
Setelah pulang Alia bergegas menuju kamarnya menaiki tangga. Saat menginjak tangga ke 5 telpon rumah berdering di ruang tengah yang mewah. Alia berpaling dan melihat ke arah telepon rumah itu. Bibi Ruri yang mendengar bergegas ke sana namun di hentikan oleh Alia dan mengatakan dia yang akan mengangkatnya.
Bibi Ruri penasaran ia melihat Alia hingga Alia mengangkat telpon itu.
" Assalamu'alaikum saya dari tuan rumah Alia, ada yang bisa saya bantu??. " Alia tersenyum karena ini pertama kali mengangkat telpon rumah.
Bibi Ruri yang melihat merasa bingung dan heran. Ini bukan biasanya yang dia lakukan.
" Wa'alaikumussalam "
" Ibu??. Ibu apa kabar. Ibu aku kangen banget sama ibu. Ibu kapan pulang???. " jawab Alia semangat setelah mendengar jawaban salam darinya.
" Anak ibu udah gede yahh, nih dah bisa kenalin suara ibu.., padahal pakai telpon rumah..! " jawab ibunya
Alia berbincang banyak dengan ibu nya. Ia tersenyum girang dan tertawa. Bibi Ruri yang di belakang tersenyum dan kembali bekerja.
__ADS_1
" Alia kangen banget sama ibu.., ibu kapan pulang?? " tanya Alia
Ibu Alia tersenyum dan mengatakan ia akan pulang minggu depan. Dengan senang ia mendengan perkataan ibu nya yang akan pulang. Ia juga tanpa sadang mengeluarkan air mata nya.
Sudah waktunya ibu nya kembali bekerja. Karena perbedaan waktu, Alia seharusnya sekarang waktunya mandi dan bergegas untuk shalat. Alia menutup telpon dengan gembira. Segera ia kembali ke kamar dan mandi.
Pagi hari, Alia pergi sekolah barengan dengan Ina, karena Ina sudah sehat dan boleh pergi sekolah. Setelah sampai di depan kelas ia mendapat kejutan yang amat istimewah.
" selamat datang anak berbakat...!! " ucap Sisca yang memberi kejutan.
Alia mendekati Sisca yang bersama teman teman nya di tempat duduk nya. Melihat sebuah kotak yang ada di atas mejanya tepat di depan Sisca yang duduk di tempat duduk nya.
" uwaouuu. Sesuatu yang baru yah...!! " Alia berpura pura senang dan menyentuh kotak di atas mejanya.
Alia melihat dengan baik, mengangkat kotak itu dan menaruh kembali ke tangan Sisca dengan kasar.
__ADS_1
" hadehhhh...., ini udah abad berapa sih??. Kok beri hadiah pakai kotak begini. Ga jaman tauu.... Tuh bawak aja kembali sana kalo ga mau bukak sendiri..!! " ucap Alia berpura pura tidak peduli
Sahabat Alia sekelas nya melihat dengan sangat penasaran.
Sisca yang tidak terima dengan perkataan Alia, tanpa ragu lagi ia membuka kotak itu dan memberikan isi kota itu dengan melempar nya ke arah Alia.
Teman Alia yang melihat itu tidak terima dan mulai berbuat kasar pada Sisca danTeman nya.
" Mau apa? lu ga tau ini dimana? Entar masuk ruang BK lohh..!!! " ucap Sisca dengan senyum pahit.
Alia langsung menahan teman teman nya untuk tidak berperilaku kasar. Ia melihat ke bawah apa yang sudah di lempar Sisca. Ia melihat sambil mengambil dengan tangan gemetar dan menahan amarah.
Beberapa saat melihat foto itu, Alia mulai tertawa terbahak bahak. Teman teman Alia sekelas melihat itu langsung heran dan bingung. Via yang melihat Alia tertawa terbahak bahak itu mengingatkan Alia untuk tidak berlebih lebihan. Seketika Alia menutup mulut nya dengan menahan tawa.
Lalu setelah Alia puas ia berkata.
__ADS_1
" Hanya segini kemampuan kalian...???. Gini mah mana bisa buat hancurin aku...!!!. Kalau emang jogo pikirin cara yang baik yahhh...!! " Ucap Alia sambil menarik Sisca dari bangku nya.