Kehidupan Ku yang Kelam

Kehidupan Ku yang Kelam
part 7


__ADS_3

Pagi pun tiba.,


Mentari menyinari bumi ini.


Suara cicit burung ibarat irama dalam melodi,


Oleh karena itu, menatap pagi dengan penuh semangat adalah suatu keharusan. Dengan adanya semangat di pagi hari, ujian yang besar sepanjang hari pun akan dihadapi dengan penuh keberanian dan tanpa keluh kesah.



Dean pun membuka Mata nya Dan menatap langit langit kamarnya kemudian menghela nafas panjang,,


Kemudian dean beranjak dari tempat tidur nya karena jam sudah menunjukkan pukul 6 pagi, dan berjalan ke kamar Mandi untuk mandi.


Tak butuh waktu lama dean pun selesai mandi.


Dan kini dean sudah siap Rapi dari ujung rambut hingga ujung kaki..



Kini dean berjalan menuruni tangga, sebenarnya dean tidak ingin meninggalkan kamarnya dan tidak ingin bangun pagi, Ada alasan kenapa dean Tidak ingin bangun pagi, tapi karena sahabatnya mengajak bertemu di sebuah kafe yang memiliki banyak kenangan untuk mereka..



Ya alasan kenapa dean Tidak ingin bangun pagi karena tidak ingin bertemu dengan papa dan kakak perempuan nya yaitu kak Diba..



Tatapan mata Dean menuju arah meja makan. Dengan senyumanan palsu dean pun tersenyum kepada Mereka termasuk kak Diba.

__ADS_1



"Pagi semuaNya...!!!


"Pagi mama, Pagi papa, Pagi kakak, Pagi bibik ira.."sapa dean pada mereka yang ada di ruangan itu ..



Mereka pun Menjawab sapaan Dean, Namun tidak dengan papa nya dan kak Diba.


Mereka seakan pura-pura tidak mendengar kan sapaan Dean.


Dean tidak mempermasalahkan Mereka, karena ini bukan pertama kali nya Dean di abaikn oleh papa dan kaka ya itu.



"Mari sarapan dean.. "kata mamanya mengajak Dean untuk ikut serta serapan..


"dek,,!! Mau kemana sepagi ini.." kata kak Reno yang melihat Adiknya sudah Rapi dan sengat cantik..


"dean mau keluar ketemu sahabat Dean kak Reno,.." kata dean pada kak Reno


"ciihhkk, ketemu sahabat kah atau pergi mencari laki-laki.."sindir Kak Diba pada Dean


"Mama,Dean berangkat dulu yaa.. "kata Dean lalu mencium tangan mama dan papanya tak lupa bercupan Dari kak Reno.


"jangan taunya keluyuran terus, ingat kamu itu sebentar lagi akan menikah, jangan bikin papa Malu lagi.." kata papa nya tanpa melihat arah Dean..


"tenang lah papa, Dean akan jaga diri, dean tidak akan membuat papa malu lagi" ucap Dean.

__ADS_1


"Dean pamit dulu ya.. "kata Dean dan berjalan menjauh..



Dean pun mengendarai mobil nya,.


Ya Dimna mobil itu di berikan oleh pamannya dokter hendrik. Sebagai hadiah karena dean telah menyelesaikan kuliahnya dengan nilai sangat tinggi.



"hemm, mobil ini jangan harap dari papa, kat kredit pun dapat Dari paman.. " gumam dean sambil mengendarai mobil nya itu.



Dean kini tiba di buah kafe , dean pun melihat keDua sahabat itu, dean Pun melambai kan tangankan ke arah sahabatnya..



"Dean,, Siniiiii..!! Teriak ke dua sahabat nya itu.


Dean kemudian berjalan menghampiri ke dua sahabat nya..


"Dean,..!! Kenapa kau begitu pucat beb.? " ucap iren sahabat Dean


"Apa ada masalah, kalau ada masalah bertahu kami, kami siap mendengarkan cerita mu Dean,.." kata anita.


"Aku baik-baik saja, tenanglah aku sangatlah merindukan kalian.." kata dean kemudian memeluk kedua sahabatnya..


__ADS_1


Kedua sahabat Dean iren dan anita merasa Ada yang tidak beres terhadap dean, Karena dean Hanya diam dan makan nya pun tidak dia makan, dean hanya mengaduk-ngaduk makanannya entah apa yang dia cari di makan nya itu..


__ADS_2