Kehidupan Kedua Mafia Girl

Kehidupan Kedua Mafia Girl
Eps 58


__ADS_3

Selamat membaca 🎁


" Ka vino ayo bangun ka , ka ayo bangun , apa kaka tega meninggalkan kami , ayo bangun ka , katakan sesuatu atau vanka akan membunuhku jika aku pulang nanti , Hikss " * tangis bianca sambil mengguncangkan tubuh vino yang sudah tidak bernyawa itu


" ayo cepat angkat ka vino dan membawanya ke markas , cepat hikss hikss " * ucap bianca lagi sambil menangis histeris


para anggota BSS langsung berkumpul di tempat vino terbujur kaku , Mereka semua sangat sedih melihat vino yang sudah tidak bernyawa dan bianca yang menangis dengan histeris...


Zaka dan aldy langsung mengangkat tubuh vino di ikuti bianca serta seluruh anggota BSS dan langsung membawanya kedalam mobil dan langsung menginjak gas menuju markas dengan harapan vino masih bisa di selamatkan....


Di sepanjang perjalanan menuju markas bianca masih saja menangis histeris mencoba membangunkan vino tapi itu adalah hal yang sangat mustahil karena vino sudah tidak bernyawa lagi....


Sesampainya di markas , Bianca langsung menyuruh zaka dan aldy membawa tubuh kaku vino ke dalam markas untuk segera di periksa oleh dokter pribadi BSS ...


" Cepat kalian periksa ka vino sekarang juga dan pastikan dia baik-baik saja kalau tidak akan ku bunuh kalian semua , hikss hikss " * teriak bianca setelah sampai di ruangan dokter pribadi BSS


Dengan cepat dan gugup para dokter langsung memeriksa keadaan vino , tapi hasilnya tetap saja sama yaitu vino sudah tidak bernyawa lagi , tapi mereka takut untuk menyampaikannya pada bianca ...


Zaka dan aldy yang menyadari gelagat ketakuatan dari para dokter langsung mengetahui maksud dari ekspresi mereka dan mencoba bebiacara pada bianca..


" Deputy tenangkan dirimu , maaf kan kami tapi TK vino sudah tidak bernyawa lagi " * ucap zaka dengan sedih


Bianca langsung menangis histeris mendengar perkataan zaka , Bianca langsung memukul wajah salah satu dokter yang berada di situ membuat dokter itu langsung terlempar dengan kuat dan mengeluarkan darah dari mulut dan hidungnya...


" Deputy tolong jangan seperti ini , Tenangkan dirimu , relakanlah kepergian TK vino , tuhan yang maha memberi dan juga yang mengambil , mungkin ini sudah takdir dari tuhan untuk TK vino , jangan menyalahkan diri deputy karena semua ini adalah perbuatan mafia BR dan aku pastikan akan membalas kematian TK vino " * ucap zaka menenangkan bianca


" Hiksss hiksss hikss , Ka vino aku berjanji padamu di depan mayatmu saat ini , aku akan membunuh seluruh mafia BR dan akan membalaskan atas kematianmu , jujur saja aku belum siap kehilangan orang terdekatku , Apa yang akan vanka lakukan jika dia mendengar kabar buruk ini ka vino , kaka juga tau betapa vanka tidak menyukai hal seperti ini , aku takut jika dia mengetahui hal ini , vanka akan melakukan hal buruk , tenanglah di alam sana ka , terpujilah nama tuhan " * ucap bianca sambil menangis


Bianca mengambil ponsel dari saku celananya untuk menguhubungi vanka dan memberitahukan berita buruk ini...


Dengan perasaan sedih bercampur takut , Bianca mencoba memberanikan dirinya untuk menguhubungi vanka...


" Ha Hallo Vanka " * ucap bianca terbata saat panggilan tersebut terhubung dengan vanka

__ADS_1


" Ya hallo , apa misi kalian berhasil ? " *ucap vanka


" Maafkan aku , hikss hikss " * tangis bianca langsung pecah membuat vanka kebingungngan


" Heyy ada apa denganmu , apa yang terjadi bi ? " * tanya vanka panik


" Ka vino van , ka vino , Hikss hikss " * ucap bianca dengan tangisan pilu


" tenangkan dirimu , apa yang sebenarnya terjadi ? " * ucap vanka


" Ka vino sudah tidak ada lagi van , ini semua salahku , aku tidak bisa menjaga orang terdekatku , aku penyebab kematian ka vino , hikss hikss , tolong maafkan aku vanka , hukumlah aku " * ucap bianca menyalahkan dirinya sendiri


Sedangkan vanka yang mendengar berita buruk ini langsung terdiam , pikirannya langsung blank setelah mendengar perkataan bianca ...


