
Sarmila pun terkejut mendengar dari Elisa itu. Sarmila pun menjawab dari perkataan nya
“Kenapa begitu, aku sudah menganggap raju itu adek kakak sendiri, elisa” jawab sarmila dengan memakan bakso
“Soalnya raju pernah bercerita padaku, kak. Tapi karena pengaruh dari omongan kakak sendiri pada raju dan membuatnya sakit hati” balas elisa
Sarmila tidak menjawab dari omongan Elisa tadi
Pagi telah terbit di Desa Ie Mirah….
Pada jam 8, para mahasiswa KKN menyelesaikan karya karya yang telah di buat dari mereka. Raju hanya berpotret kegiatan mereka dan tidak sengaja, ia memotret sarmila dengan terkejut.
Sarmila pun tahu bahwa raju sedang memotret dirinya dan mengatakan…
“Dek, lagi apa, serius kali potret orang. Coba lihat hasilnya” sambil mengambil kamera raju
Raju hanya terdiam dan sarmila mengatakan…
“Bagus ya potonya”
Raju pun menjawab dengan topic yang berbeda
“Kenapa kakak masih bicara sama raju, bukannya kita gak ada hubungan apa apa ya? Tanya raju
"Lho kenapa begitu?" tanya sarmila
__ADS_1
"Habisnya kakak kan tolak cintaku kak, biasanya kalau salah satu pihak tidak berbicara, berarti itu tanda nya ada masalah diantara sejoli, kak" jawab raju
Sarmila menjawab sambil mengembalika kamera raju...
"dek, bukannya kakak gak mau sama adek, tapi mengerti lah, kakak gak mau terulang lagi dengan masalah yang sama" ujar sarmila
Raju pun juga membalas
"Kak, walaupun dia (mantan) pernah menyakiti atau memberikan luka padamu, jangan pernah engkau suruh menahan luka di hadapanku. Aku tak sama dengan nya"
Raju pun hendak pergi ke suatu tempat bersama para cowok KKN dan meninggalkan Sarmila.
Pada malam hari tiba, Datanglah sekelompok dari Biro untuk hadir di Desa Ie Mirah. Seketika Biro menanyakan keadaan para mahasiswa KKN dan apa apa saja yang telah mereka kerjakan di desa tersebut.
Telah berselang waktu berdiskusi, sekelompol biro mengatakan pada para mahasiswa KKN.....
"Gak ada pak" jawab para KKN sambil tertawa
"Inget kali, bapak saat KKN pernah cinlok sama gadis, sampai sampai bila bapak ingat kembali, bapak merasa geli bagaimana bapak rasakan saat itu" Ujar dari sekelompok Biro
Raju pun menjawab dengan refleks
"Serius, pak?"
Sekelompok biro dan para KKN pun menganga dengan refleks nya raju
__ADS_1
Raju pun menundukkan kepala nya dengan perasaan malu...
Sebagian biro menjawab dan mengatakan...
"Iya nak raju, waktu itu sama seperti kalian, saling jatuh cinta sama seseorang. Tapi ya apalah daya, jodoh bapak bukan sama dia. Tapi bapak tahu, bila jodoh tidak akan bisa kita yang mengatur semua. Kita hanya bisa berdoa untuk mendapatkan jodoh itu" Ujar dari sekelompok Biro
Tak lama kemudian, sekelompok biro berpamit sama Para KKN untuk pulang ke kota.
Riski pun memberikan hadiah yang telah di buat dari anggota KKN kepada Sekelompok Biro sebagai cendra mata.
Setelah para Biro pulang dengan mobilnya, raju pun pergi ke warung. Seketika sarmila mengejar raju untuk mengatakan sesuatu ...
"dek, bisakah kakak bicara sebentar?" tanya sarmila
Raju hanya mengangguk saja
"Gini dek, berikan waktu untuk bisa memiliki rasa yang sama seperti adek memiliki rasa pada ku" ujar sarmila
Raju pun membuka mulut dan berkata sambil tersenyum...
"Iya kak, maaf ya beberapa minggu ini raju sedikit lancang omong nya" sambil tersenyum
"Berarti raju harus menunggu sampai kapan?" tanya raju
"Tunggu hati ini berbicara, dan kakak akan mengatakan di suatu saat nanti kita jumpa"
__ADS_1
jawab sarmila dengan tersenyum
Bersambung