
seluruh orang menglihat layar yang menunjukan status riski langsung heboh.
"gila! calon rank S,irinya."
"aku tidak tau kenapa tapi aku kenal dia."
"dia kan wibu dikelas sebelah,aku tidak tau kenapa sepertinya aku jatuh cinta dengannya." ucap perempuan yang ada disebelah stenli.
setelah itu riski pun diiring ke suatu capsul untuk membangkitkan kemampuannya dan untung saja presentase awakening riski berada di 75%.
(memuat 1%...20%...50%...90%..100% awakening selesai.)
asap keluar dari dalam capsul dan riski keluar dari dalam dan bergabung dengan sekelasnya.
"haha aku tidak tau kamu seberbakat begini,iri aku."stenli.
"terimakasih stenli doanya tadi gara-gara kamu aku memiliki potensi menjadi S rank hehe"ucap riski menggosok hidungnya yang tidak gatal.
"sialan denganmu,saat aku dipanggil jangan lupa doain aku ya."
mereka berdua lanjut mengobrol dan bercanda,sementara itu ditempat berkumpulnya para guild master.
"liat,apa aku bilang ada calon yang berpotensi diantara kelas satu ini."
__ADS_1
"apa lagi potensi S rank hmm." ucap lion dengan sorot mata tertarik merekrut calon S rank di guild nya , tapi bukan hanya dia saja yang tertarik dengan riski tapi guild master lainnya juga tertarik dengan riski.
kini nama sarah telah telah dipanggil dan prosesnya sama dengan riski tadi.
nama : sarah volcon
umu: 18 tahun
rank : C potensi S-SS
job : (saint LV.1) [kecepatan mempelajarinya 80%]
bakat : (sihir cahaya Lv.1),(penyembuh Lv.1)
presentase awakening : 90%
"apa! ada calon S rank lagi dan calon saint telah muncul dua kali berturut-turut." ucap seorang murid laki-laki yang ada dibarisan
"astaga! apa ini nyata? puja dewi sarah!,puja dewi sarah!."timpal yang lain.
"hee! sudah kuduga dari dewi ku."ucap seorang laki-laki yang memegang dan mengatur kacamatanya yang menyala seterang cahaya ilahi.
habis itu sarah menjalani proses awakening yang sama didalam capsul,dengan perasaan bangga,senang.sarah turun dan menglihat kearah stenli seakan anjing yang baik yang menatap majikannya stenli untuk memberinya pujian.stenli menatap sarah dan karna alasan yang tidak diketaui otak stenli sedang loading.tapi untung saja ada risya yang peka pun membisik ke telinga stenli.
__ADS_1
"bodoh! apa yang kamu lakukan puji dia atau apa kek."
"kenapa aku harus melakukan itu?."balas stenli
"bodoh gak usah pek nanya."risya mendorong stenli ke arah sarah.
"apa yang."stenli menatap risya tapi risya hanya ambil cuek dan bersiul.
"anu,stenli ada apa ya?."ucap sarah malu-malu.
"aak.itu.um.selamat ya."
"iya,trimakasih."sarah menunduk kepalanya untuk menyembunyikan muka yang merah.
stenli menglihat kearah risya.'apa ini cukup?.'ucap dia dengan mengerakan mulutnya tanpa suara tapi kata risya.'belum' dan risya mengampil kepala riksi."tunggu apa yang."kepala riski ditarik dan digosok risya.'seperti ini.' ucap risya sambil mengosok-gosok kepala riski dengan kasar sampai kepala riski seperti ada asap yang keluar di kepalanya.
"hei,ris jangan mencekik ku seperti ini.aku tidak bisa bernapas dengan benar." ucap riski tang napasnya terbatas karna di cekik risya.
stenli menganguk dan menyentuh kepala sarah."kerja bagus."sarah pun pangsung meledak ditempat karna senang tapi stenli tidak menyadari itu.
tanpa sadar nama stenli disebut karnadua orang teman sekelasnya mereka sudah menyelesaikan pemeriksaan mereka denga hasil nihil tidak kurang dari 20% presentase awakening mereka berdua meski sudah memakai capsul kebangkitan tapi masih gagal.
stenli menaru tangannya dan layar hologram tertampang dilayar dan menunjukan statistik statusnya.
__ADS_1