa melihatnya ........"


2017 aku menikah satu bulan kosong dan aku pun memutuskan untuk memiliki buah hati.

__ADS_1


mungkin ini petunjuk sekaligus pemberi tahuan atas meninggalnya papa.


saat kandunganku berusia 4 bulan aku lemas tak berdaya,sampai masuk rumah sakit karna kekurangan darah yg begitu banyak,darah ku rendah sampai dudukpun aku tak mampu hanya bisa berbaring.aku sangat menjaga janinku tapi memang hawa dari ngidamku tak pernah mau menyentuh nasi juga air putih.


yg slalu aku mau air dingin,es krim dan yg berwarna,ya memang aneh aku seperti mayat yg trus tidur diranjang rumah sakit.


4 hari aku berbaring dan memohon untuk dipulangkan,demi pulang aku berjalan sendri tanpa kursi roda,berusaha duduk didepan dokter agar terlihat segar bugar.


aku tau dokter itu tak bodoh namun dia tak bisa berbuat banyak saat aku memohon untuk pulang


suamiku begitu peduli,dia sangat khawatir tentang kami berdua,dia bekerja keras untuk giziku dan juga jabang bayi kami atau bisa dibilang utun.


saat sudah sehat akupun mulai aktifitas seperti biasa,memasak,mencuci baju,piring, membersihkan rumah dan yg lainnya saat selesai aku menjaga toko dan suami bekerja di sebuah lestoran


walau kami memiliki toko sendri tapi biaya untuk toko yg kami tempati sangat mahal dan itu kurang jdi suamiku pergi bekerja disebuah lestoran yg ternama.


kami menolak bantuan dari orang tua kami karna ingin mandri tanpa campur tangan orang tua kami.


tak terasa sudah sembilan bulan akumembawa bayiku dgn senang,


aku baru tau betapa besar pengorbanan seorang ibu untuk anaknya,aku semakin hina karna mengecewakan orang tuaku dimasa yg lalu.


saat sdang menunggu toko tiba tiba tiba perutku sakit yg amat sangat sakit dan keluargaku yg lain langsung bertindak karna khawatir.


suamiku yg sedang bekerja langsung meminta ijin pulang dan membawaku kerumah sakit,dia penuh kecemasan,khawatir


dan kebingungan.


aku tak berdaya karna menahan sakit yg trus aku rasakan,


Karin"sayang tenang ya dlm perut ibu,jangan membuat ayahmu ini khawatir,tenanglah ibu akan berjuang untukmu"sambil mengelus.


dan benar saja rasa sakitpun berkurang seolah olah bayiku mengerti yg aku ucapkan.


saat sampai rumah sakit aku dibawa keruangan umum disana penuh dgn pasien aku sempat takut namun disampingku sangat tenang,suaminya yg mengumandangkan Al-Qur'an hatiku pun ikut tenang dan nyaman.

__ADS_1


suamiku sibuk mencari bantuan untuk persalinan dan dia datang ke sampingku dgn wajah yg lelah bahkan dia tertidur dgn lelap


aku semakin tak ingin menyia nyiakan suami terbaik seperti dia,dia hidupku,semangatku untuk bangkit,segalanya untukku.


saat pembukaan sembilan aku sempat menyerah karna bayiku tak kunjung keluar aku pikir mungkin dia tak ingin menyulitkan ayahnya ternyata dia lahir dalam keadaan kaki melipat,dan semua suster yg membantu dokter tersenyum.


suster"wah lucunya,lihat dia kakinya melipat sepertinya ibunya sering melipatkan kaki."


mereka sangat peduli akan semua pasien.


aku senang saat melihat bayiku tlah lahir dan akan menemani keheningan dirumah kami aku sangat bahagia tak pernah lepas dari syukurku pada ilahi yg slalu melindungi kami.


suamiku tersenyum dgn sangat bahagia,dia memelukku dan mencium kening,pipi,semuanya.


aku merasa menjadi wanita yg utuh karna dikaruniai seorang putri cantik yg datang dari surga melewati rahimku ini.


memberi kebahagiaan yg sangat utuh terima kasih untuk segalanya..


saat kami menuju rumah aku blum bisamembersihkan rumah dan suamiku yg melaakukan segalanya,dari menyuci bajuku,bayiku dan bajunya sendri.


setelah selesai membersihkan rumah dia segera bergegas pergi untuk bekerja dan pulang malam,wajah yg lelah namun dia slalu tersenyum ditambah dia slalu mengganggu putri kecilku yg terlelap.


suamiku"lelahku semoga menjadi berkah untukmu dan untuk putri kita"dia mencium kami berdua dgn penuh kasih sayang.


beberapa Minggu pun aku mulai ambil alih pekerjaan rumah bukan karna sudah sehat total namun aku tak ingin menambah beban untuk suamiku,aku memiliki keluarga yg sangat aku cintai semua orang menyambut anakku dan langsung saling berebut menggendongnya.


dia kami bernama Putri Sofya


aku akan berusaha menjadi ibu yg bisa anakku andalkan,dan tak akan membuat kedua keluarga khawatir,aku harus berusaha meyakinkan mereka aku mampu.


karna aku ingin benar"menjdi ibu yg baik dan juga ibu yg dekat dengan anak nya.


dia lucu,tawanya,tangisnya,tingkahnya, membuat semua orang gemas terutama aku dan suamiku kami menyayangimu sayang.


sudah sampai sini dulu ya,tapi jangan lupa like dan beri masukannya jangan ragu memberikan komentar kalian ya,,,,,,,

__ADS_1


lanjut mesok kita dan insya Allah ada maknanya ok


__ADS_2