
Author POV
"Assalamualaikum mah ,vhya pulang" salam vhya saat sampai di rumahnya. iaa mencari keberadaan ibunya yang belum menjawab salamnya.
"Dimana sih Emah?" gumam vhya sambil mencari mencari di seluruh ruangan rumah.
Karena merasa ibunya tidak sedang di rumah ,vhya langsung menuju ke kamarnya.
"Yahh!! Enaknya bisa rebahan jam begini ,udah lama banget gak malas²an nie" .ucap Vhya sambil berguling-guling di kasur yang cuma cukup untuk 2 orang itu..
Lalu tiba-tiba dia kembali teringat dengan tatapan Ipin padanya tadi di kantin , membuat ia jadi merinding sendiri.
"Ah ,ini gara² terlalu lama di campakkan nie ,makanya di lirik begitu ajah langsung kepikiran terus gua" ucapnya lagi sambil memeriksa kembali Hp nya.
"Yofan !! Maaf yah ,tapi gua gk mau gini trus, kayak.a kita udah cukup sampe sini ajah deh." Lirih vhya dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
"Vhya!!! nak kamu udah pulang?" panggilan dari ibunya membuat vhya segera menghentikan mood melow nya.
ia segera membuka pintu kamarnya dan keluar menuju ke sumber suara ibunya.
"Emah!!" Manja vhya sambil memeluk ibunya dari belakang.
"Apa sih? kok manja gini? ,kamu udah pulang dari tadi" tanya ibunya tapi tetap membiarkan vhya untuk memeluknya.
"Iiiiiyyyyyaaaaaaaaaaa , sekitar 15menitan deh Vhya udah tiduran di kamar ", vhya masih bergelayut manja di belakang ibunya.
"Ikhh kok udah lama sih? mandi sana !! habis itu makan ,gak baik anak gadis mandi terlalu malam" Perintah ibunya sambil melepaskan pelukan dari anak gadisnya itu.
"ikkkkkkkkhhhh ,vhya gk bau kok ,vhya masih wangi ," ucap vhya sambil mengangkat lengan nya untuk mencium bau badannya.
"Vhya kan mau manja² dulu sama emah," tambah vhya sambil kembali mencoba memeluk ibunya lagi tapi di tahan oleh sang pemilik pelukan.
"Kamu mandi ,!!!lalu makan!!! ,emah mau beressin kamar adik kamu si Abi dulu ,Habis itu baru emah dengarin cerita kamu ,udah sana" Perintah ibunya karena tau kalau vhya ingin curhat padanya.
vhya cuma mencebikkan bibirnya sambil berjalan menghentakkan kakinya menuju kamar untuk kemudian mandi..
Setelah selesai mandi dan makan ,vhya menuju ke ibunya yang sedang menonton TV dengan duduk berselonjoran kaki ke depan.
vhya kemudian baring² di depan ibunya dengan paha ibunya di jadikan bantal untuk nya.
"Kenapa? Belum ada kabar juga dari si Opal?" tanya ibunya sambil membelai rambut vhya..
Vhya cuma mengangguk dan ikut nonton tv bareng ibunya.
"Emah , namanya yofan bukan Opal !!, udah kayak bentuk wajah ajah Opal ,bentuk mukanya kan gak Oval mah" protes vhya
"Iyaaa iyaaa ,yang penting kalau udah nyakitin hati anak emah ,emah udah gk benar lagi panggilin namanya ,sekalian ajah nanty emah panggil dia ayus" omel sang ibu kesal
"Loh kok Ayus si mah?" tanya vhya bingung.
"Iyaaa ,ituu tu ,si suami yang nyakitin hati istrinya demi wanita lain,. itu loh Ayus sabyan" jelas sang ibu dan vhya langsung cekikan menahan tawanya.
"Aduh emah , terlalu nonton gosip nie ,makanya sampe ke sono²... orang kami berdua juga masih pacaran belum menikah ,kok udah di samain ajah sama kasusnya orang yang udah nikah? ,lagian belum tentu juga yofan udah sama perempuan lain ,mungkin ada alasannya dia gk ngasih kabar ke aku ,"ucap vhya sambil masih mencoba untuk tidak tertawa.
