
Aurora merasa semua ini seperti mimpi yang indah dan berakhir ditepi Jurang, tangisan dan tawa yang dulu dia punya seakan hilang dan mati ditelan kesunyian, biasanya saat malam dipenuhi bintang Mike akan menemani nya menyaksikan keindahan bintang, tapi mulai hari itu bintang yang dia harapkan seperti menghilang di tengah redupnya, bagaimanapun hari ini dia mencoba menjadi lebih tegar yang dirasakannya hanya sebuah kesunyian, bagaimanapun ramainya suasana ditengah dirinya yang dia lihat tidak ada bintang terang yang bersinar.
saat mata terpejam bayangan pemakamannya yang terlihat, saat dia terjaga kegelapan malam yang dia dapatkan.
kenapa engkau meninggalkan ku kak, apa salahku tuhan, kenapa kau ambil bintang ku, kadang aku berpikir seperti menyalahkan mu, tapi kau lah yang paling tahu takdir, tapi aku gak sanggup rasanya ungkap nya dalam hati, dalam diam air matanya keluar, dia duduk di balkon kamar nya sambil menangis, dia memang telah pulang dari tempat Mike di makamkan kembali ke kotanya, dengan paksaan orang disekitar nya, karena mereka takut dia akan semakin terluka.
ayu berusaha menghibur nya namun sia - sia, yang membuat Angga akhirnya pindah ke negara dan kota tempat mereka tinggal.
hai Ra,
hai kak.
ayo masuk aku akan temani kamu disini.
silahkan kak,
jangan bersedih dengarkan aku, kamu gak boleh menyalahkan keadaan, Mike terlalu baik mungkin Tuhan sayang padanya, sehingga dia mengambil nya dari kita secepat ini, ingat Ra, kamu punya kak Alan dan kami yang ingin melihatmu tersenyum lagi seperti dulu, walaupun kami tahu itu berat,
kak maafin aku yang terlalu dalam atas kesedihan ini, aku mengorbankan impian banyak orang hanya untuk menjagaku, padahal bukan hanya aku yang sedih dan merasa kehilangan disini.
kamu jangan bicara seperti itu dek, kami gak pernah merasa keberatan dengan hal ini, bagi kami kebahagiaan kamu juga penting dek,
Aurora pun berdiri sementara Angga membuka tangannya merentangkan nya, kemari dek katanya memeluk Aurora yang kemudian menangis di pelukannya.
kami gak akan biarkan kami larut dalam kesedihan ini, ucapnya.
ayo bangkit dan semangat, semua ini pasti berlalu ingat setelah Badai pasti ada pelangi.
kak aku meras ada yang aneh dengan malam itu,
aneh bagaimana maksudmu dek,
aku bermimpi setelah kak Mike di makamkan saat aku tidur di kamarnya, kak Mike seolah memberi tahukan aku sesuatu tapi aku gak tahu apa itu, dan sampai sekarang gelang kak Mike entah dimana kak.
benarkah, gelang yang mana, ini Kak katanya menunjukkan gelangnya dan ada ini sial mereka didalamnya dengan hiasan bintang dan hati,
gelang ini di berikan sebagai tanda ikatan cinta kami gelang ini gak ada duplikat nya kak karena ini rancangan kak Mike untukku.
oh ya katanya, kalo memang gelang ini ada yang menemukan orang itu mungkin punya pesan dari Mike.
karena aku yakin Mike gak mungkin meninggalkan kamu tanpa pesan.
maka dari itu kamu harus sabar dan berjuang sayang, jalani hidup ini dengan ikhlas walaupun gak ada Mike di samping kita lagi.
aku akan berusaha kak.
mereka yang melihat Angga mampu menenangkan Aurora pun akhirnya lega dan terharu.
pagi yang cerah esoknya, walaupun suasana hati nya masih sedih Aurora mencoba mengikhlaskan semuanya, dan berharap ini ada lah awal hidupnya yang baru.
pagi Ra,
pagi kak
makan yang banyak dek, kamu jarang makan dari kemarin,
__ADS_1
iya kak jawabnya.
