
" Baik !"
Jawab Mu Yin menurunkan badan nya kemudian menempelkan tapak tangan kanan nya ke permukaan tanah.
Baammmm....
Arus energi merah meledak lalu menyebar ke segala arah juga masuk ke dalam tanah .
Tidak lama kemudian.
" Keluar !"
Teriak Mu Yin dengan suara yang keras di sertai menarik tapak tangan nya ke atas.
Duarrrrrr.......
Dari permukaan tanah yang jauh melesat keluar seseorang ke udara dengan seluruh tubuh nya terikat oleh arus energi darah merah seperti rantai.
Tubuh orang itu terbang kemudian terjatuh di hadapan Cang Lin .
Orang itu memiliki tingkat ke 8 alam Dewa berjubah hitam dengan penampilan wajah yang sangat mengerikan seperti manusia setan.
Cang Lin melihat wajah anggota sekte kayu hitam itu sambil tersenyum sinis.
"Orang ini ,memiliki kemampuan menyembunyikan aura energi nya dengan sangat baik ,tetapi kamu bisa menemukan nya Mu Yin ,Tidak terlalu mengecewakan, kami bisa dapat menggunakan kekuatan energi darah dengan sangat baik ."
puji Cang Lin .
" Aku bisa merasakan ke beradaan seseorang dengan sangat cepat bahkan mereka bersembunyi di dalam susunan formasi atau menghilangkan diri nya mereka dengan bayangan sekalipun ,selama mereka masih memiliki darah aku bisa menemukan mereka ."
__ADS_1
Jawab Mu Yin walau terlihat sedikit angkuh tetapi apa yang di katakan adalah begitu adanya .
" Itu adalah salah satu keistimewaan dari mata bulan merah dan kekuatan energi pedang sungai darah ,di masa depan kekuatan mu itu sangat aku perlukan untuk mencari lawan yang tidak terlihat oleh mata dan juga tidak terasa oleh aura energi keberadaan mereka . "
Cang Lin memuji Mu Yin membuat Hu Ge terkesima karena sangat jarang cang Lin memuji seseorang kecuali orang itu memang hebat dan istimewa.
" Aku tahu sekarang tuan muda berniat menggunakan Mu Yin ini untuk mengetahui lawan yang tidak terlihat oleh mata dan tidak terdeteksi oleh aura energi, tidak heran Mu Yin bisa menjadi anggota di tim utama tuan muda ."
Hu Ge akhir nya tahu kenapa Cang Lin menerima mu Yin sebagai bawahan .
"Kata kan dengan jujur di mana kekuatan jiwa tanaman emas berada sekarang!"
Tanya Cang Lin .
" Kekuatan jiwa itu sudah di bawah pergi seseorang yang bernama Yang Lui dari dunia para dewa saat kekuatan jiwa itu di bawah ke sekte pusat iblis langit !"
Jawab Orang itu dengan sangat serius .
Mu Yin seperti tahu keinginan Cang Lin.
Dia segera maju kedepan dengan langkah kaki yang sangat tenang.
" Apakah kamu berkata dengan benar !"
Bentak Mu Yin sambil arah kan jari tangan nya ke arah dahi orang itu .
Seberkas sinar cahaya merah keluar dari jari Mu Yin masuk kedalam dahi orang itu.
Dengan mudah Mu Yin membaca ingatan orang itu .
__ADS_1
" Orang ini berkata benar ,kekuatan energi jiwa tanaman emas telah di bawah seseorang yang bernama Yang Lui,dia berada tingkat kaisar suci ke 2 ."
Kata Mu Yin sambil melepaskan jari tangan nya di dahi Orang itu.
" Jika seperti itu kita tidak bisa mendapatkan kekuatan jiwa itu itu kembali dengan cepat karena orang itu pasti sudah kembali ke dunia para dewa ."
Kata Cang Lin yang kemudian melihat ke arah Mu Yin dengan serius .
" Tentang keluarga Lao Xing ,kabar nya ada yang menyerang mereka, apakah kamu yang selamat kan mereka semua ."
Tanya Cang Lin ingin tahu .
" iya,kawasan iblis hitam telah di serang secara besar besaran oleh gabungan beberapa sekte,aku telah menyelamatkan anggota penting sekte bulan hitam termasuk kedua orang tua Lao Xing ,saat ini aku telah menempatkan mereka ke tempat yang aman ."
Jawab Mu Yin dengan jujur .
" Bagus ,dengan seperti ini konflik salah paham di antara kalian dapat mudah di selesaikan ,tentang hubungan asmara kalian aku tidak akan ikut terlibat."
Kata Cang Lin sambil tersenyum kecil.
Seperti nya Mu Yin juga tidak ingin pembicaraan pada hubungan nya dengan Lao Xing .
" Apa yang harus kita lakukan kepada orang ini ."
Tanya Mu Yin .
" Orang ini memiliki karakter yang sangat buruk ,aku berikan dia kepada mu !"
" Terima kasih Tuan muda ."
__ADS_1
Mu Yin segel mencengkram kepala orang berwajah mengerikan itu .
Arus energi merah menyelimuti tubuh orang itu berputar memadat jadi kecil sebentar saja sudah menjadi pil merah di tangan Mu Yin.