
"Hallo" ?...
Kaisar terdiam ,dia belum memikirkan apa yang akan ia bicarakan pada vhya..
"Hallo" ,, suara vhya msih terdengar lembut dan kaisar msih diam..
"Hallo???" Suara vhya terdengar mlai tak sabar ,Kaisar tersenyum mendengar suara vhya yang mlai emosi jdi hiburan tersendiri untuknya ,.
"HALLLO, EH KALAU TLPN TU BICARA ,KLU DIAM AJAH GK USAH TLPN BAN**S*D" ,
vhya tidak sabar lgi dan mengeluarkan kekesalannya.. Saat ia hendak mematikan sambungan telepon , terdengar suara cekikikan membuat ia jdi penasaran..
"Hallo ,Lo siapa? bicara deh ,gua lgi gk ingin bercanda nie" Suara vhya kembali bersahabat dan mulai kembali bertanya dengan baik² ,..
"Ini Kak junet yah? kalau emang iyaaa tolong dong kak, aku udh capek bnget mau istirahat ,Hari ini me-le-lah-kan," vhya memelas dengan nada mendrama nya biar tidak di marahi oleh junet karena sudah berkata kasar ,dia belum tau kalau yang tlpn bukanlah junet tpi sang Ipin yang lgi penasaran padanya.
" Hahahahaaaaa ," Suara tertawa di seberang tlpn kembali membuat vhya penasaran. 'Siapa sih sebenarnya nie orang ,dari suara ketawa nya bukan kak junet deh' ... vhya membatin.
"Eh maaf maaf ,gua gk maksud buat ketawa Lo ,sorry sorry " Akhirnya kaisar mulai berbicara walau msih dalam mode tertawa.
"Iyaaaa ,trus Lo siapa ,bicara ajah deh ,gua lgi capek mau istirahat tau ,!! gua itu Bru pulang kerja . jangan di ganggu Napa? Kalau Lo mau iseng ,sama orang lain ajah ,jgn ke gua ,gua udh hayati lelah banget sama drama² di pabrik. Sahabat gua yang gk masuk² dan gk ada kabar , Drama ciwi² yang gk suka sama gua ,gara² gua jomblo ,di tambah lagi orang dingin yang Bru masuk kerja udh bikin gua bingung ajah sama kata²Nya , Sekarang Lo lagi yang ganggu waktu istirahat gua" Vhya ngerocos tanpa rem ,ia merasa ingin menceritakan semua yang ia rasakan pada siapa ajah biar bisa plong pikiran nya. tanpa tau siapa yang di ajak bicara.
"Hmmm jadi gua orang dingin yang Lo maksud?" Suara Kaisar mulai normal tanpa tertawa.
"Eh !! maksud Lo??" Vhya mulai memutar otak.
"Iyaaa ,Jdi gua orang dingin yang Bru masuk kerja dan bikin Lo bingung?" Tanya kaisar kembali.
"Hmm jdi Lo si Ipin eh si dingin yah" tanya vhya memastikan dan membuat kaisar jdi mengerutkan dahinya...
"Ipin? Panggilan apa lgi tu ,Lo ksi ke gua? Lo kira gua animasi kartun?" Kaisar mulai meninggikan suara nya
"Ya iyaaalah Ipin ,orang nama kakak Lo ajah kak Ros, bukannya kakak si Ipin Ipin itu kak Ros" ,Vhya yang merasa terpojok tidak mau kalah , Kaisar mulai tersulut emosi..
"Jadi , karena nama kakak gua Ros jdi Lo seenaknya panggil gua si Ipin yang botak dan punya satu rambut di tengah botaknya itu" Kaisar msih blm terima dan mulai memberikan protesnya.
"Eh yang ada rambutnya itu Upin bukan Ipin ! Lo tuh kalau gk tau gk usah protes deh" Vhya pun tidak mau kalah.
"Sama ajah ,tetap ajah botak kan? emang gua botak? " Kaisar msih belum terima dgn panggilan barunya...