"Iyaaah sama ajah , tetap ajah kan nyakitin hati perempuannya ,kalau bukan demi perempuan lain apa coba ? si yofan jadi gk ada kabar sampe 2bln ini ,ayoo!" kata sang ibu tidak terima anaknya di sakiti.
vhya cuma diam , "Benar juga sih" batinnya.
setelah sesi cerita² selesai ,vhya hendak berdiri menuju kamar untuk tidur ,karena kantuk udah mulai menyerangnya.
__ADS_1
"Mah ,vhya tidur dulu yah udh ngantuk ,,Oo iyaa besok siang jam 11 mau jalan² di pantai bareng teman kerja ,jadi vhya izin yah mah" vhya berucap dengan hati² agar bisa di izinkan oleh ibunya.
"Sama Meta juga? Boleh pergi yang penting kamu gak boleh naik motor ," tegas ibunya sambil ikut berdiri juga menuju kamar.
"Iyaaah gk naik motor mah ,naik mobil pabrik ,Meta juga ikutan kok,oke yah mah ,vhya masuk dulu mau tidur.. capek!!!!" ucap vhya dan di angguki oleh ibunya.
Sampai di kamar Suara notifikasi pesan dari hapenya membuat ia segera membuka pesan itu.
@Sham : vhyaaa Plis mau yah jadi pacar aku!!!
vhya berpikir sejenak.. bagaimanapun ia butuh orang yang membantunya untuk bisa melupakan yofan.
sedangkan Sham adalah tetangganya yang sudah menaruh hati padanya sejak di bangku SMA ,tapi tidak di respon oleh vhya , karena menurutnya sangat merepotkan pacaran bertetangga dengan jarak antara 5 rumah saja dari nya..
"Tapi kalau di pikir² ,kalau tiap hari bisa saling bertemu kayaknya bisa bikin gua lupain si yofan, Ya udah gua coba dulu deh, gak ada salahnya kan mencoba",gumam vhya sambil mengetikkan sesuatu pada hapenya untuk membalas pesan Sham.
@Vhya : Oke deh gua mau jadi pacar Lo ,asal Lo gk usah bilang² sama ortu Lu dulu ,gua belom siap jadi trending disini soalnya.
@Sham : Beneran?? yeeaaaayyy ,gua gk sedang ngehalu kan? Lu terima gua?? ahhhh akirnyaa....
vhya tersenyum membaca pesan dari Sham ,
"Segitu senangnya banget di terima" pikir vhya
@Vhya : iyaaaa beneran.. yang penting gk usah di publish dulu ,gua butuh waktu ,buat ngelupain mantan gua.
@Sham : iyaaa ,gk apa² deh ,gua tlpn boleh?
@Vhya : Gk usah deh ,gua mau tidur ,besok mau keluar lagi soalnya.
Walaupun di tolak oleh vhya untuk di tlpn tapi ttp saja Sham menelpon.
Esoknya vhya bangun kesiangan ,karena hari libur ,vhya memutuskan kembali tidur tapi kemudian........
"Udah jam berapa ini?" Teriak vhya sambil mengambil hapenya untuk melihat jam.. Kemudian dia kembali lega ,karena jam menunjukkan pukul 09:04 pagi.
Dia pun segera bangun dan mandi. setelah itu ia keluar untuk sarapan ,karena perutnya udah sangat lapar.
Di meja makan ada nasi goreng kesukaannya , sepertinya ibunya memasak nasi goreng kesukaannya kemudian sudah ke pasar untuk membeli bahan buat masak hari ini.
"Ahhhhh!! emahKu emang terbaik" Ucap vhya gembira dan langsung menyantap makanannya.
Setelah makan ia kembali ke kamar untuk mengambil handphone nya lalu menuju ke ruang tv , Dimana adiknya Abii berada.
"Abi ,tumben jam segini di rumah? tanya vhya sambil mengotak Atik handphonenya untuk menghubungi Meta.
"Lo yang tumben hari ini di rumah , biasanya juga tetap kerja kan Lo walaupun hari Minggu. udh kayak robot ajah Lo" balas Abi tanpa melihat ke vhya.
