
Menghadapi serangan tak terduga dari Yinzuo, reaksi Qiu Long terlihat santai. Dengan satu gerakan dari Qiu Long, tinju yang hendak meledak seketika menjadi gerakan yang menyentuh kehampaan.
"Lemah sekali" ucap Qiu Long dengan nada provokasi.
Setelah berkata demikian, Qiu Long melangkah mendekati Yinzuo.
Tampang Yinzuo berubah menjadi pucat karena ketakutan, secara tidak sadar ia berjalan mundur karena merasakan aura dingin yang menakutkan.
Pada saat ini, hati Qiu Long sudah dipenuhi dengan niat membunuh. Tampak warna bola matanya kemerahan.
"Li Jingguo dan Li Junjie hari ini aku akan membalaskan dendam kalian" ucap Qiu Long.
Napas Qiu Long berdesir semakin kencang, ritmenya mulai tidak beraturan dan seperti ada bayangan naga yang merangkak keluar dari dalam dirinya.
"Matilah"
Semuanya terjadi begitu cepat, saat Qiu Long beraksi tubuh Yinzuo sudah terpental membentur sebuah batu besar.
"Brak"
Suara tubuh Yinzuo yang menghancurkan batu hingga berkeping-keping.
Yinzuo terlihat terluka sangat parah, dari anggota tubuhnya terus mengeluarkan darah. Tampang Yinzuo kalo ini sangat mengerikan, namun ia masih bisa bernapas.
Detik berikutnya Qiu Long melangkah maju seperti malaikat maut yang penuh kebencian dan rasa ingin membunuh.
Qiu Long meraih kedua tangan Yinzuo dan memutarnya dengan kuat.
"Aarrgghh" terdengar suara teriakan yang sangat kencang dari mulut Yinzuo.
Rasa sakit yang luar biasa membuat Yinzuo menjerit kesakitan. Saat itu juga tangan Yinzuo sudah terpisah dari badannya, kali ini ia benar-benar terlihat sangat menyedihkan.
"Ampuni aku" ucap Yinzuo dengan tak berdaya.
"Kamu sudah digariskan untuk mati, namun bagaimana kamu mati itu aku sendiri yang menentukan" ucap Qiu Long dengan dingin.
__ADS_1
Qiu Long tidak akan melepaskan orang yang sudah mencelakakannya serta membunuh dua temannya.
Saat berikutnya, Qiu Long menarik tubuh Yinzuo lalu menekuk kaki kanannya lalu menendang perut Yinzuo dengan lututnya.
"Buuggh"
Tendangan Qiu Long yang keras itu seketika menghancurkan organ bagian dalam tubuh Yinzuo, dari mulutnya keluar seteguk darah yang menggumpal.
"Apakah kau tahu dua hal yang paling aku benci? Pengkhianatan dan menyakiti orang-orang ku" ucap Qiu Long sambil menginjak leher Yinzuo dengan keras.
Setelah meregang sebentar, tubuh Yinzuo langsung diam tak bergerak. Tubuhnya terkapar bersimbah darah.
"Komandan pasukan Klan Yinzhen tewas" ucap Bing Wen saat melihat Qiu Long membunuh Yinzuo.
Setelah membunuh Yinzuo, Qiu Long kembali membantu rekan-rekannya untuk menghabisi anggota pasukan Klan Yinzhen yang tersisa.
Tidak lama kemudian seluruh pasukan Klan Yinzhen habis tak tersisa, di bawah gempuran Qiu Long dan yang lainnya mereka semua musnah.
Sementara itu di bawah pimpinan Zhao Shiyu, hampir seribu orang dari Organisasi Gerbang Naga bergerak menuju Desa Baiyun. Dengan semangat api membara, mereka menuju Desa Baiyun untuk berperang melawan Klan Yinzhen.
"Benar, sepertinya mereka sudah dibantai oleh kelompok Qiu Long" sahut yang lainnya.
Zhao Shiyu menghela napas panjang melihat banyak pasukan Klan Yinzhen yang sudah tak bernyawa. Sepanjang jalan masuk ke Desa Baiyun sudah tak terhitung jumlah mayat yang tewas. Padahal sinar matahari belum bersinar terang, namun bau amis darah sudah menyebar dengan menyengat.
"Kalian tetap hati-hati, setiap kelompok jangan sampai lengah" ucap Zhao Shiyu mencoba mengingatkan.