" Hallo vanka , ini semua adalah salahku , aku akan menerima apa saja hukuman darimu , apapun itu , bahkan jika kamu menghukum mati diriku , aku siap menerimanya , hikss hikss " * ucap bianca


" Kembalilah besok pagi ke nengara B , bawalah mayat ka vino , kita akan menguburkanya di makam markas utama , ajak zaka dan juga aldy , aku akan memberitahukan hal ini pada yang lain dan akan berangkat saat ini juga , tenangkan pikiranmu dan jangan menyalahkan dirimu sendiri , aku tutup telfonnya " * ucap vanka langsung memutuskan panggilan tersebut


Setelah menutup panggilan dengan bianca , Vanka langsung menitikan air matanya...


Agatha , ciko , Viona dan aslan yang mendengar teriakan vanka dari dalam kamar langsung keluar dari kamar mereka masing-masing dan langsung menuju pintu masuk kamar vanka..


" Vanka , apa yang terjadi , kenapa kamu teriak , buka pintunya " * ucap agatha sambil mengedor-ngedor pintu vanka karena khawatir


Sedangkan di dalam kamar vanka langsung menangis dengan histeris membuat mereka berempat menjadi tambah khawatir dengan keadaan vanka di dalam kamar...


" Hiksss , kenapa aki selalu kehilangan orang yang aku sayang , kenapa selalu saja orang terdekatku pergi karena diriku sendiri , apa aku memang pembawa sial , kenapa , kenapa , Hikss hikss " * teriak vanka lagi sambil menangis histeris dan meninju kaca rias di depannya


" Vanka buka pintunya , apa yang sebenarnya terjadi , buka pintunya " * teriak agatha khawatir


Vanka tidak mendengarkan teriakan agatha dari luar kamar , vanka masih saja menangis histeris merasa dirinya pembawa sial sampai dia tidak bisa menjaga orang terdekatnya padahal dia memiliki kemampuan untuk melihat apa yang akan terjadi di masa depan..


" Mafia black rose , yahh kalian akan menanggung semua ini , aku pastikan aku akan memusnahkan kalian semua , tunggu saja pembalasan dariku , hikss hiksss , ka vino , kaka tenang saja , aku akan membalaskan kematianmu berkali-kali lipat dari apa yang mereka lakukan padamu , tenang dan damai di alam sana ka " * ucap vanka

__ADS_1


Mereka berempat yang ada di luar kamar vanka sedari tadi sudah sangat mengkhawatirkan keadaan vanka sehingga mereka berinisiatif mendobrak pintu kamar vanka...


Brukkkkkkkk


1 tendangan dari ciko membuat pintu kamar vanka terbuka dengan lebar , dengan cepat mereka berempat masuk dan berjalan kearah vanka yang sedang menangis histeris dengan tangan yang mengeluarkan darah akibat meninju kaca rias di kamar vanka..


" Vanka , apa yang sebenarnya terjadi , kenapa kamu menjadi seperti ini " * ucap agatha sangat khawatir sambil memeluk vanka dan menenangkan vanka tapi vanka langsung terdiam tak menjawab pertanyaan agatha


" Ka ciko tolong panggilkan dokter " * ucap agatha


" Siap deputy " * ucap ciko sambil berlari keruang kesehatan pribadi mafia DOD


" Queen , tolong jangan seperti ini , coba Queen menceritakan pada kami apa yang sebenarnya terjadi " * ucap viona


" Ka vino sudah tiada saat pertempuran melawan mafia BR , persiapkan diri kalian dan berkemaslah karena saat ini juga kita akan pergi ke negara B untuk melakukan pemakaman ka vino di markas utama , pergilah berkemas sekarang juga dan tinggalkan aku sendiri saat ini " * ucap vanka dengan wajah datar dan dingin


Agatha dan viona yang mendengar berita buruk yang di ucapkan vanka langsung membulatkan mata merasa tidak percaya dengan apa yang barusan mereka dengar...


" Ka Ka vino , hiksss hikss , kenapa bisa seperti ini , kenapa secepat ini , ka vino hiksss " * tangis agatha pecah


" Vin , kenapa kamu meninggalkan kita secepat ini hikss " * tangis viona juga pecah


Dari arah pintu masuk ciko datang bersama dokter untuk mengobati luka di tangan vanka..


" dok , cepat obati luka di tangan Queen " * ucap ciko


Dokter langsung memeriksa tangan vanka dan langsung mengobatinya , sedangkan ciko yang melihat vanka yang menunjukkan wajah datar dan dingin langsung terkejut melihat ekspresi muka vanka , ciko juga melihat agatha dan juga viona menangis menjadi bingung apa yang sebenarnya terjadi..


" Kenapa deputy dan kamu viona menangis ? , apa yang sebenarnya terjadi " * tanya ciko


" Ka vino sudah tiada , tidak usah bertanya lagi , sekarang kalian keluar dari kamarku dan berkemaslah karena setengah jam lagi kita akan langsung pergi ke nengara B " *ucap vanka dingin setelah dokter selesai mengobati tangannya


Hallo gaessss...

__ADS_1


Salam 1 hoby 😍


__ADS_2