
kami kembali ke perguruan setelah membereskan patung itu.aku sangat bahagia karena banyak permata mahal didalam cincin spatial ini.
di pagi hari aku berjalan ke tempat latihan di belakang pegunungan bambu di dekat perguruan, tampa sengaja aku melihat malika berlatih ilmu pedang , dengan gayanya yang anggun dan penuh pesona membuat mataku terpana.
gaya ini ,aku belum pernah melihatnya apakah gaya berpedang ciptaanya sendiri. saking asiknya mengintip saat aku mau berbalik aku menemukan seseorang yang juga mengintip.
dia mengintip sambil menulis sesuatu dikertas,dia adalah mahesa rajasa aku baru tau dia punya kebiasaan mengintip malika saat latihan.
beberapa saat kemudian malika berhenti berlatih , dan mahesa berhenti menulis dikertas itu , saat mahesa mau meletakan buku kertas itu di kantungnya ,benda itu terjatuh tampa mahesa sadari.
mahesa pergi menjauh ,aku yang penasaran mengambil kertas itu.saat aku membukanya ternyata halaman awalnya adalah lukisan malika dewi yang indah dengan catatam tertulis dibawahnya' kekasihku tercinta'.
peffft
ternyata mahesa orangnya seperti ini.aku membuka lembar berikutnya.
"wahai dewiku , engkau bidadari yang paling indah .aku jatuh cinta padamu meski ribuan bidadari lainya mendekatiku engkau tetap no satu"aku membaca catatan itu , memangnya kamu pernah ketemu bidadari.gombalan ini bohong banget kalau ketemu bidadari asli pasti langsung berpaling.
"dalam setiap napasku selalu terbayang wajahmu, dalam setiap detak jantungku ku sebut namamu walau malam melarutkanku dalam tidurku engkau tetap dimimpiku"aku membaca catatan itu sambil tertawa .
"pesonamu memenuhi hatiku , hingga tak ada tempat lain untuk rasionalitasku . indahnya dirimu membuat aku tak ingin pergi darimu" aku membaca sambil tertawa. mungkin sosok mahesa ini adalah type gombal yang sembunyi-sembunyi.
aku tertawa terbahak-bahak , hingga aku merasakan ada yang mencengkram kepalaku dengan kuat. saat aku berbalik aku melihat mahesa dengan wajah menghitam dan aura membunuh.
"maaf aku tak sengaja membacanya, mohon jangan marah sineor"kataku disertai keringat dingin di punggungku.
"kamu menertawakan hati seorang pria , aku tak bisa memaapkanmu."cengraman tangan mahesa semankin kuat sambil mengenggam tanganya.
"jangan salah paham senior ,aku tak bermaksut menertawakan hati senior aku hanya merasa senang membacanya lagipula bagaimana aku tau hati seorang pria"
mahesa melepaskan cengkramanya
"benar juga , kalau begitu bagaimana pendapatmu tentang tulisanku. aku ingin meminta pendapatmu ,kamu kan wanita bagaimana hati wanita bila membaca ini"
sekarang aku bingung bagaimana menjawabnya, aku membayangkan bagaimana bila aku membuat puisi itu kepada istriku , sayangnya aku merasa tanggapan dari setiap istriku akan berbeda.
"pada intinya semua wanita akan senang dengan gombalan, hanya saja mereka akan menanggapinya dengan berbeda"
"bagaiman maksutmu?" tanya mahesa
"itu tergantung bagaimana perasaan wanita itu kepada pria , apabila wanita itu suka pada pria yang di maksut maka dia akan senang menerima gombalan ini tapi apabila wanita itu tidak suka meskipun tetap senang tapi akan menolak dan setiap wanita itu tidak sama sama halnya dengan pria " kataku
"jadi aku harus tau dulu bagaimana perasaan malika kepadaku" kata mahesa sambil mengangguk.
__ADS_1
"iya ,tentu saja kamu harus membuat dia jatuh cinta dulu padamu baru kamu menyatakan perasaanmu biar sukses" kataku
"bagaimana caranya" tanya mahesa
"aku tak tahu ,aku kan lebih muda dari senior jadi senior harus memikirkan caranya sendiri" kataku
mahesa menganguk lalu pergi duduk di pingir batu,kurasa dia sedang berpikir.
aku pergi meninggalkan mahesa yang sedang jadi budak cinta itu , di jalan aku bertemu 2 kekasih singa daha mereka menyapaku.
"haii "
"haii "
"kurasa kita belum berkenalan"kata wanita yang berotot
"iya ,perkenalkan namaku ken anjani aulia,boleh aku tau nama dari senior " kataku sambil membungkuk.