"Lo emang gk botak cuma saja karena nama kakak Lo itu kak Ros , ngertii gk sih?" Suara vhya mulai meninggi
" Lah gk bisa gtu dong ,harusnya Lo bikin nama orang tu jgn dri satu pihak dong. liat nama gua kaisar ,dan kalau nama gua kaisar brrti kakak gua itu princess istana " Kaisar msih belum terima ,dia lupa akan tujuan awal dia menelepon vhya dan terus saja terbawa emosi.
"Lah itu kalau gua kenal Lo duluan Bru gua nobatkan kakak Lo sebagai princess ,tapi Disni kan yang gua kenal duluan kan kak Ros ,dan sekarang kalau Lo ngapain nelpon gua malam² begini ? Lo nelpon cuma mau protes doang? kalau mau protes , jangan ke gua ajah , karena yang panggil Lo Ipin pertama kali itu meta sahabat gua bukan gua. jdi sana Lo cari sahabat gua biar bisa protes sampe puas." Fixx emosi vhya sudah sampe puncak.. Kaisar mulai sadar akan kesalahannya dan tidak mau melayangkan Protes lagi.
dan mulai berpikir bagaimana harus merubah keadaan agar tidak makin panjang perdebatan animasi ini...
"Hmm iyaaaa , harusnya itu Lo bikin nama dari pihak gua ,biar Lo yang jadi permaisuri dan gua ttp jadi kaisar nya permaisuri,biar gk ada Upin Ipin itu" Suara kaisar kembali lembut.
"Apa'an jdi permaisuri ? permaisuri kaisar lagi." Vhya mulai menyadari sesuatu dan
"Permaisuri nya Kaisar? maksud Lo?" Deg degan serrrrr , itulah yang vhya rasakan sekarang.
"Masa Lo gk ngerti sih? apa gua harus ngomong langsung ajah gk usah pake animasi² lagi?" Tanya Kaisar mulai gugup.
"*Hmm jdi maksud lo"?
"Iyaaa ,gua nembak Lo , Lo mau gk jdi permaisuri gua" Kaisar mulai berani , 'Kapan lagi gua bisa bilang , Mending momen berdebat kayak gini ajah gk apa² deh*' Batin kaisar
Deg 1 detik
Deg 2 detik
Deg 3 detik
__ADS_1
dan....
"Udah ah ,gua ngantuk ,capek mau istirahat dulu Ipin eh maaf kaisar" Vhya gugup sambil menutup mulutnya.
"Ehhh ,jangan gitu dong ,jawab dulu. Lo mau gk jdi permaisuri gua.. ,udh setengah jalan nie usaha gua buat berani ngomong langsung ke Lo. hargain kek" Kaisar tidak mau vhya ngegantung saja pertanyaannya.
"Terus Lo mau gua jawab langsung gitu? lagian kalau mau iseng jangan sama gua dong. gua udah terlalu kenyang sama omongan manis cowok².."
"Siapa yang ngomong manis. ,gua ngomong gk sedang makan gula kali ,jdi gimana.? Mau gk??"
" Gua pikir dulu kaleee ,ya elaaaaahh,. udh gua tutup dulu gua ngantuk " vhya berusaha menghentikan percakapan yang membuat adrenalin naik turun ini.
"Gk ,Lo jawab dulu" Kaisar memaksa...
"Eh kok maksa sih? lagian bukan.a Lo lgi dekat sama si Serly ,? ngapain Lo nembak gua" tanya vhya merasa penasaran akan hubungan Kaisar dan Serly.
"Gk ,Serly gua anggap seperti adek gua.. karena dia anak baru belum ada teman disini ajah makanya dekat ,yang gua suka itu Lo" Kaisar mulai jengkel dengan jawaban vhya yang belum sesuai keinginannya.
"Yaahhh Lo anggapnya gitu ,emang Serly nganggapnya gitu?" Umpan vhya masih penasaran
"Yahh terserah dia lah mau anggap apa juga. perasaan orang itu gk bisa di paksa. karena gua sukanya sama Lo , ngertii gk sih" Kaisar jadi emosional.
"Lo kok marah?" Vhya menjadi seperti di salahkan.
