
“ Deo , katamu tadi kau yang memperkenalkan Brian dan Bella ? itu terjadi kapan ? ” kali ini pandangan Nico tertuju kepada Deo
“ iya tuan, itu terjadi 3 bulan yang lalu di acara teman saya. saya mengajak Brian dan juga Bella ke acara itu tapi itu semata mata hanya ingin mengajak mereka berdua mengikuti acara itu tidak untuk menjodohkan. ” jujur Deo
“ kenapa Bella bisa sangat cepat mencintai tuan Brian ? ” tanya Nico pada diri sendiri dengan suara pelan tapi masih bisa didengar oleh dua laki laki itu.
“ saya mengajak Bella ke acara itu karena saya ingin menghilangkan rasa sedih Bella yang terpukul karena kepergian nyonya Sofi tuan. saya tidak tau bagaimana Bella bisa mencintai Brian , mungkin saja Bella merasa nyaman dengannya” melirik ke arah Brian dan dibalas dengan tatapan sinis dari Brian
“ maaf tuan Nico, saya hanya punya rasa sebagai teman kepada bella. mungkin kata kata saya waktu itu dapat membuat Bella menghilangkan rasa sedih nya , saya tidak tau dia akan seperti ini.” ucap Brian
“ Bella sangat sering meminta izin keluar kepada saya untuk menemui seorang laki laki yang dia kagumi , tapi dia tidak memberitahu namanya. apakah itu kau ? ” tanya Nico
“ Bella memang sering datang ke kantor saya , tapi saya tidak dapat memastikan kalau laki laki itu adalah saya.” yakin Brian
“ baiklah. saya akan bicara dengan Bella kalau kau tidak mencintainya. mungkin saja dia akan berhenti menemuimu” kata Nico
“ terimakasih tuan Nico ” sedikit mengangkat kedua sudut bibirnya
“ tidak masalah, itu memang sudah menjadi tanggung jawab saya. ” ucap Nico “ apa kau masih ingin disini? ” beralih ke Deo
“ kalau tuan mengizinkan saya masih ingin disini ” jawab deo dengan wajah ceria
Nico bangkit berdiri dari duduknya “ saya mengizinkan , tapii . . . ” gantung Nico
“ tapi apa tuan ? ” tanya Deo sedikit was - was
“ tapi besok jangan datang lagi ke kantor.”
mendengar ancaman dari boss sahabatnya itu Brian sangat ingin tertawa tapi dia menahannya .
“ kau bodoh sekali ” ejek Brian saat tuan Nico sudah beranjak keluar dari cafe menuju ketempat mobil nya di parkiran
“ kenapa ? ” tanya Deo bingung
“ tidak ada , pergilah sana!. nanti kau dipecat dan tidak dapat warisan ” untuk ini Brian tidak dapat menahan tawanya.
“ sialan kau ini. aku pergi dulu ” kesal dengan tingkah Brian , Deo langsung keluar terburu buru dari cafe agar tidak ditinggal oleh boss nya itu.
“ dasar manusia bodoh ” ucap Brian yang tertuju kepada Deo walaupun sang pemilik nama sudah pergi ntah kemana.
setelah kepergian Deo dari cafe itu Brian memanggil pelayan untuk memesan makanan. Brian sengaja mengucapkan
jika ia akan makan siang di kantor , karena sudah tidak sabar mendengar hal yang ingin di bicarakan oleh Nico , ternyata itu tentang Bella yang sama sekali tidak penting baginya.
ada rasa aneh dipikiran Brian tentang perasaan Bella terhadap nya. dia hanya mencoba berempati kepada Bella atas kepergian mamanya , tetapi Bella merasakan jika Brian mencintai nya.
“ terimakasih ” ucap Brian saat pesanan nya sudah ada dia atas meja.
***
matahari sudah berada diujung barat , menampakkan warna senja yang menenangkan hati. Begitu juga dengan kegiatan di TF company yang sudah selesai beberapa menit yang lalu , hampir tidak ada lagi karyawan yang berapa di dalamnya.
yang tertinggal hanya beberapa satpam, petugas kebersihan dan juga keyla serta papa frans yang masih berada di kantor.
pekerjaan frans sudah siap dari setengah jam yang lalu, hanya saja keyla masih ingin mempelajari berkas berkas yang penting. dan Frans dengan setia menunggu putrinya itu
“ apa sudah siap key ? ” tanya Frans dengan tatapan yang menunjukkan rasa lelah dan jenuh
“ belum pa.” sahut Keyla tanpa melirik ke arah Frans dan tetap memfokuskan mata nya ke arah berkas
__ADS_1
“ apa yang kamu baca nak ? ” tanya Frans lagi dengan lembut
“ ini mengenai langkah awal pembuatan proyek baru pa” terang Keyla
“ kamu bisa membawa nya ke rumah sayang,
ini sudah mau gelap nanti mama mencari kita ” pinta Frans
“ apa itu bisa pa ? ” mengangkat kepalanya mengarah ke Frans dengan raut wajah penasaran
“ tentu saja bisa , apa kau lupa ini perusahaan papa ” kata Frans diikuti senyum yang mengembang
“ astaga. Keyla lupa ini kan perusahaan papa ” ucap keyla sembari tertawa kecil tapi tidak menghilangkan raut wajah lelah nya.
