kekasihku adalah teman masa kecilku

kekasihku adalah teman masa kecilku
pulang kerumah lama


__ADS_3

perjalanan Reihan dan reihana pun dilakukan ,sudah hampir 6 jam perjalanan mereka dari America menuju ke Jakarta


dalam perjalanan pulang ke rumah lamanya di jakarta, menggunakan mobil pribadinya ***reihana terkantuk kantuk ,dalam benaknya rasanya dia ingin merebahkan tubuh semampainya ke pembaringan ,Reihan yang menyadari adiknya yang sedari tadi terlihat kantuk ,diapun berkata


"ehh lu tidur aja kalik gak usah molorin mata lu lebar lebar buat nahan kantuk,nanti lu mata lu makin besar lagi"dgn nada sedikit menahan tawa


"ehhh bang mending Abang diem aja deh ...gak lihat nih adik lu lagi ngantuk ngantuk gini ..gara gara siapa coba,"dgn mata yang masih menahan kantuk


"yaelahhhh gitu aja ngambek lu ,ya udah Lo tiduran aja ,sini pundak Abang lu jadi tempat bersandarnya"sambil menepuk nepuk pundaknya


reihana tersenyum sembari melihat abangnya,walaupun reihana terbilang dingin terhadap teman temannya,namun dia tidak pernah sekali pun mengacuhkan apalagi berbicara dingin terhadap kakaknya,yah ...wajar aja walaupun terbilang usil sama abangnya namun reihana tetap setia dgn image nya yang dingin di hadapan teman temannya


tidak terasa sudah 01:35 menit pun berlalu mereka telah sampai di rumah lama ,reihana yang menyadarinya terbangun dari tidurnya,sedangkan Reihan pergi entah kemana meninggalkan reihana


reihana mencari kakaknya,ternyata kakaknya telah duluan masuk ke dalam kediaman lama ,dalam benak reihana dia berkata


"dasar kakak gak tau diuntung,kenapa dia gak bangunin gue sih,pasti pengen dapet pelukan pertama dari papa,njirrr emang ya Abang gak punya akhlak"sambil menggerutu reihana masuk ke dalam rumah tersebut dia melihat Reihan duduk di sofa lebar di ruang tengah,dia pun melihat sekeliling namun kelihatannya sepi tidak ada orang sama sekali,reihana pun bertanya pada kakaknya


"Han "


"hmmm"jawabnya singkat

__ADS_1


"ni orang orang pada kemana "


"entahlah akupun tak tahu"


"iihhh emang ya ditanya kok malah jawabnya kayak gitu,kekanak Kanakan banget sih"


"lagian Abang Lo yang ganteng ini harus jawab apa haaaaa"tanpa melihat wajah reihana Reihan tetap melanjutkan main handphone nya


"udahlah bang gue mau ke kamar gue dulu,koper Abang udah aku taruh tuh di ambang pintu"sambil menunjuk nunjuk kearah pintu


"anjayyy kenapa koper gue Lo taruh di depan pintu sih,gak kasihan apa disana ada barang barang yg berharga ,masa ditaruh di depan pintu"protesnya


"udahlah bang Rei capek Rei mau kekamar aja,kalau mau protes sana protes aja sama pak Salim ,"sambil menuju ke lantai atas


reihan memang suka berdebat dengan adiknya itu,namun reihana paling tidak suka berdebat apalagi bersama abangnya yang paling cerewet dibandingkan dgn many nya


tidak terasa sudah pagi,reihana masih berkemul di kamarnya ,kamar lamanya tetap seperti biasa seperti 5 tahun yang lalu namun agak sedikit perubahan pada dindingnya,


Reihan yang sellau usil terhadap adiknya selalu membangunkannya dgn cara mengejutkan reihana ,reihana dgn wajah pucat pasi setiap pagi harus menerima perlakuan kakaknya,terkadang dia hanya bisa marah dalam diam,dan juga sesekali memberi pelajaran untuk kakaknya


di ruang makan semua orang sudah berkumpul,reihana melihat sekitar dia bertanya ,kemana papanya pergi Kok gak kelihatan

__ADS_1


Reihan yang melihat adiknya linglung dari tadi memandangi meja makan itu langsung mengejutkan reihana***


sontak reihana kaget dgn mendengar suara geprakan meja tersebut,dia kemudian menarik rambut kakaknya dgn sedikit kencang yang membuat Reihan merasa sedikit kesakitan


"***auuuu,sakit"keluhnya sambil memegang kepalanya


"makanya jangan ngagetin "ketusnya


semua orang yang ada di meja tersebut tertawa melihat Reihan dan reihana berdebat


***


"bang hari ini Abang pakek mobil yang momy kasih ya,gue gak mau semobil sama Abang,nanti di sekolah juga Rei mau pulang sendiri pekek motor gak papa kan"


"eeeh adek laknat"kata Reihan ,kemudian reihana menjambak rambut Reihan dgn sangat kuat membuat Reihan mengasuh kesakitan


"dasar lu mulai sekarang pokok nya kalau gak ada masalah mendesak ya bang ,Rei gak bakalan semobil sama Abang"


"terserah Lo aja deh Rei"


"oh ya inget pesan mama sama papy kan kalau nanti di sekolah kita gak boleh ketahuan identitas aslinya ok,"

__ADS_1


"iya udah tau,sono Lo pakek aja mobil dari momy,nanti gue aja yang pakek motor,biar keren dikit"


reihana terkekeh melihat kakaknya yang sedikit usil itu,dia pun hanya mengangguk dan meninggalkan Reihan di tempat parkir pribadi keluarganya****


__ADS_2