
Di saat Hu Ge berada dalam bahaya tiba tiba dari atas udara melesat datang sinar cahaya perak petir putih membentuk seekor burung merpati menyerang ke arah tetua Agung Nai Tang .
Dengan cepat tetua agung Nai Tang angkat tangan nya membentuk dinding kayu perisai energi yang muncul dari bawah tanah .
Booommmmmm......
Ledakan kehancuran besar terjadi.
Akar kayu perisai energi hancur berantakan dan tubuh Nai Tang terpental jauh ke belakang terhempas ke tanah sampai bergeser jauh menabrak apapun sampai hancur berantakan.
Dengan cepat dia bangkit kembali .
Wajah nya sangat terkejut saat melihat ke arah depan berdiri seseorang pemuda berambut putih dengan aura energi Tingkat awal alam jiwa .
Tingkatan yang sangat rendah tetapi memiliki kekuatan serangan yang sangat kuat mematikan .
" Dia...! "
Seru Nai Tang sangat heran dan juga kaget.
Orang yang baru datang adalah Guang Lu ,dia berdiri dengan penuh kharisma melihat ke arah tetua Agung Nai Tang .
" Adik ke 4 ! kamu telah menyelamatkan hidup ku ,terima kasih banyak tidak jadi mati !"
Hu Ge berkata dengan sangat senang karena Guang Lu telah datang membantu nya .
__ADS_1
" Kita adalah saudara tidak mungkin aku membiarkan kakak ke 3 mengalami kejadian seperti itu,orang ini serahkan dia pada ku ."
Kata Guang Lu dengan suara yang sangat tenang sambil angkat jari tangan telunjuk nya mengarah ke arah tetua Agung Nai Tang .
" Bahaya .....!"
Seru tetua Agung Nai Tang saat melihat seberkas sinar cahaya kilat petir listrik putih melesat datang sangat cepat dan dia tidak cukup cepat mengelak .
Crassssss........
Sinar jari energi petir kaisar dengan tepat mengenai dahi tetua Agung Nai Tang hingga tembus ke belakang.
Tubuh Tetua Agung Nai Tang terdorong mundur jatuh kebelakang.
Whossss.....
" Tubuh pengganti....!"
Seru Hu Ge sangat terkejut melihat Tubuh tetua Agung Nai Tang berubah menjadi sebatang balok besar.
" Mata putuh dewa aktif !"
Tidak ingin tetua Agung Nai Tang melarikan diri Guang Lu langsung aktifkan kekuatan mata putih dewa nya .
Dengan kekuatan yang sangat istimewa dari mata putuh dewa Guang Lu dapat melihat pergerakan tubuh jiwa tetua Nai Tang di antara akar kayu besar di arena pertarungan.
__ADS_1
" Kamu tidak akan bisa lolos dari pandangan mata dewa ku !"
Seri Guang Lu sambil mengibaskan tapak kiri nya mengeluarkan energi petir cahaya putih membentuk seekor burung elang yang besar terbang ke arah salah satu akar kayu besar di kejauhan .
Boommmmm.....
Ledakan kehancuran yang sangat besar terjadi.
Akar kayu besar hancur berantakan di sertai tubuh tetua Agung Nai Tang terpental keluar terjatuh ke tanah.
Saat tubuh nya jatuh ke tanah ,
Arus energi petir menjalar lewat permukaan tanah menabrak tubuh tetua Agung Nai Tang dengan sengatan energi petir yang sangat kuat .
Sampai tubuh Tetua Nai Tang terdorong ke atas udara setinggi satu meter .
" Akhhhhhhh.........
Jeritan kesakitan terdengar dari mulut tetua Nai Tang .
Lalu tubuh tetua Agung Nai Tang terjatuh ke permukaan tanah bergetar kejang kejang dengan kondisi badan penuh dengan luka hangus .
" Kakak ke tiga aku berikan dia kepada mu ."
Guang Lu tahu Hu Ge saat ini sangat memerlukan tubuh jiwa dan energi tingkat tinggi alam Dewa untuk meningkatkan kekuatan nya dengan cepat.
__ADS_1
" Siapppp....! terima kasih adik ke 4,engkau adalah dewa kebaikan hati buat ku !"
Jawab Hu Ge dengan sangat bersemangat.