Di Medan pertempuran utama, tampak Qiu Long dan yang lainnya sudah selesai menghabisi lawannya.
"Ketua apakah anda baik-baik saja" tanya Xiao Jian kepada Qiu Long.
"Aku baik-baik saja. Bagaimana dengan kalian?" tanya Qiu Long dengan tenang.
"Hanya Wei Sheng yang terluka, tetapi tidak parah" ujar Xiao Jian memberi tahu.
Qiu Long mengangguk pelan lalu berkata. "Sebelum kembali, aku ingin minum"
__ADS_1
Qiu Long dan kelompoknya segera duduk, dari pinggang Qiu Long ada labu kecil berisi arak. Lalu mereka meminumnya secara bergantian.
"Hari ini, salah satu pembunuh dari rekan kita sudah tewas. Minuman ini mengingatkan ku pada Jingguo, semoga ia bisa tenang" ucap Qiu Long sambil meneguk arak terakhir.
Xiao Jian dan yang lainnya menatap haru ke arah Qiu Long, mereka juga merasakan kesedihan atas tewasnya rekan mereka lima tahun silam. Baru hari ini dendam itu mulai terbalas, secara perlahan namun pasti masalah ini akan diselesaikan.
Shen Long dan Bing Wen tidak mau mengganggu kelompok Qiu Long. Mereka sedang berada dalam suasana haru, sebagai sesama pejuang di Gerbang Naga hal seperti ini sering dialami oleh setiap kelompok.
Setelah kedatangan pasukan gabungan Gerbang Naga, Shen Long beralih untuk mengatur dan menyisir lokasi yang beberapa hari terakhir menjadi tempat berkumpulnya pasukan Klan Yinzhen. Sebagian lainnya memusnahkan mayat-mayat dari Klan Yinzhen agar tidak membusuk dan menimbulkan wabah penyakit.
Qiu Long dan yang kelompoknya segera meninggalkan Desa Baiyun, mereka kembali ke tenda perkemahan mereka untuk memulihkan diri.
Setibanya di tenda, Wei Sheng segera mendapatkan perawatan khusus dari tabib serta anggota yang menangani bidang kesehatan. Hal ini sudah lumrah bagi orang-orang di Gerbang Naga. Mereka yang terluka akan selalu diberi perawatan serta pengobatan khusus agar tetap tampil baik.
"Ketua, apa rencanamu selanjutnya?" tanya Xiao Jian.
"Setelah istirahat satu hari, besok kita akan kembali ke Kota Shandian. Aku ingin mempersiapkan diri untuk ke Kota Leiyu" ujar Qiu Long dengan tenang.
"Apakah kita akan membunuh Wang Long?" tanya Xiao Jian dengan antusias.
"Ya, cepat atau lambat ia harus segera mati. Musuh utama kita adalah orang-orang Klan Mogui dan Klan Yinzhen, jadi kita harus segera membereskan masalah internal terlebih dahulu" ucap Qiu Long.
"Baik Ketua, kami akan selalu mendukungmu" ucap Xiao Jian dengan semangat.
"Bagaimana rasanya ketika sudah di tingkat Dewa?" tanya Qiu Long kepada rekan-rekannya.
"Setelah lima tahun berada di Tingkat Puncak, kami mulanya agak kesulitan untuk menembus batasan. Untungnya saja energi dari Batu Energi tersedia cukup banyak, sehingga proses penerobosan kami berjalan lancar" ujar Zhi Hao dengan senyum mengembang.
"Namun aku tidak menduga, keberadaan pendekar Tingkat Dewa cukup banyak di Klan Yinzhen. Wajar saja jika sebelumnya pihak Gerbang Naga mengalami kerugian" Zhi Hao menambahkan.
"Perlu kalian ketahui, Tingkat Dewa bukanlah puncak dari segalanya. Mulanya aku berpikir demikian, namun dalam Tingkat Dewa sendiri ada beberapa tahap yang harus dilalui. Selain itu di atas Tingkat Dewa masih ada tingkatan lain, hanya saja selama ini kita memiliki akses terbatas" ucap Qiu Long.
"Apakah semua itu berhubungan dengan Kristal Cinnabar yang pernah kau sampaikan?" tanya Xiao Jian dengan penasaran.
"Sepertinya demikian, aku juga sedang mencari informasi tentang Kristal Cinnabar. Mungkin Shen Long mengetahuinya" jawab Qiu Long.
__ADS_1