
Selamat membaca 💃
Saat ini alan dan ciko telah sampai di halaman markas DOD....
"Mari tuan ikuti saya masuk kedalam , Queen sudah menunggu anda didalam " * ucap ciko
Alan hanya diam tidak menjawab perkataan ciko sehingga ciko langsung mengiring alan menuju ruang rapat tempat vanka dan lainnya berada....
Sekarang alan dan ciko telah sampai di depan pintu masuk ruang rapat , ciko langsung mengetuk pintu pertanda meminta izin masuk kedalam ruang rapat , sedangkan alan hanya diam saja sedari tadi .....
Vanka yang mendengar suara ketukan pintu langsung menyuruh agung untuk membukakan pintu , sedangkan yang lainnya langsung melihat kearah pintu karena mereka sangat penasaran siapa orang terakhir yang vanka maksudkan ....
Saat agung membuka pintu dengan selebar-lebarnya , 7 orang kecuali vanka dan viona menatap heran orang asing yang berada di belakang tubuh ciko , sedangkan alin dan elin menatap tidak percaya kalau vanka berhasil membawa alan ke negera J.....
"Masuklah" * ucap vanka
Alan dan ciko langsung masuk kedalam ruang rapat , ciko langsung mempersilahkan alan untuk duduk di kursi samping kanan dari vanka dan ciko kembali ke pintu untuk menutup kembali pintu ruangan itu....
"Baiklah , sekarang semuanya sudah berkumpul di ruangan ini , dan untuk tuan alan , selamat datang di markas DOD " * ucap vanka
Alan yang mendengar kata DOD dari wanita di depannya langsung kaget tapi alan menutupi rasa kagetnya dengan wajah datar....
(Jadi ternyata sekarang aku sedang di markas DOD , bagaimana bisa aku jadi bodoh seperti ini sehingga aku tidak mengetahui kalau ini markas DOD , tapi siapa gadis kecil ini , kenapa mereka semua yang berada di ruangan ini sangat menghormatinya , apa dia Queen DOD , dia masih kecil bagaimana bisa kalau dia adalah Queen mereka , tapi kalau memang benar dia adalah Queen mereka , seberapa hebat kemampuannya sehingga dia bisa menjadi seorang Queen mafia DOD , tunggu....tunggu... , kenapa aura ini serasa tidak asing bagiku , siapa sebenarnya gadis kecil ini , kenapa aura yang dia keluarkan sama persis dengan aura yang biasa Queen devanka tunjukan padaku , apa dia yang telah membobol sistem keamanan laptopku ,sepertinya ada yang tidak beres) *batin alan
__ADS_1
"Yaaa.... , terima kasih atas sambutannya " * ucap alan dengan datar
"Mari kita mulai rapat siang ini" *ucap vanka
"Pertama-tama aku berterimah kasih untuk alin , elin , tuan rama dan tuan alan yang sudah mau bergabung dengan kami untuk satu tujuan untuk mengalahkan ketua mafia black rose yaitu david , aku selaku Queen mafia DOD mengucapkan selamat atas bergabungnya kalian bersama kami " * ucap vanka
"Kita lanjut , rencana kali ini akan di bagi menjadi 5 rencana yang akan di jalankan dengan waktu yang bersamaan tapi berbeda tempat serta beda misi di setiap rencananya sampai dimana hari yang kita tunggu untuk mengalahkan david tiba, rencana tersebut diberi nama rencana A sampai E " * ucap vanka lagi
"Queen , kenapa rencananya sebanyak itu , apa kita tidak bisa langsung mengalahkan saja ketua david dengan 1x tempur " * ucap vino
"Pertanyaan yang bagus , tapi aku memiliki rencana lain untuk mengalahkannya , dan rencana ini disebut pelan tapi pasti , apa ka vino sudah mengerti " * ucap vanka
"Yaa...baiklah Queen" * ucap vino
"Selanjutnya rencana B yaitu bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla , apa kalian mengerti semua rencana yang aku sampaikan ? , rencana A sampai E yang ku katakan tadi hanya untuk membuat pertahanan mafia black rose jadi terpecahkan sehingga david tidak memiliki perlindungan yang banyak lagi , bagaimana apa kalian setuju ? " * ucapku panjang lebar
"Kami semua setuju dengan rencana yang kamu katakan , itu bukanlah rencana yang buruk , benarkan ? " * ucap rama dan di angguki oleh semua orang dalam ruangan kecuali vanka
" baguslah kalau kalian menyetujui rencana yang ku buat , sekarang aku akan membuat 5 tim dan masing-masing tim terdiri dari 2 orang pemimpin dan 3.000 anggota DOD bagaimana? " * ucap vanka
"Setuju" * jawab mereka serempak
"Baiklah , tim pertama yang akan menjalankan rencana A adalah Bianca dan ka vino , tim kedua adalah Agatha dan Ka ciko , tim ketiga adalah Alin dan ka agung , tim keempat adalah elin dan tuan rama dan tim kelima adalah lenka dan tuan alan , aku mohon berkerja samalah yang baik , aku ingin kalian kalian kembali dengan aman setelah selesai melaksanakan misi dariku ini , sedangkan aku dan ka viona akan memantau kalian dari sini sesuai dengan keahlian kami berdua " * ucap vanka lagi yang langsung di angguki mereka semua
__ADS_1
"untuk bianca , agatha dan lenka kembalilah setelah 2 minggu dan pastikan saat kalian kembali misi kalian sudah selesai , karena darren dkk akan mengajak kita untuk melakukan party kecil-kecilan sebelum mereka kembali kenegara B " * ucapku
"Siap Queen" * jawab ketiga sahabat vanka bersamaan
"Sekarang kalian bersiaplah , malam ini kalian akan melakukan misi yang aku katakan tadi" * ucap vanka lagi
Setelah mendengar perkataan vanka , semua yang berada di dalam ruangan itu langsung membubarkan diri kecuali vanka , rama , alin , elin dan alan....
Ketika yang lainnya sudah pergi , Kini di ruang rapat tersisa Vanka , rama , alin , elin dan alan , mereka saling menatap apalagi alan yang menatap vanka dengan tatapan penuh pertanyaan......
"Apa kamu yang membobol sistem keamanan laptopku ? " * tanya alan sambil menatap vanka dengan tatapan menyelidiki
"Yaaa...., aku yang melakukannya " * jawab vanka dengan santai
"Siapa kamu sebenarnya? kenapa aura yang kamu keluarkan sama persis dengan seseorang yang aku kenal ? " * tanya alan
"Karena dia adalah Queenmu , Queen mafia black rose yang telah mati 3 tahun lalu akibat david brengsek itu , tapi tuhan berkehendak lain pada Queenmu yang tak lain adalah Devanka Violeta Mahendra , tuhan memberikan kehidupan kedua untuk jiwa Queenmu tapi jiwanya hidup ditubuh gadis kecil didepanmu sekarang , ini memang sangat mustahil tapi inilah kenyataannya , terserah kamu mau percaya atau tidak itu terserah padamu " * bukan vanka yang menjawab tapi Alin yang menjawab pertanyaan dari alan yang membuat alan langsung diam mematung
Alan yang mendengar perkataan alin langsung terdiam dan mematung , antara percaya atau tidak tapi ini adalah kenyataan , sedangkan vanka hanya diam sedari tadi , tak berselang lama alan langsung memeluk erat tubuh vanka yang berada di depannya sehingga vanka sulit untuk bernafas....
Hallo guysss.....
Jangan Lupa VOTE , LIKE DAN KOMEN YAH...
__ADS_1
Salam 1 Hoby 😍