Hyun jin dan ayu saling menatap keduanya, mereka bersyukur pindahnya Angga kemari memberikan sedikit semangat untuk Aurora.
kak Angga pindah kuliah disini kak,
iya kakak akan temani kalian selama disini, biar gak kesepian, eh gak tahunya pacar kamu yang posesif itu cemburuan, katanya mau pindah kemari buat nyusul aku kesini jagain kamu.
lebay banget memang laki - laki satu itu nyebelin banget, ucap ayu sedikit jengkel,
makan Ra kata Angga,
iya kak,
apa mau di suapi dek.
gak kak makasih
kakak makan juga ya, ntar gara - gara nyuapin aku makan kakak gak jadi makan kak.
saat mereka asik makan, Wayan memanggil panggilan video pada ayu,
sayang ku kamu lagi apa yang,
lagi makan sama yang lain,
aku gak bisa tidur yang disini mikirin kamu,
Hyun jin pun bersuara seperti ingin muntah
suara sumbang siapa itu yang, ucap Wayan.
kemudian Angga yang senang dan usil mengerjain Wayan, mencoba menyuap kan makanan ke ayu,
yu coba deh makan, makanan kakak enak loh dek ucapnya.
apa itu tadi, aku kalo gini tambah gak bisa tidur yang, teman makan teman ini namanya,
yang lain pun tertawa terhibur begitupun juga dengan Aurora,
makasih yan kata Hyun jin dan Angga,
makasih buat apa ucapnya bingung, kamu gak lagi ledekin aku kan,
enggak ya kata mereka kompak.
kami senang karena kecemburuan kamu Aurora bisa tersenyum ceria lagi.
oh ya, kalo gitu semester depan aku pindah kesana aja.
jangan ngaco deh kak, sebentar lagi kakak dah mau skripsi udah disana aja kata ayu.
tapi yang, aku gak bisa jauh dari kamu katanya lagi,
kalo kakak kayak gini terus aku gak bisa sabar lagi, aku bakal marah sama kakak.
__ADS_1
iya yang, iya.
tingkah konyol Wayan yang bucin buat mereka terhibur.
karena Aurora mulai menemukan ketabahan hatinya, dia teringat dengan sahabat mereka Sarah,
yu aku kok gak pernah lihat Sarah atau dengar telepon Sarah ya yu.
aku juga heran sih, terakhir aku sama kak Wayan kerumah sakit jenguk Sarah setelah itu kami gak terima kabar dia lagi saat kami ke apartemen nya mereka bilang penghuni nya sedang pergi, kami ke kampusnya mereka bilang dia gak masuk selama beberapa hari, kami telepon orang tuanya mereka bilang dia mau ikut pamannya yang ada di negara k dan akan pindah ke sana jadi sampai hari ini kami tidak tahu kabarnya, media sosialnya pun tidak aktif dan nomornya juga, keluarga nya bilang dia ingin menenangkan diri, kami juga heran sih kenapa, kok dia tega sih gak cerita sama kita ya kan Ra,
Hyun jin pun bertanya kepada mereka, apa kalian bertengkar dengannya,
gak geleng mereka berdua,
ya udah sayang kata Wayan mungkin dia mau menenangkan diri,
iya juga sih, mungkin aja.
tapi aku juga sebel banget sama dia yang ucap ayu kepada Wayan, kulihat dia juga aneh deh akhir - akhir ini,
aneh gimana yu jawab yang lain.
iya yang aneh gimana maksud kamu.
aku juga gak ngerti sih dia kayak nyimpan sesuatu dan aku juga penasaran apa itu, dia harus nya cerita dong sama kita kan.
mungkin dia belum mau cerita sama kalian yu, sabar aja suatu saat dia bakal cerita kalo kalian memang di anggap sahabatnya.
iya sih, tapi kok dia tega sih gak jenguk kamu sih Ra, gak datang lagi kerumah duka, walaupun kemarin dia sakit sih, kan bisa kalo dah sembuh.
mereka semua mulai melamun dengan pikiran masing-masing, yang gak mereka mengerti.
terus ya waktu ulang tahun kak Mike dia datang terlambat, kalian tahu gak kado apa sih yang di kasih sarah ke kak Mike, kayak nya kak Mike gak kasih tau kamu kan Ra.
iya, aku juga gak tahu.
terus ya dia juga lihatin kalian aja loh waktu dansa ucap Hyun jin, aku juga bingung kenapa ya, apa dia suka Mike ya ucapnya,
kalian ngaco aja mana mungkin sih,
mungkin juga Ra ucap Angga.
udah lah kita bicarakan yang lain aja, gimana kamu udah siap kuliah lagi kan dek, jangan mengurung diri terus dikamar, ingat Mike ingin cita - cita kamu terwujud. ok dek ucapnya.
oke kak,
akhirnya ucap mereka semua,
udah dulu ya yang nanti lagi telepon nya, soalnya aku mau bantuin Aurora nyiapin peralatan buat besok dia kembali ke kampus nya,
ok sayang, jangan nakal, jauh - jauh dari cowok lain, jangan terlalu dekat jaga jarak ok.
ok lebay.
Wayan pun mengakhiri panggilan telepon nya dan ayu mau pun Aurora membereskan sisa makan mereka.
__ADS_1