
Setelah selesai mengaji cinta pun menutup Al-Qur'an nya dan berharap apa yang dibilang mamanya tadi pagi hanyalah mimpi. Tiba-tiba cinta merasakan ada yang mendekatinya. Cinta menoleh kearah suara itu, cinta melihat Rian yang berjalan kearahnya.
“Kak Rian"
“Hallo cin, maaf ngagetin”
“Hehe iya gapapa kak”
“Kamu lagi ngapain disini, terus kok mata kamu bengkak habis nangis ya”
“Eh…. Enggak kok hehe”
“Kakak sendiri ngapain kesini”
“Oh gak kakak cuma lagi nenangin diri aja”
“Hmm emang kenapa kak, kakak punya masalah"
“Huh iya cin”
“Masalah apa kak, kakak cerita aja sama cinta”
“Kakak mau dijodohkan oleh papa, sama putri teman papa, dan nanti malam kami mau datang ke rumah mereka untuk melangsungkan perjodohan ini, kakak belum siap untuk menikah cin walaupun nantinya kakak juga yang akan melanjutkan perusahaan papa dan menjamin masa depan kami akan cerah. ”
“Kakak yang sabar ya, percaya aja mungkin ini yang terbaik yang diberikan Allah kepada kakak, yakinlah kak takdir Allah itu yang paling indah dan dibalik ini semua pasti ada hikmahnya kak”
__ADS_1
'huh cin, makasih ya”
Cinta pun tersenyum, tiba-tiba Rian merasakan ada hal yang aneh akan persaannya saat melihat senyuman cinta, ia merasa tenang dan nyaman saat bersama dengan cinta ada rasa bahagia dan juga ada rasa ingin memiliki cinta seutuhnya. ia memandangin cinta, pandangan mereka pun bertemu, cinta pun lansung mengalihkan pandangannya ke arah lain.
“Eh kak cin…cinta kekelas dulu ya” kata cinta gugup dan kini pipinya sudah mulai memerah.
Rian yang tadinya termenung lansung Sadar dan menundukkan kepala nya karenan malu dan bersalah tidak seharusnya ia memandangi yang bukan mahramnya begitu lekat.
“I..iya baiklah kakak juga ingin kembali ke kelas" jawab Rian lalu beranjak meninggal kan cinta dan keluar dari mushola sambil memegang dadanya yang terasa sedikit sakit karena saat ia memandangi cinta jantungnya terus berdetak kencang dan rasanya ingin meloncat keluar.
Sore hari pun tiba, cinta pun pulang, saat diperjalanan cinta memikirkan apa yang harus ia jawab kalau mamanya bertanya padanya nanti. Supirnya pak ta yang dari tadi melihat cinta termenung langsung berbicara memecah tenungan cinta.
“Non tidak apa-apa” kata pak ta
“Eh iya pak cinta gapapa kok” jawab cinta
“Iya pak, cinta gak tau apa yang harus cinta lakukan”
“Sebelumnya maaf ya non bukannya bapak ingin mencampuri urusan non, tapi lebih baik non terima saja”
“Hmm iya pak, cinta pun berpikir seperti itu tapi cinta ragu pak”
“ Jangan ragu non kan non tau kalau ragu-ragu itu sifat setan"
“Iya pak baiklah kalau gitu cinta akan menerima perjodohan ini”
__ADS_1
Sesampainya di rumah cinta pun langsung menemui mama papa dan kakaknya.ia pun memberikan jawabannya kepada keluarganya.
"ma, pa, cinta setuju dengan perjodohan ini" ucap cinta.
"beneran sayang" jawab mamanya
"iya ma cinta udah setuju" kata cinta meyakinkan mama papa dan kakaknya.
"Alhamdulillah terima kasih ya Allah" ucap mama cinta seraya tersenyum bahagia
"selamat ya dek" kata kakak cinta
"iya makasih ya kak" jawab cinta
*
*
*
*
*
*
__ADS_1
like, komen dan jangan lupa tekan❤️ nya ya kakak
Syukron🙏😊