KEHIDUPAN KEDUA DI DUNIA KULTIVATOR

KEHIDUPAN KEDUA DI DUNIA KULTIVATOR
PERTEMUAN PERTAMA


__ADS_3

semua orang yang melihat itu hanya bisa membuka mulutnya,mereka seakan tidak percaya karna pemimpin mereka yang kuat dikalahkan hanya dengan satu tendangan..


demikian juga dengan ketiga gadis itu mereka semua hanya bisa bengong melihat itu


sedangkan yura yang berada tepat di belakang pemuda itu merasa jantungnya berdetak dengan kencang,dia melihat orang yang menolongnya masih sangat muda seumuran dengannya,melihat pria itu dengan sangat teliti,tubuh yang tegap,rambut hitam panjang tergerai berkibar terkena hembusan angin..


'siapa pria ini,dia sangat kuat dan juga kenapa dengan jantungku kenapa berdetak sangat cepat',ucap yura dalam hati


setelah menendang pimpinan itu jin menoleh kebelakang,dia melihat gadis yang sangat cantik bak dewi,tapi kondisinya sangat berantakan,dengan cepat dia membuka jubah luarnya dan dengan lembut jin menutupi tubuh yura dengan jubahnya,sambil tersenyum dengan lembut dia berbisik kepada yura..


'apakah kamu baik baik saja'


yura yang melihat wajah tampan dan senyum yang sangat indah,hanya bisa terpana dan masih belum menjawab pertanyaan jin,sampai jin yang melihatnya bertanya sekali lagi


'apakah kamu baik baik saja'


yura pun kembali tersadar dari lamunannya dan dengan muka yang memerah menahan malu menjawab pertanyaan jin


'sa..saya tidak apa,cuman sedikit luka dalam saja'ucap yura sambil menundukkan kepalanya karna malu


kedua saudari yura juga sempat terpana melihat wajah jin yang tampan,tapi cuman sebentar dan mereka sadar kembali dari lamunannya ..


'terimakasih saudara telah menolong kami'ucap yuzi dan yuki bersama sama sambil membungkukkan badannya


'sama sama kalian cepatlah menjauh dari sini,saya akan membereskan mereka terlebih dulu'ucap jin sambil menunjuk ke sisa orang sakte tengkorak


setelah itu ketiga gadis itu mundur perlahan menjauhi area pertarungan,mereka hanya memperhatikan dari jauh,sedangkan jin kembali melihat para bajingan itu,orang orang yang tersisa berkumpul jadi satu,mereka semua ketakutan melihat kekuatan pemuda yang baru datang itu..


'tuan tolong jangan bunuh kami,kami hanya menjalankan tugas dari pimpinan kami'ucap salah satu anggota dengan ketakutan


'heheh baiklah aku akan melepaskan kalian,dengan satu syarat,jika kalian bisa selamat setelah menerima jurus ku ini'


'seribu pedang element'ucap jin sambil mengibaskan tangannya


tiba tiba ada cahaya yang terang dari atas langit mengarah ke sekumpulan orang itu,semakin dekat terlihatlah ribuan pedang yang turun dari langit dengan sangat cepat,setelah itu orang yang tersisa hanya bisa pasrah melihat pedang pedang itu mendekati mereka..


'swuuussss'


'swuussss'


'swuusss'


'jlebbb'

__ADS_1


'jlebbb'


'jlebbbb'


dan pada akhirnya semua orang yang tersisa mati dengan luka yang sangat parah,dan terlihat juga kerusakan yang sangat besar di area itu..


jin yang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepalanya,sebenarnya dia ingin melihat kekuatan jurus pedang ke duanya,dan dia juga hanya menggunakan 30% kekuatannya tapi hasilnya masih sangat mengerikan,dia sempat berfikir bagaimana jika dia menggunakan 100 persen kekuatannya,dia hanya bisa menggelengkan kepalanya..


sedangkan ketiga wanita yang melihat akhir dari para musuhnya hanya terdiam tidak bisa berkata apa apa,mereka juga sangat terpana dengan jurus yang di keluarkan jin,jurus area dengan kerusakan yang luar biasa..


karna masih syok,mereka sampai tidak sadar kalau jin sudah berdiri di depan mereka ,sampai akhirnya jin membuyarkan lamunan mereka..


'bagaimana keadaan kalian bertiga'


yuzi yang pertama sadar langsung bersuara..