“ keyla " panggil Frans lembut
“ iya pa ? ” tanya Keyla serta sejenak mengalihkan perhatiannya dari berkas yang sedang dia bereskan untuk di bawa pulang kerumah
“ apa besok kau bisa mengganti kan papa di kantor ? ” balas Frans dengan pertanyaan juga
“ emangnya ada apa ? apa papa ada urusan?” mereka berdua sama sama menunjukkan raut wajah yang sulit dibaca. papa dan putri itu sejenak diam dan saling berpandangan
“ besok papa ada urusan di luar kota selama sebulan ,apa kau mau mengganti kan papa untuk selama itu ? ” tanya frans kemudian
seingat Keyla papanya tidak pernah berurusan di luar kota sampai selama itu.
ada sedikit rasa curiga di dalam hatinya , tapi Keyla mencoba menghilangkan dugaan itu.
ini kali pertama papa frans memohon kepada Keyla. Keyla tidak tau dia mampu apa tidak untuk mengganti kan papanya itu dengan waktu yang baginya sangat lama.
tapi untuk menolak permintaan papanya, itu tidak akan pernah terjadi. Keyla dengan suara yang ragu tapi pasti “ tentu . . tentu pa. Keyla akan menggantikan papa ”
mendengar jawaban dari keyla, membuat Frans senang bercampur sedih. dia sangat ingin memberi tau apa yang terjadi kepada putrinya itu, tapi dia tidak bisa. karena larangan dari istrinya.
ajakan keyla membuyarkan lamunan Frans , dia tidak bisa seperti ini. dia sangat tidak bisa membohongi putri nya untuk masalah ini. Frans tidak ingin membuat Keyla kecewa,
dia sungguh dalam dilema besar.
***
malam harinya ,
Keyla, Frans dan juga Helena berkumpul di ruang keluarga sambil menatap ke layar tv.
Ya, setelah makan malam tadi yang diselingi dengan obrolan dan canda tawa bisa membuat pikiran Frans dan Helena yang dipenuhi dengan keberangkatan besok sejenak teralih.
“ papa .. ” ucap keyla memulai percakapan
“ apa key ? ” mengalihkan pandangannya dari layar tv ke putri kesayangannya itu
“ jam berapa papa akan berangkat? ”
“ jam 04.30 a.m key ”
“ kenapa secepat itu ? ” heran keyla. raut wajah keyla seolah menunjukkan kecurigaan kepada papanya. Frans dapat membaca sorot mata Keyla yang seperti sedang mengintimidasi dirinya.
sekali lagi tatapan mereka terkunci sejenak.
Frans sangat bingung memutuskan keputusan yang baik sekarang.
__ADS_1
“ apa papa sedang membohongi Keyla ? “ tidak mendapat jawaban dari sang papa, Keyla kembali bertanya untuk melihat ekspresi dari papa frans
“ a .. apa, tidak sayang papa tidak mungkin membohongi mu ” ucap Frans gugup tapi tetap menampilkan raut yang biasa saja agar Keyla tidak curiga lagi.
Frans melirik ke arah Helena yang sudah meneteskan air mata dan dengan cepat menghapus nya agar tidak dilihat oleh keyla.
Ya Tuhan , ini sangat menyakitkan bagiku. batin Frans
“ mama , apa mama sudah membereskan perlengkapan papa ? ” ucap keyla setelah menghilangkan rasa curiga terhadap papanya.
“ tentu saja sudah sayang, mama juga udah menyiapkan perlengkapan mama ” kata Helena dengan mengembangkan senyumnya.
“ perlengkapan mama ? maksudnya ? ” bingung Keyla
“ apa papa belum memberi tau mu ? kalau mama juga ikut ? ” melirik ke arah Frans yang dibalas dengan gelengan kecil dari frans
“ Keyla, mama hanya ingin menemani papa disana. kau sendiri tau kan jika papa mu ini sangat tidak bisa menyiapkan perlengkapan nya sendiri kalau berangkat kerja” jelas Helena dengan tawa kecil yang terlihat seperti dipaksakan
“ baiklah ma , pa. Keyla ke kamar dulu. tolong bangunkan Keyla sebelum kalian berangkat ”
beranjak berdiri dari sofa yang ia duduki sedari tadi
“ selamat malam sayang ” lirih Helena , memperhatikan punggung putri nya yang bergerak menjauh dari tempat sebelumnya
“ apa dia akan baik baik ? ” tanya Helena melirik ke arah Frans dengan mata sendu.
“ jangan khawatir dia akan baik baik saja” ucap Frans mencoba merengkuh tubuh istrinya itu agar sedikit tenang “ mari kita beristirahat” sambungnya.
•
•
•
•
•
•
•
•
halo semua,
Dinda minta maaf jika cerita nya masih kurang bagus. Dinda juga masih baru belajar menulis cerita dan ini karya pertama dinda.
dan juga Dinda tidak bisa update part setiap hari , karena ini hanya selingan dinda.
sekali lagi maaf jika mengecewakan.
dan buat yang udah membaca dan like karya Dinda , terimakasih banyak 🤗.
kalian sudah sangat mengapresiasi dinda untuk semangat menulis cerita ini sampai tamat :)
jangan lupa like dan vote ya..
^ gamsamhamnida ^
__ADS_1
Keyla Tilaar