Kaisar Ke Masa Lalu

Kaisar Ke Masa Lalu
sang tersangka


__ADS_3

aku berjalan ke arah mabo jambo , lalu membisikan sesuatu.


"sebaiknya kita tidak usah ke gua itu dulu sampai suasana tenang" aku berbisik kepada mabo jambo


"iya, aku masih ingin memukul benda itu .jadi aku tidak ingin ditemukan" bisik mabo jambo


karena tak ada pelajaran hari ini aku kembali kerumah dan terus mengumpulkan pusaran tenaga dalam. saat siang aku merasa lapar lalu berjalan keluar untuk membeli ayam panggang.


aku membeli sepuluh ayam lalu menghabiskan semuanya aku merasa sangat puas.


tok tok tok (suara ketukan pintu)


"iya tunggu sebentar" aku membuka pintu.


didepan pintu berdiri pria yang terlihat hangus, dengan baju sobek dan rambut berdiri.dengan wajah yang hitam lalu saat bernapas asap hitam keluar dari hidungnya.


"kyaaaa" aku langsung lari kedalam tapi tangan kuat menangkap tanganku.


"tolong jangan makan aku" kenapa ada hantu disore hari, sambil menangis aku memukul hantu itu tapi hantu itu menangkap tanganku yang satunya, dengan gugup aku memandang hantu itu entah kenapa hantu itu mirip seseorang.


"kamu yang mencuri patung emas itu ya" kata hantu itu dengan pelan


"bukan aku!" aku lalu memalingkan muka kesamping sepertinya aku bisa menebak siapa hantu ini.


"bahkan pill rendah yang aku ramu meledak, hal itu tidak mungkin dengan keahlianku kecuali aku terkena sumpahku sendiri. sekarang aku tidak bisa meramu pill selama 1 bulan bagaiman kamu bertanggung jawab?"tanya singa raja karena aku tau pagi tadi dia bersumpah begitu.


"siapa yang meminta kamu bersumpah?"aku masih memalingkan muka meski ada perasaan bersalah pada orang didepanku ini.


"bagaimana kalau aku melaporkan keadaan ini? " singa raja menyeringai sekarang aku menyesal merasa kasihan pada orang ini dia pasti memanfaatkanku.


"apa yang harus aku lakukan , bisakan kamu merahasian ini"pintaku dengan mata super imut ditambah dengan sedikit air mata aku menatapnya.


"baiklah aku bisa merahasiakan ,tapi syaratnya kamu harus melakukan 5 hal padaku" kata singa raja sambil menyeringai.


aku terbatuk mendengar ini kenapa meminta 5 hal.apa sebenarnya yang ia pinta.


"1 saja cukup"


"tidak 5 apa tidak jadi"


"baiklah 2"


"tidak 5 sepertinya aku laporkan sekarang"


"oke 3 hal"


"deal" dia mengambil tanganku memaksaku bersalaman.


"apa kamu punya kamar mandi "kata singa raja

__ADS_1


"ada disana" aku menunjuk ke arah kamar mandi , singa raja pun berjalan ke kamar mandi lalu menutup pintu.


aku merasa kesal pada orang ini, menuju kamar mandi rumah seseorang seolah rumahnya sendiri. meski sepertinya keadanya itu disebabkan karena ledakan pill. aku tertawa dalam hati membayangkan pill meledak di depan wajah singa raja.


aku kembali menghabiskan ayamku yang baru aku beli. tak terasa waktu berjalan aku sudah menghabiskan semua ayam yang aku beli.


tampaku sadari singa raja melihatku tercengang dia berdiri dibelakangku entah sejak kapan.


"kemana perginya makanan itu"gumam singa raja.


"maaf aku sudah menghabiskan semua ayam ini " kataku dengan tatapan tak peduli.


