Kehidupan Stenli

Kehidupan Stenli
chapter 6


__ADS_3

kembali ke lima hari yang lalu saat stenli dibawa oleh pemerintah,stenli membuka matanya dia mendapatkan ruang yang tidak dia kenal dan beberapa Mentri serta pemimpin negara dalam bentuk hologram sedang duduk di kursi mereka masing masing ada juga yang datang secara langsung sedang duduk di kursi.didepannya jiga terdapat lima guild besar yang sedang menatapnya penuh minat.


mereka menanyakan seputar dari mana kekuatan itu dan stenli menjawab 'tidak tau',serta pertanyaan siapa orang tua mu,tinggal dimana dan lain-lain yang tidak terlalu penting dan akhirnya masuk ke pertanyaan inti.


"apa tujuanmu jika seluruh kekuatanmu terbuka jovan?".ucap dewi menatap stenli dengan sorot dingin.


"aku tidak tau."itulah yang ingin stenli jawab tapi mulutnya tidak bisa bergerak dan mengeluarkan suara,seolah mulutnya tidak menuruti kemauannya seakan tubuhnya diambil alih dengan paksa.


[anda terkena skil pengendali,sementara tubuh anda akan dikendalikan penguna skil]


sebuah layar notif muncul didepan stenli,tapi dia tidak tau kenapa ada layar hologram didepannya.apa ini juga dialami awakening lain?.


"jadi ini calon rank tertinggi.biasa aja".ucap teb tiba-tiba.


"hey teb!.berhenti mengganggunya,awas saja kalo kamu butuh apa-apa pada ku aku akan menambahkan biaya ekstra".ucap dewi.


"tch,iya-iya aku tau"


bagi para pahlawan dan hunter guild saint milik dewi memiliki pengaruh yang besar terhadap mereka termaksud guild besar lainnya karena dewi bisa meregenerasi anggota tubuh yang hilang serta bisa menghidupkan orang yang sudah mati tidak lebih dari 8 jam.hanya orang bodoh yang ingin cari gara-gara dengan dia.


[skil pengendali telah hilang]


'apa ini skill yang selalu dibicarakan banyak orang?,sungguh keren.'batin stenli dengan mata berbinar.

__ADS_1


"nak apa kamu tau dari mana nama belakang jovanmu?.tanya dewi penasaran,stenli hanya menggelengkan kepalanya dan menceritakan kalau nama belakang sudah ada sejak dia tinggal di rumah panti asuhan,kata kepala panti nama ku udah ada di keranjang bayi.


dewi hanya diam dan tidak bertanya lagi tapi ada sesuatu yang dia tau.'apa dia dari sana.'batin dia.


"sudah lah itu tidak penting"ucap dewi acuh,tapi mendadak lion berteriak kesal.


"aahk!.bisakah kita akhiri omong kosong ini dan langsung ke intinya saja.hey nak ,kamu mau masuk guild leon ku atau yang lain,tapi kalau kamu masuk ke guild leon ku aku akan menjamin sumberdaya dan fasilitas saat kamu di akademi nanti."


mendengar itu para guild master yang lain tidak diam.'enak saja mengambil bibit unggul ini dari kami.tidak semudah itu ferguso.'


para mantri dan pemimpin negara dan wakilnya yang peka langsung keluar dari ruangan itu secara teratur.


"sudahlah sudah kuduga akan seperti ini lagi,kalo udah selesai panggil aku lagi"dan bentuk hologram pak presiden pun menghilang dan diikuti wakilnya seta mantri yang lain.


dan mantri yang datang secara langsung pun hanya bisa menghela nafasnya panjang-panjang dan menunggu dengan tenang diluar gedung yang tidak tau lokasinya dimana.


ruangan kini kosong dan hanya tersisa lima guild master dan stenli Disini.


"apa maksudmu mendahului kau lion?,apa kamu udah bosan hidup?".reya mengeluarkan aura siap bertarung.


"kan siapa cepat dia dapat,itu tidak melanggar aturan jadi aku tidak salah kan".balas lion mengangkat kedua bahunya.


bersambung!!

__ADS_1


tapi boong!!


"tch,lion terakhir kali kamu yang mengambil anak yang memiliki potensi ss setidaknya biarkan yang satu ini kamu relakan untuk kami".ucap teb


"apa maksudmu tep.aku tidak pernah merekrut calon ss diguildku".ucap lion pura-pura.


reya memutar matanya."halah alasan,apa yang dikatakan teb tadi sudah benar mungkin karena otot-otot mu yang makin besar sehingga otakmu semakin menyusut sampai kamu melupakannya.lagian material yang ada di guild mu sudah banyak kan?,nah setidaknya biarkan kami juga mencicipi apa itu kekayaan".ucap reya sambil menunjukan senyum dengan niat misterius.


"liat muka kaku ini,udah kayak patung senyum lagi,minggir sana".ejek lion.


"apa katamu".


"sudah-sudah,kalian berdua berhenti berkelahi,kayak anak kecil ajak."ucap dewi menenangkan


"memangnya kenapa".ucap mereka berdua secara bersamaan,seakan sadar ada yang mengikuti ucapannya dan membuat mereka saling melotot dengan sorot mata bermusuhan dengan beberapa percikan petir dan awan gelap dibelakang mereka.


dewi hanya tersenyum dan merasa lucu dengan tingkah laku kedua guild master ini.'giliran begini kompak banget,aneh.udah gede sifatnya masih anak-anak aja.apa ini yang sering orang-orang bilang pentingnya sosialisasi sejak dini dan jangan selalu dirumah atau apalah itu'.batin dewi.


"tidak ada gunanya kita berdebat dan berkelahi itu sudah terlambat."ucap dewi.


"apa terlambat"ucap mereka berdua.


bersambung!! (kali ini serius)

__ADS_1


__ADS_2