
'hey jin,sekarang giliran ku untuk jaga,apakah semua kerjaan sudah beres',
'ohh ia bang,semua sudah beres dan barang barang sudah semua saya rapikan'
'ok kalau begitu kamu bisa pulang ini juga sudah waktunya pergantian jam kerja'
'ia mas,kalau begitu saya pulang duluan'
'siap jin,hati hati di jalan'
setelah itu jin langsung meninggalkan tempat kerjanya,dia bekerja di sebuah minimarket setelah kematian kedua orang tuanya dia bekerja demi bisa melanjutkan hidupnya dan untuk melanjutkan sekolahnya,saat ini dia adalah anak yatim piatu dan dia sudah tidak punya keluarga lagi..
saat sedang asik jalan menuju rumah di persimpangan jalan dia melihat anak kecil yang di kelilingi oleh 3 orang berbadan besar,dan anak kecil tersebut berteriak meminta pertolongan,tanpa berfikir panjang jin langsung berlari menuju kesana untuk menolong anak kecil tersebut,meski di dalam hatinya juga merasakan takut,tapi dia adalah orang yang tidak bisa melihat orang lain di tindas
'hey berhenti,,apa yang kalian lakukan 'ucap jin sambil ngos-ngosan karna berlari kesana..
'jangan ikut campur anak bau kencur,apa kau mau kehilangan nyawamu',ucap salah satu pria berbadan besar
jin yang di ancam tidak gentar dia melihat situasi untuk menyelamatkan anak kecil yang sedang di kepung,banyak rencana yang dipikirkannya tapi semuanya berakibat fatal untuk jin.
'aku tak bisa mengalahkan mereka,tapi setidaknya aku harus bisa memberikan waktu untuk anak kecil itu lari dari sini,'ucap jin dalam hati
tanpa pikir panjang jin langsung menerjang ke arah preman yang dekat dengan anak kecil tersebut dan langsung menendang dengan keras..
bugggg..
akhhhh..
orang yang di tendang jin langsung tersungkur dan terlempar ,setelah itu jin menarik anak kecil tersebut ke arahnya..
'dek kamu tidak apa kan'
'ia kak saya tidak apa apa,saya hanya takut kak'.ucap anak kecil itu sambil menangis
'tidak apa apa,kakak akan menolong mu,setelah ini kakak akan menghadang mereka kamu cepatlah lari dari sini'.ucap jin
'tapi kakak bagaimana',
'tidak apa kakak akan melawan mereka ingat kamu cepatlah lari setelah kakak menghadang mereka'
anak kecil itu hanya bisa mengangguk pasrah,setelah itu jin sudah bersiap untuk menerjang salah satu preman yang mendekatinya,sebelum bergerak jin menyuruh anak kecil itu lari ..
'sekarang cepat lari,dan jangan menoleh kebelakang lagi',ucap jin
__ADS_1
setelah anak kecil tersebut berlari jin langsung menerjang preman tersebut,tapi naas preman tersebut berhasil menghindar dan langsung menendang dada jin dengan keras.
'bugggghhh.
akhhhhhh.
edi terlempar dan langsung tersungkur di jalan.
'itu akibat kamu telah menggagalkan rencana kami,sebagai balasan nyawamu yang akan kami ambil,hahahahah',
ucap salah satu preman
'ahh sakit sekali,apa ini akan menjadi akhir hidupku,tapi untung saja anak kecil itu bisa selamat,maafkan aku ayah dan ibu aku akan segera menyusul kalian,'ucap jin di dalam hatinya sambil tersenyum..
para preman yang melihat jin tersenyum semakin emosi dan mereka langsung menghajar jin yang masih tergeletak di jalan sampai jin sama sekali tidak bergerak dan nafasnya sudah berhenti ...
di tempat yang gelap dan sepi seutas jiwa melayang di kekosongan dengan cahaya yang sangat terang,tidak diketahui sudah berapa lama itu..
