
hari demi hari pun berlalu tampa terasa sudah setengah tahun cinta sekolah di SMA Kartini, setelah kejadian kemarin cinta lebih banyak berhati-hati saat melewati lapangan basket dan sisi positifnya Rian lebih sering bertemu dengan cinta dan banyak bicara dengan cinta, hal itu membuat gosip-gosip yang tidak jelas keluar dari mulut para siswa dan siswi disekolah yang menggambarkan kedekatan cinta dan Rian sang idola siswi di sekolah.
pagi hari saat cinta hendak berangkat kesekolah.
"cinta" kata mama
"iya ma"
"mama bisa bicara bentar gak sayang"
"bisa ma" cinta berjalan menuju tempat mamanya duduk, cinta pun ikut merebahkan tubuhnya diatas sofa tepat di samping mamanya.
"iya ma, mau bicara apa"
"mama mau ngomong sesuatu, tapi mama harap kamu bisa ya menerimanya dengan senang hati"
"insyaallah ma, mama mau ngomong apa?"
"nak mama dan papa kamu sudah punya rencana untuk kebaikan masa depan kamu, dan mama yakin orang ini akan bisa membimbing kamu lebih baik lagi dan bisa membahagiakan kamu sayang" ucap mamaa hati-hati sambil mengelus kepala putrinya.
__ADS_1
"maksud mama apa??" tanya cinta bingung tidak mengerti kemana arah pembicaraan ini.
"maksud mama, mama dan papa ingin menjodohkan kamu dengan anak teman papa sayang" kata mama
"hah" jawab cinta terkejut dengan apa yang dibilang mamanya.
"iya sayang, dia adalah teman baik papa kamu. jadi kebetulan ia memiliki seorang putra, papa kamu dan temanya ingin kamu dan putranya dijodohkan. kamu mau kan sayang" kata mama panjang lebar
cinta terdiam ia tak tau apa yang ada dalam hatinya perasaan nya bercampur aduk, ada rasa sedih bahagia dan kecewa dia tidak tau apa yang harus ia jawab atas pertanyaan mamanya, tak terasa mata cinta mulai berkaca-kaca dada nya terasa sesak ia tak tau harus bicara apa lagi. ia menahan air matanya dan mencoba untuk menenangkan diri.
"ma apa boleh cinta pikir-pikir dulu tentang ini kasih cinta waktu untuk menjawabnya" kata cinta
"baiklah sayang mama kasih waktu sampai nanti sore karena teman papa kamu akan datang malam ini" jawab mama cinta seraya tersenyum memastikan agar putrinya mau.
"iya sayang"
cinta pun pergi sebelum pergi cinta pun mencium tangan mama, papa dan kakaknya.
"asalamua'alaikum ma"
__ADS_1
"wa'alaikumsalam sayang, hati-hati ya"
di sekolah cinta langsung pergi ke mushola sekolah pikirannya sangat kacau entah apa yang harus iya lakukan saat ini, setelah sampai di mushola sekolah ia pun pergi mengambil wudhu lalu beranjak pergi kedalam mesjid ia melakukan sholat Sunnah sehabis sholat ia pun berdo'a.
"ya Allah apa yang harus hamba lakukan berikan lah hamba petunjuk ya Allah berikan hamba jalan keluar, hamba bingung ya Allah haruskah hamba menuruti permintaan kedua orang tua hamba atau tetap dengan pendirian hamba tunjukan lah ya allah, hanya kepada engkau hamba berharap berikanlah hamba petunjuk ya Allah, amin."
cinta berdo'a seraya terus menetes kan air matanya, matanya terus mengeluarkan air ia menangis sejadi-jadinya dihadapan Rabb nya, setelah menangis dengan puas ia meraih al-qur'an yang berada di dekat dinding mesjid, kemudian ia membaca nya dengan sangat dalam ia membacanya dengan sangat merdu Tampa ia sadari suara yang merdu itu terdengar oleh seseorang yang juga sedang sholat Sunnah di mesjid itu, ya orang itu tak lain adalah Rian. Rian menatap cinta dengan lekat ia sangat menikmati suara merdu cinta, tiba-tiba tampa tersada sebuah senyuman pun terukir diwajahnya yang tampan saat mendengar suara cinta yang merdu dan dapat menenangkan hati dan pikirannya yang juga sama kacaunya dengan pikiran cinta.
*
*
*
*
*
*
__ADS_1
like, komen dan jangan lupa tekan❤️ nya ya kakak
Syukron🙏😊