kekasihku adalah teman masa kecilku

kekasihku adalah teman masa kecilku
makan siang yang mebuat amarah


__ADS_3

bel istirahat sudah berbunyi,semua murid kelas xll keluar menuju ke kantin,reihana dan Reihan berjalan bersama,karena mereka belum terlalu akrab dengan sekolah baru nya maka dia juga ditemani oleh rania


Rania(gadis cantik berambut kuning kehitaman itu adalah anak kepala sekolah SMA purnama,namun dia sering kali ditindas oleh teman temannya)


reihana dan Reihan pergi ke kantin bersama dgn Rania,di kantin banyak sekali siswa yang lagi asyik menyantap makanan mereka,malah tempat duduk pun hampir tidak ada yang mereka dapati untuk diduduki


reihana melihat kesekeliling,dia melihat tempat kosong di pojokan,disaat reihana mau melangkah kesana,Rania langsung menghentikannya dia berkata dengan gugup


"***mending kak Rei jangan duduk disana deh"dgn nada suara yang gugup


"kenapa bukanya ini tempat umum"tanya Reihan bingung


"iya sih,tapi kursi itu adalah tempat duduknya kak ravael dan teman temannya "dgn nada yang ketakutan


"ehh kenapa nada suaramu seperti orang ketakutan saja,emang kenapa kalau Sik ravael itu yang duduk"jawab reihana bingung


"emang salah ya kalau kita mau duduk di sini"sambung Reihan dengan nada dinginnya


"tapi kak mending kita cari tempat duduk yang lain aja deh ,takutnya nanti jadi masalah besar loh kak"jawab Rania dengan canggung


reihana dan Reihan tetap bersih kukuh duduk di meja tersebut mau tidak mau Rania pun duduk juga,reihan mulai memesan makananya ,29 menit pun berlalu makanan yang mereka pesan pun sudah jadi


disaat reihan mau menyantap makanan yang dipesannya tadi,tiba tiba seseorang berkata dengan nada tinggi yang membuat Reihan berhenti menyantap makanannya,reihana hanya diam sambil memainkan ponselnya

__ADS_1


dgn kepala yang ditutupi dgn topi dan rambut yang diikat kuat membuatnya tampak seperti pria,Reihan yang mendengar seseorang tersebut langsung berdiri dan berkata dgn nada datar


"siapa ya"..dgn tatapan dingin,Rania yang melihat pria itu pun hanya menunduk


"ehhhh..bocah pucat begini ya kelakuan kamu disaat gak ada kita kita,kamu malah berani banget lagi,biarin orang duduk di tongkrongan kita"cetus salah satu teman ravael


"maaf kak,saya tadi udah ngasih tau tapi.."belum sempat Rania menyelesaikan kalimatnya,rambutnya langsung dijambak oleh Verry


"emang ya Sik pucat kucing bikin orang kesel aja deh ,kamu sebaiknya mati aja"bentak Verry sambil menjambak rambut lurus Rania,Rania sontak menjerit kesakitan,Raihan yang melihat kejadian tersebut langsung menghempaskan tangan Verry


Rania terduduk lemas di lantai,Reihan memandang tajam ravael ,


"ehhh layang layang emang dari dulu Lo gak pernah kapok ya berurusan sama gue"dgn nada sinis nya melihat ravael


yang membuat seisi kantin geger dgn jeritannya,semua siswa mulai beramaian kumpul melihat apa yang terjadi


"ya ampun kak rav,kenapa dari dulu kakak gak pernah berubah sih,masih aja ganggu orang lemah"sambil membuka topinya ,reihana melangkah dan meju kearah ravael,sontak ravael terkejut melihat sosok di depannya


"reihana"dgn nada gelisah


"aisssshh ...kalian semua lebih baik pergi deh nanti tambah nambah masalah loh kalau kalian kumpul kumpul gini"perintah reihana,yang sontak membuat seluruh siswa yang berkumpul melihat kejadian tersebut bubar masing masing ke tempatnya semula


"Rei..reihana...kapan kamu balik ke indo,bukannya kamu di Amerika"sambil memegang tangan reihana dgn bahagia

__ADS_1


"aduhhh kakak rav,bukannya kakak gak tau kalau Rei pulang ke indo,emang bibi Fani gak kasih tau"sambil mendekat kearah raehan


wajar saja ravael adalah kakak sepupu reihana dan Reihan,dia adalah anak bungsu bibi nya yaitu bibi Fani


"kenapa kakak malah ngehajar Reihan sih kan bonyok jadi nya nih"sambil memanyunkan mulutnya ke arah ravael


"kamu bilang apa tadi,dia ..dia Raihan,"dengan nada terkejut,ravael kemudian menyuruh teman temannya untuk pergi duluan,reihana pun menyuruh Rania pergi ke kelas duluan


sekarang hanya mereka bertiga saja yang berada di kantin,reihana memapah Reihan untuk berdiri,sedangkan ravael duduk di singgasana kosongnya


"kenapa gak kasih tau aku sih kalau dia itu Sik biang Lala,kan sekarang jadi nyesel nih"dgn wajah bersalah ravael memegang tangan Reihan


"kakak emang gak pernah berubah ya dari dulu,suka banget deh nyiksa anak orang"ketus reihana


"gak papa lah sekali kali aja biar gak ada yang berani berurusan sama gue"sambil membanggakan dirinya


"ehhhh susah deh ngomong sama Lo rav"sambil menyilgkan tangannya di dada


"oh ya kalian kapan sih baliknya ke indo,bukannya kalian ada di Amerika ya,kok gak ada yang ngasih tau aku sih kalau kalian udah balik,kan bisa tuh gue sambut pakek helikopter"


"idih kayak punya helikopter aja lu"ketus Reihan,sontak membuat semuanya tertawa terbahak bahak


wajar saja reihana dan Reihan tidak pernah bertemu dengan sepupunya itu,karena dipisahkan oleh negara,dia juga sudah sangat memahami sifat ravael yang suka menindas orang orang lemah,namun saat ravael berhadapan dgn reihana keberaniannya menghardik orang lain ciut seketika

__ADS_1


wajar saja karena hanya reihana yang bisa menindasnya,sedangkan ravael hanya bisa menuruti perkataan dari reihana


__ADS_2