'uhh di mana ini kenapa gelap sekali,aku kan sudah mati kenapa aku ada di tempat seperti ini'ucap jiwa tersebut yang tak lain adalah jin..
tak terasa jiwa itu semakin lama berada di kekosongan sampai
1 tahun
100 tahun
1000 tahun..
di sebuah singgasana terdapat sang pencipta yang sedang melihat seluruh alam,tidak sengaja ia melihat sebuah jiwa yang bersinar dengan terang di sebuah kekosongan.
'ternyata ada jiwa murni yang terdampar di kekosongan,mungkin dia adalah calon yang bagus untuk ku berikan tugas menyelamatkan tempat itu'ucap sang pencipta
setelah itu ia mendekati jiwa itu yang tak lain adalah jin
'wahai jiwa yang murni,apakah kamu mau ku hidupkan kembali dan memiliki kehidupan kedua'
jin yang mendengar suara dari seorang yang tidak dia kenal langsung menoleh dan di melihat sosok yang sangat agung dan bersinar..
'siapa kamu'ucap jin
'hahaha,kamu adalah satu satunya jiwa yang tidak takut melihat ku,menarik'
'siapa kamu,dan apa maksudmu dengan kehidupan kedua'
__ADS_1
'saya adalah orang yang membuat semua yang ada di dunia ini,bisa kamu sebut sang pencipta'
jin yang mendengar itu sontak terkejut,tapi dia masih agak ragu..
'bagaimana,apakah kamu mau atau tidak'
'saya mau,tapi apakah saya akan terlahir ke bumi lagi'
'tidak,kamu akan aku kirim ke dunia lain,dunia kultivator,dimana yang kuat akan menginjak yang lemah,apakah kamu mau'
'sa..saya mau'ucap jin
'baiklah saya akan mengirimmu kesana,sebagai hadiah dari ku,akan ku berikan kamu tubuh dewa element,tubuh yang terkuat dari seluruh tubuh yang ada di dunia ini dan tehnik kultivasi dewa element'
setelah itu sebuah cahaya yang terang keluar dari tangan sang pencipta dang langsung membungkus jiwa jin,sesaat kemudian jiwa itu menghilang dari kekosongan..
'mudah mudahan dia tidak mengecewakan ku'ucap sang pencipta sambil tersenyum
di hutan yang lebat dan banyak terdapat hewan spiritual dan hewan iblis,terlihat cahaya yang sangat terang jatuh dari langit menuju hutan terdalam..
sesosok tubuh yang masih berusia sekitar 18 sampai 20 tahun melayang di dan sedikit demi sedikit jatuh di atas tanah,tidak berapa lama sosok tubuh itu membuka matanya,..
'ahh tempat apa ini kenapa aku ada di hutan'
setelah lama linglung ada berbagai informasi yang mengalir di kepala jin itu adalah semua informasi dunia yang dia tempati sekarang beserta tentang tubuh dan tehnik kultivasi yang di berikan oleh sang pencipta,
'ahhkkkkk'
'akhhhhhh'
jin berteriak kesakitan karna semua informasi itu,dia memegang kepalanya sambil berguling di tanah,setelah 1 jam dia mulai merasa baikan dan sakit di kepalanya semakin menghilang..
'hossss'
'hossss'
'tadi itu sakit sekali,tapi itu sepadan dengan informasi yang aku dapatkan,,jadi ini adalah hutan larangan,banyak hewan spiritual dan iblis di sini,dan saat ini aku sedang berada di wilayah kekaisaran Qin,
sebaiknya aku mencari tempat untuk beristirahat dan mempelajari tehnik kultivasi dewa element'ucap jin
setelah itu jin berkeliling hutan mencari tempat berlindung,untung dia tidak melihat hewan yang berbahaya,kalau tidak dia sudah mati,karna dia masih lemah,
setelah sekian lama akhirnya dia melihat gua di dekat air terjun,dan langsung mendekatinya dengan hati hati sambil terus waspada..dengan sangat hati hati jin masuk dan dia tidak menemukan apa apa di dalam dan dia merasa sangat lega,
__ADS_1