"tidak apa-apa jadi dimana kamu menyembunyikan patung emas itu" tanya singa raja


"apa kamu ingin berlian didalamnya juga" kataku


"tidak aku sudah kaya ,malah aku yang akan memberi berlian itu kepadamu"kata singa raja dengan sombong


"aku bisa menunjukannya padamu ,nanti malam ajak mabo jambo berkumpul dirumahku"pintaku


"kenapa harus mengajaknya" kata singa raja dengan heran


"kamu pikir bagaimana aku mengangkat patung itu" kataku


"jadi kalian bekerjasama "kata singa raja


"iya ,soalnya orang itu ingin meninju patung itu sampai hancur" kataku


aku lalu melanjutkan mengumpulkan pusaran tenaga dalam tampa terasa malam datang saat aku sudah mengumpulkan 1000 pusaran tenaga dalam sekarang aku resmi tingkat 3 pengumpulan tenaga dalam


tok tok


aku membuka pintu , aku melihat dua orang bertopeng.


"kyaa malin blopp bpoo" kedua orang itu menangkap tanganku lalu menutup mulutku.


"bisa diam ga sih, bodohnya tolong dikurangi "kata singa raja


"kenapa kalian pakai topeng itu tidak ada dalam perjanjian dan jangan pangil aku bodoh"kataku setelah mereka membuka mulutku.


"ini supaya apabila ketahuan kita bisa lari ke tempat yang sunyi, lalu menganti kostum . kalau kita tidak pakai topeng kita akan ketahuan dalam sekejap" singa raja menjelaskan.


"entah kenapa aku merasa kamu berbakat menjadi rampok" kataku pada singa raja.


tidak terima singa raja menekan kepalaku dengan kedua tinjunya lalu memutar tinjunya.


"auuu lepaskann tolong" kataku sambil berusaha melepaskan kedua tangan singa raja tapi apa daya kekuatan kami terlampau jauh.


"siapa yang mencuri ,siapa yang dituduh rampok "guman singa raja.

__ADS_1


"baik aku yang mencurii akkkau sudaaahh lepaskan" pintaku


singa raja melepaskan tanganya lalu duduku di kursi rumahku dengan kaki ke atas meja. mabo jambo mengikutinya lalu duduk dengan santai.


"jadi kapan kita berangkat" kata singa raja sambil menyatukan kedua tanganya.


'sudah kuduga, dia sangat berbakat jadi rampok' pikirku . "kita tunggu waktu semua orang tidur.


malam semakin larut dan suara jangkrik semakin keras. ada tiga orang dengan topeng mengendap endap menuju ke gerbang belakang.


melihat tidak ada yang menjaga mereka bertiga bergegas lari menuju tujuan mereka.


sesampainya di tempat tujuan.


"jadi disini kalian menyembunyikan patung ini, sungguh tak terduga ternyata letaknya hanys 1 km di belakang perguruan" kata singa raja


"bagaimana ini jadi tempat persembunyian yang hebat"kataku


"ya kita bisa membangun markas perampok di sini" kata singa raja


aku memandang singa raja,"jangan ajak aku, aku bukan prampok" kataku


"lalu siapa yang berhasil merampok patung emas calon raja" seringai singa raja


"dia "aku menunjuk mabo jambo


mabo jambo lalu membuka topengnya. mabo jambo lalu menghela napas.


"jika aku bisa menghancurkan benda ini maka semuanya tidak akan ditemukan"kata mabo jambo


"pukulan pemecah bumi"


bamm


retakan besar di patung itu mulai meluas , lalu perlahan -lahan patung itu hancur mengeluarkan berbagai macam permata yang ada didalamnya.


singa raja raja berjalan mendekati patung itu dengan lambaian tangan permata itu hilang.


"hai katanya kaya , bagi-bagi" teriakku


singa raja lalu menghampiriku dan memasangkan cincin di jariku.


"semua permata dan berlian tadi sudah ada di dalam cincin ruang ini" kata singa raja


cincing ruang aku memeriksa kedalam cincin itu dengan tenaga dalam ,aku melihat permata sudah bertumpuk didalamnya.


aku merasa semua permata yang ada didalam patung itu ada didalam cincin ini.


"ini semuanya"kataku

__ADS_1


"iya semuanya , sekarang aku akan beruruan dengan emas ini , supaya tidak ketahuan"kata singa raja


"api phonix" singa raja mengeluarkan api phonix lalu melelehkan emas itu dan menyimpanya di cincin ruang.


__ADS_2