'kami baik baik saja saudara,terimakasih atas pertolongannya kalau saudara tidak ada saya tidak tau bagaimana nasib kami bertiga'ucap yuzi


sedangkan yura masih menatap jin dengan muka yang sudah memerah,jin yang melihat itu mengira yura demam,dan tanpa menunggu lama dia langsung meletakkan tangannya di kening yura


'kamu tidak demam,tapi kenapa wajahmu memerah,kamu baik baik saja kan'


sontak saja yura langsung terkejut dan wajahnya semakin memerah karena malu


yuki yang melihat itu merasa heran dengan saudarinya baru kali ini dia melihat yura salah tingkah di depan seorang pria,melihat tingkah yura membuatnya tertawa..


'hahahaha kakak yura ternyata bisa juga salah tingkah di depan pria'


yura yang mendapatkan ledekan dari yuki langsung menyambar ke arah yuki dan menutup mulutnya..


dia sangat malu sekarang,ingin rasanya dia membuat lubang dan mengubur wajahnya...


setelah semua kekonyolan itu mereka berempat beristirahat di sebuah pohon dekat sungai..


yuki yang tidak bisa diam menghampiri jin yang duduk di dekat jin ..


'kakak kalau boleh tau siapa namamu'


'aku sampai lupa memperkenalkan diri,aku jin dan kalian semua'


'aku yuki,dan yang ini kakak ku yuzi,sedangkan yang dari tadi malu malu,namanya yura kak'ucap yuki sambil tertawa cekikikan melihat yura yang malu malu dari tadi


yuzi yang mendengar adiknya berbicara hanya bisa geleng geleng kepala.sedangkan yura,sudah mulai kesal dengan yuki,karena terus menjahilinya..

__ADS_1


jin yang melihat itu hanya tersenyum,dan sesekali dia mencuri pandang ke arah yura..


'kenapa kalian bisa berurusan dengan orang orang tadi'ucap jin


'sebenarnya kami tidak ada masalah dengan mereka,cuman saat kami sedang beristirahat,mereka menyerang kami'ucap yura


'jadi seperti itu,trus apa yang kalian lakukan di hutan ini,hutan ini sangat berbahaya untuk kalian apalagi kalian sudah memasuki kawasan tengah hutan ini'


mereka bertiga kaget karna tidak tau kalau sudah memasuki area tengah hutan larangan...


'kami tidak tau kalau sudah memasuki area tengah hutan larangan,sebenarnya niat kami cuman berburu sambil berlatih di area luar saja'ucap yuzi


'terus kakak kenapa bisa ada disini'ucap yuki


'oohh.. kalau aku sedang berlatih dan mencari pengalaman bertarung,dan juga aku dari awal tinggal di hutan ini,tepatnya di bagian paling dalam'


ketiga gadis itu dibuat kaget lagi oleh kata kata jin,mereka berfikir apakah dia berkata jujur,sedangkan orang yang sudah di ranah penguasa saja berfikir untuk memasuki area terdalam hutan larangan ini..


'setelah kalian pulih kembalilah,jangan masuk ke hutan terlalu dalam,dan aku juga harus pergi untuk berlatih lagi'ucap jin


yura yang mendengar itu merasa ada sesuatu di hatinya yang tidak terima jika pria itu pergi,sambil menunduk melihat jubah pria yang dia pakai untuk menutupi tubuhnya,dia mengepalkan tangan nya dengan kuat..


akhirnya setelah mengumpulkan keberanian yura berkata kepada jin.


'jin bisakah kita bertemu lagi suatu saat nanti'


jin yang ditanya hanya bisa diam beberapa saat dan tersenyum kepada yura..


'jika ada takdir kita pasti bisa bertemu lagi'


yura yang mendengar itu hanya diam,dengan tiba tiba dia melepaskan gelang giok yang ada di tangannya dan mendekati jin


'jin ini adalah gelang keberuntungan yang di berikan ibuku,ini akan ku berikan kepadamu sebagai ucapan terimakasih ku'


kemudian yura memberanikan dirinya untuk memasangkan gelang itu ke tangan jin..


'terima kasih,akan ku kembalikan gelang ini kepadamu jika kita bertemu lagi,dan sekarang aku harus pergi,kalian bisa tenang untuk kembali karna moster di area ini tidak akan mengganggu kalian'


setelah itu jin langsung pergi dengan sangat cepat hanya menyisakan hembusan angin,


yura yang melihat itu hanya bisa melihat kepergian jin tanpa sepatah katapun sambil bergumam


'aku akan selalu menunggumu jin'

__ADS_1


__ADS_2