"Ya iyaaalah ,gua sukanya sama Lo ,gk tau kenapa? dan saat gua berani ngomong ke Lo ,Lo malah bawa² orang lain. kalau gk mau bilang ajah langsung biar gua tutup telpon nya." Kaisar menjadi tidak sabaran. dia antara emosi dan gugup..
"Yah kan gua bilang ,kasih gua waktu dulu. kita kan baru kenal ,masa udah kasih jawaban ajah? Vhya merasa terpojok...
"Yahh waktu buat apa lagi. ? sekarang gua tanya ,Lo suka gua gk?" Kaisar lngsung to the point ke perasaan vhya...
vhya jadi bingung. sebenarnya dia merasa senang saat Kaisar mengutarakan perasaannya ,tapi dia juga gengsi kalau menerima nya langsung.
"Hallo? vhya??" .
"Vhya? vhya? Lo udh tidur"?
"Hallo vhya arrrrrrrrrgggggggghhhhhhhh!!!" terdengar kaisar berteriak dan suara benda jatuh.
"Hallo? ipin Lo kenapa? " Suara vhya terdengar panik
"aduh aduh , kampret nie besi kena kan kepala gua" Terdengar suara kaisar mengomel sendiri dan tentu saja masih di dengar oleh Vhya..
"Hallo Ipin Lo gk apa² kan"? Nada vhya msih terdengar khawatir...
mendengar itu Kaisar langsung menunjukkan senyum devilnya
"Gk apa² gimana?? kepala gua kenal besi mesin kapal yang jatuh. mana banyak darahnya lagi" Kaisar mulai mengambil kesempatan...
"What?? mesin kapal? gimana ceritanya Lo bisa kena besi mesin kapal? Kenapa bisa? dan ngapain Lo masih disitu kalau Kepala Lo udh berdarah hah?? Lo panggin kak Ros kek buat ngobatin kepala Lo. jangan di biarin nanty makin parah lukanya ,bila perlu ke rumah sakit ajah biar langsung membaik. Lo itu musti hati² ngerti gk?" Vhya mulai panik
Kaisar merasa puas dengan rentetan pertanyaan dan nasehat dari vhya. dia hanya meringis sambil memegang kepalanya yang luka. yah walaupun tidak separah yang vhya bayangkan ,karena pada kenyataannya kaisar yang menabrak besi mesin kapal tersebut sampai jatuh dan besi itu ukuran nya tidak terlalu besar ,jadi cuma meninggalkan bekas luka yang tidak terlalu dalam dan yah walau darah yang blm bisa berhenti biar sudah menggunakan Betadine...
Dicarinya Kotak P3K yang di simpan di ruang meeting mess. saat sudah menemukan nya ia pun lalu membersihkan lukanya dan mulai mengobati nya...
"Hallo ,Lo masih di sana kan?" Ternyata suara vhya masih terdengar panik dari balik panggilan telepon yang masih belum di matikan oleh Kaisar..
Kaisar hanya diam menunggu lanjutan dari kepanikan vhya..
"Hallo ,Kaii Lo gk apa² kan please dong jawab gua ," Masih belum ada jawaban dari kaisar membuat vhya semakin panik.
"Kaiii Lo bicara dong.. Lo gk boleh mati." Suara vhya mulai tersendat .
"Kaii please Lo jangan mati dulu. gua kan belum jawab perasaan Lo kaiii hikssss" Suara vhya sudah terdengar menangis....
"Kaiii please Lo jgn mati. gua gua gua juga suka sama Lo ,gk tau kenapa dri awal Lo datang Lo udh mengambil perhatian gua.. gua ngerasa Lo itu gk asing buat gua. padahal kita baru ajah kenal.
__ADS_1
dan gua mau koq jdi permaisuri Lo.
gua tdi cuma gugup makanya gua mau minta waktu ke Lo ,hikssss.. Lo gk boleh mati kaisar ,gua gk izinin hiks...
Kaisar yang tidak tega mendengar tangisan vhya hendak menjawab tapi terhenti karena mendengar pernyataan atas perasaannya.
Dia melompat kegirangan. saking senangnya.
tanpa ia sadari karena suara lompatan yang ia bikin membuat Ros terbangun dan mencari sumber kegaduhan dan.