"namaku silendrina" kata wanita berotot
"namaku nina boboho" kata wanita botak
entah mengapa bulu kudukku berdiri saat mereka memperkenalkan diri mereka . nama mereka berdua seperti nama setan novel horor yang pernah kubaca.
"apa kamu mau makan ayam, kami yang akan mentraktir "kata silendrina
"tenang saja pangerang singa daha memberi banyak uang kepada kami"kata nina
"baiklah"
kami mampir di warung ayam terdekat. tampa tanggung-tanggung aku langsung memesan 10 ayam.
mereka berdua hanya tercengang melihat aku makan yang seperti orang kelaparan.
"ahh kenyang" selesai makan aku mengusap perutku yang sedikit membesar.
"bisa pesankan 10 lagi,tolong dibungkus " kata silendrina
selesai membungkus ayam itu. selendrina memberikan 10 ayam itu padaku ,aku mengucapkan trima kasih lalu pulang.
saat sampai dirumah ,ternyata malika sudah menungguku .aku lalu mengajaknya makan ayam.
"ken ,sepertinya mahesa menjadi aneh"kata malika dengan ekpresi bingung meskipun sambil makan ayam. tidak lupa dia membawa sambal yang pedasnya bisa menguncang langit.
__ADS_1
"aneh, seperti apa?"tanyaku
"dia mengarang puisi-puisi aneh, lalu dia membacakannya padaku" jawab malika.
"sepertinya dia menyukai kamu malika, lalu bagaimana perasaanmu pada mahesa?" tanyaku dengan penasaran.
"biasa aja"malika menjawab dengan santai.
'wahhhh sekarang aku kasihan mahesa , semoga hatinya kuat di kemudian hari'pikirku
"lalu bagaimana apa yang akan kamu lakukan "kataku
"aku akan latihan tertutup dan sebenarnya aku ingin mengajakmu untuk ikut latihan bersamaku sepertinya ayahku mengijinkanya makanya aku kesini"kata malika.
"latihan tertutup latihan seperti apa?" kataku
"latihan pengumpulan tenaga dalam agar tidak ada ganguan dari luar, paling tidak selama 5 tahun maka kemungkinan aku bisa menembus tahap 7. sedangkan kamu dengan bakat yang dikatakan ayahku mungkin bisa menembus tahap 6 bahkan tahap 7" kata malika
"baiklah aku ikut, dimana kita akan melakukannya" kataku
"ada sebuah tempat rahasia didalam perguruan. kata hanya akan istirahan saat merasa lapar itupun makanan sudah disediakan ditempat ,artinya kita akan tertutup dari dunia luar selama 5 tahun apa kamu siap.aku sebenarnya juga ingin menghindari mahesa untuk beberapa waktu" kata malika
'wah sungguh sadboy si mahesa ini'pikirku
"tidak masalah lagipula aku tidak sendiri nanti kan ada ,malika menemaniku.kapan kita akan mulai?" tanyaku
"setelah makan ayam ini kita akan ke sana" kata malika
kami berangkat menuju tempat rahasia itu ada lorong yang bisa menuju ke tempat itu.
tempat ini cukup untuk kami berdua , ada aliran air mengalir dan danau kecil ditempat ini juga.kata malika nanti makanan akan di antar oleh murit wanita 3 kali sehari jadi tidak perlu khawatir. kami hanya memfocuskan untuk mengumpulkan pusaran tenaga dalam.
"sebelum mulai,ayu mandi bersama dulu. nanti kita akan makan dan mandi bersama setiap hari , itulah kenapa aku mengajakmu"kata malika sambil membuka pakaiannya satu demi satu.
"baik" jawabku dengan bersemangat sambil juga melepaskan pakaianku.kini kamu mandi berdua di danau kecil ini.
"malika ,bolehkan aku mengosok punggungmu nanti kita gantian" pintaku
" baiklah" jawab malika ,aku lalu mengosok punggung malika setelah cukup bersih lalu malika yang mengosok punggungku.
tak berapa lama pelayan membawakan makanan kepada kami.
"ayo makan" ajak malika.
__ADS_1
aku lalu mengambil sendok dan menyuap sedikit makanan itu, keringat dingin menghiasai dahiku karena makanan ini sangat pedas. aku menggunakan tenaga dalam untuk melindungi mulut ,tengorokan dan lambungku.
setelah makan kami memulai latihan.kira-kira seperti ini yang akan aku alami sampai 5 tahun kedepan.