Vhya cuma mendengus kesal ,pasalnya vhya dan Abi cuma beda 1tahun lebih berapa bulan ajah ,jadi Abi tidak terlalu menganggap vhya sebagai kakaknya karena umur mereka yang berbeda tipis itu..
"Hallo Meta, Gimana Lo udah siap²??" tanya vhya saat sambungan telepon nya sudah di jawab oleh Meta.
@Meta : (.......)
"Oke ,kalau gitu gua juga siap dulu.. , nanti gua ke rumah Lo ajah ,biar naik mobil bareng" balas vhya
@Meta : (.......)
"Ya udah oke ,sampai jumpa di sana ,byyy!!" ucap vhya sambil mematikan sambungan telepon nya.
__ADS_1
Vhya kembali melihat ke arah Abi dan kemudian pergi untuk bersiap.
Setelah selesai ,vhya berpamitan kepada Abi ,untuk pergi sekalian berpesan untuk di sampaikan ke ibunya juga kalau dia udh berangkat untuk jalan² ke pantai.
Sesampainya di Tempat , ternyata semua sudah berkumpul untuk segera berangkat , ternyata mereka semua sangat semangat untuk jalan² ini..
Semua karyawan ikut , termasuk Ros dan adiknya ,juga tunangannya jangan lupa.
Agnes dan yang lain udah di dalam mobil duluan.
Vhya dan Meta dapat kebagian tempat duduk dengan Si Ipin.
karena mobil yang di pakai oleh Ros dan yang lainnya udah penuh . jadi menyebabkan Si Ipin mencari mobil lain ,dan jadilah mereka satu mobil.
Di perjalanan vhya merasa ribet dengan pesan dari Sham yang bersikeras inginmengantarnya menggunakan motor miliknya ,sedangkan pesan dari ibu vhya melarang vhya untuk berboncengan dengan motor.
Alhasil di sepanjang jalan vhya menampilkan mukanya yang kesal karena menganggap Sham terlalu overprotektif padanya.
Dia tidak menyadari kalau ia di perhatikan oleh Si Ipin yang penasaran dengan kekesalan muka vhya ,karena kaisar duduk di samping kemudi maka ia bisa melihat vhya lewat kaca mobil yang di depannya..
Namun ,si Yanti yang duduk di samping Meta tiba² muntah dan hampir mengenai celana Meta kalau dia tidak cepat mencapai kaca jendela mobil.
otomatis vhya yang paling tidak tahan melihat orang muntah langsung ikut pusing dan ingin muntah juga..
Melihat gelagat vhya yang sudah mulai pusing , kaisar meminta si sopir untuk berhenti sebentar agar memberikan waktu untuk vhya dan yang lainnya mengambil oksigen di luar jalanan yang sepi kendaraan itu.
Kaisar kemudian mengambil tisu di depannya dan di sodorkan pada vhya dengan memasang muka datarnya.
Vhya cuma bingung sebentar tapi kemudian menerima tisu dari kaisar , Pemandangan itu tak lepas dari pandangan Meta ,ia cuma tersenyum kemudian berpura-pura tidak melihat.
Vhya yang merasa agak mendingan pusingnya kemudian mengucapkan terimakasih pada kaisar ,yang hanya di balas senyuman oleh si kaisar.
Melihat senyuman kaisar ,vhya Terkesima kemudian kembali sadar dan duduk kembali pada tempatnya.
Saat di lihatnya mobil udah bersih dari bekas muntahan. Si Yanti di suruh pindah di mobil yang menyediakan obat-obatan dan minyak angin.
Perjalanan kembali di lanjutkan.. Kemudian Meta mulai mendekatkan diri ke telinga vhya dan berbisik.
"Hati² Lo ,Lo berurusan sama singa pabrik" bisik Meta sambil cengengesan kemudian kembali ke posisi nya.
vhya yang tidak mengerti ,tidak menggubris.
dia cuma melihat tisu yang di pegangnya kemudian kembali melihat di jalanan..
.
.
.
.
.
.
.
Lanjut up apa gk usah yah Hyung??
__ADS_1