"Kaii Lo kenapa ? kenapa bisa berdarah gitu? " Ros terlihat panik dan melihat luka di kepala adiknya itu.
"Udah gk apa² kok gua. gk usah lebay gtu deh. gua cuma kejedot doang. ini udh pake obat" Kaisar berusaha menenangkan kakaknya itu..
"Gk apa² gimana ,itu darah Lo gk berenti² ,sini gua liat dulu" Ros bersikeras dan kaisar cuma pasrah.
di lihat handphonenya yang masih tersambung telepon dengan vhya dia tersenyum bahagia.
melihat itu Ros jadi bingung . "Lo kenapa senyum² sendiri?? Terluka kok malah senyum sih"? Ros sudah selesai membersihkan luka kaisar dan mengoleskan Betadine ke kepalanya dan memasang 2 plester agar kapasnya tidak terlepas.
"Gk apa² kok , udh gua balik ke kamar dulu mau istirahat" Kaisar melepaskan tangan Ros dari kepalanya dan berjalan menjauh.
"iyaaa istirahat ajah ,dan hati² itu lukanya masih basah ,jangan sampai plesternya terlepas" Pesan Ros dan berjalan kembali ke kamarnya juga.
"Iyaaa cerewet ah" jawab Kaisar tanpa mendengar Omelan Ros lagi..
Vhya mendengar semua percakapan adik dan kakak itu. dia merasa lega karena kaisar tidak apa² dan bisa berjalan sendiri... (Ya iyaaalah vhya ,kan lukanya di kepala bukan di kaki)
Kaisar kembali ke kamarnya dan mencari posisi yang nyaman biar bisa melanjutkan kembali percakapan yang sempat tertunda....
"Ehemm ehemmm ,, jadi tanggal berapa hari ini? Tanya kaisar membuat vhya kembali melanjutkan obrolan mereka..
"16 September kenapa?" Jawab vhya dengan polosnya..
"Iyaaah berarti tgl jadian kita 16 September 2015.. awal hubungan kita. gua janji gk bakal ngecewain Lo. dan gk akan ninggalin Lo... gua serius suka sama Lo dan berusaha gk bikin Lo kesepian lagi" Ucap Kaisar tulus...
"Hmm udah dulu yah ,gua mau istirahat . udah ngantuk soal nya" Vhya yang tidak tau bicara apa² lagi menjadi gugup.
"Iyaaa yah udah bawel. selamat beristirahat yah ,mimpi indah ,dan kalau udh bangun jangan lupa kita udh jadian jadi kasih kabar ," Tegas Kaisar kembali.
"iyaaa iyaaah gua ingat. Lo juga hati² jangan sampai terluka lagi. ingat kita udah jadian jadi Lo gk berhak terluka seperti tadi." Vhya mulai memberanikan diri karena masih kuatir dengan luka kaisar.
"Iyaaah iyaaah. itu tadi cuma gara² Lo gk jawab panggilan dari gua makanya gua bangun dan kejedot.. tapi kalau hasil dari kejedot jadi bikin kita berdua jadian gk apa² deh ,Lain kali gk usah gitu lagi. sakit tau gk" Kaisar berniat melanjutkan lagi obrolan mereka.
"Iyaaah ,maaf maaf ,tadi gua gugup ajah makanya belum jawab ajah" Balas vhya..
dan obrolan mereka berlanjut sampai waktu menunjukkan pukul 01 dini hari.. kalau bukan karena vhya memaksa dengan alasan paginya krrja, Kaisar tidak akan memutuskan panggilan nya...
mereka pun tertidur dengan senyum menghiasi di wajah keduanya..
.
.
.
.
Mereka gk tau ajah akan ada drama drama kedepannya yang udah di siapkan oleh penulis nie ,ehehehee.. selamat jadian yah.. minta traktiran nya boleh dong . 🤭🤭
oke . akhirnya setelah sekian abad akhirnya aku up juga...
selamat membaca yah. kalau suka kasih like. biar aku makin semngat up..
Happy reading 📖
__ADS_1