Keluargaku Pasti Kembali

Keluargaku Pasti Kembali
bab 39


__ADS_3

Kai mama sama papa mau ke Kalimantan nanti siang mumpung besok weekend kamu mau ikut nggak? kayaknya nggak sih Mam Kai banyak urusan di kampus terus weekend nanti mau ke Panti juga ada mau ngumpul bahas tentang anak-anak mau bawa mereka liburan ini kan mereka udah siap ujian Soalnya untuk refreshing lah. oke nggak apa-apa sayang mama ngerti kok tapi kamu baik-baik di Jakarta ya mama sama papa kan beberapa hari di sana. Iya ma Kai bakal baik-baik aja kok, tapi kamu udah sembuh Betul kan udah nggak ada yang sakit atau apa? udah sayang mama udah nggak apa-apa kamu nggak usah khawatir ya. Oh ya Papa mana Mah Kok nggak kelihatan Tumben nggak ikut sarapan sama kita. Papa udah berangkat ke kantor tadi pagi-pagi banget soalnya ada berapa kerjaan yang harus Papa Selesaiin dulu sebelum kami berangkat. Ya udah kalau gitu kah Ke kampus juga ya mah, Mama nggak papa kan tinggal sendirian? nggak papa sayang lagi pula kan ada bibi kamu berangkat gih Nanti telat.


dokter Nabila keadaan bu Ajeng sudah mulai membaik dan sepertinya lusa udah boleh pulang kalau dia udah nggak histeris lagi Tapi sebaiknya hal yang membuat diri terus dijauhkan ya Bu karena itu sangat berbahaya sama Mental dia mental dia masih sangat tergoncang Jadi butuh proses untuk dia menerima itu pelan-pelan kita pasti akan mencobanya supaya nanti kalau dia ketemu dalam hal-hal yang membuat diary terus itu batinnya enggak tergoncang lagi. Oke dokter Saya mengerti Terima kasih banyak ya.

__ADS_1


Ma Mama makan ya bila suapin, ucap Nabila lembut kepada Ajeng yang duduk di ranjang dengan infus di tangannya dan Tatapan yang kosong bawah matanya yang hitam menandakan bersama ini tidur dia Nggak nyenyak. melihat kondisi mamanya seperti ini Nabila sangat sedih belum sembuh duka atas kehilangan Papa dia harus dihadapi dengan kondisi mamanya yang seperti ini. Nabila anak tunggal dia harus mengurus semuanya sendiri menghadapinya semua sendiri walaupun ada Oma Kai Om Adi dan tante Rania Rania tapi itu rasanya beda. gue nggak boleh lemah gue harus kuat gue akan urus mama kalau memang pengobatan di sini belum juga bisa nyembuhin mama aku akan nurut Kata Oma sama Om Adi bawa Mama ke Jakarta lagi pula bulan depan praktek gue ada di sana Gue nggak mungkin ninggalin mama sendirian di sini seandainya kalau mama di Jakarta Gue lagi tenang kalau kerja.


gimana Latihan kalian lancar kan? lancar sih Angga Tumben Lo nanya Ada apa nih Ada apa gerangan jawab Dinda. nggak ada apa-apa sih kayaknya balap kali ini lebih seru dari balap-balap sebelumnya soalnya gue lihat lo sama Andra latihannya serius banget. Iya Bro kali ini hadiah sangat besar, jadi gue sama Dinda latihan benar-benar nanti kalau hadiahnya Ini dapet ini bisa jadi dana kita untuk bawa anak-anak liburan wow kalau kayak gitu gue bakal dukung kalian ke kencang-kencangnya jawab Sarah.

__ADS_1


Kak Kak Naira kakak-kakak yang ganteng semalam nggak tidur sini,ucap fika menanyakan Yudi. Kakak Yudi nya udah pulang soalnya kan Kakak Yudi mau kerja nanti lain kali Kakak Yudi datang lagi main sama Fika sekarang Fika mainnya sama ibu ya jawab Nayla. Naura ujian hari ini Ujian terakhir kan? Iya Kak kami semua hari ini ujiannya terakhir semoga hasilnya memuaskan ya Kak. Iya adik-adik Kakak kan semuanya anak pintar jadi pasti hasilnya memuaskan.


Uncle anti Syifa Tumben nggak datang-datang ke rumah kalian nggak lagi berantem kan? Yasmin sayang hari pernikahan Uncle sama anti Syifa itu kan tinggal seminggu lagi Jadi mereka udah mulai dipingit mereka udah nggak boleh ketemu sering-sering kalau nggak ada yang perlu jawab papa. uncle tahan nggak ketemuan sama anti Syifa, tanya Yasmin kurang yakin soalnya Uncle dan antinya itu hampir setiap hari ketemuan dan dia yang jadi saksi ke bucinan mereka. iya harus tahan lah kan cuma seminggu setelah seminggu ini berlalu Uncle dan anti Syifa akan bersama selamanya. tapi Yasmin kurang yakin sama uncle, Pasti kalian ketemuan diam-diam tanpa tahu papa dan juga yang lainnya ledek Yasmin kepada Jo. udah Yasmin nggak baik ngeledek Uncle terus begitu ucap Papa menengahi perdebatan kami pagi ini.

__ADS_1


asisten Dimas saya beberapa hari akan ada di Kalimantan saya titip Kai perusahaan dan juga yang lainnya. dia nggak mau ikut katanya udah jenguk tantenya kok, mungkin ya masih kesel atas apa yang dipertanyakannya sama Nabila dan Mama di sana ya nggak mendapat jawabannya tentang Yudha. saya ngerti perasaan dia banyak hal yang ditanya dalam otaknya namun nggak ada satu orang pun yang bisa memberi jawaban seakan semuanya menyembunyikannya dari dia. dia masih terlalu kecil untuk mengetahui masalah yang rumit ini saya hanya nggak mau jadi ikut campur dalam masalah ini dan dia kenapa-napa sempat Kai kenapa-napa Rania juga pasti akan drop lagi dan saya nggak mau hal itu terjadi sama istri dan anak saya. Saya mengerti Pak saya jaga Kai sebisa saya. dan soal Citra Saya harap kamu selidiki dia terus-menerus ke mana dia pergi dan dengan siapa dia berhubungan jika sempat ada orang yang berhubungan sama dia yang kamu curigai kamu kasih tahu saya karena feeling saya mengatakan Yudha ada di dia. dia wanita yang sangat licik jadi kamu harus ada hati-hati dalam menyelidiki dia saya saja bisa dikelabuinya sampai sekarang tapi saya nggak akan tinggal diam pelan-pelan saya akan menyelidikinya di mana dia menyembunyikan anak saya.


Ibu Fika udah nggak mau ketemu ayah sama bunda lagi Fika mau di Panti aja sama aku sama Kakak Naira Kak Yudha Kak Naura dan juga kakak-kakak yang lainnya. jadi Fika nggak mau ketemu ayah sama bunda lagi Fika tetap mau di sini kan nggak akan ninggalin ibu sama kakak-kakak yang lain janji ya Sayang. janji Fika janji sama ibu janji kelingking ucapnya sambil memberikan kelingkingnya kepada Bu Lili. Oh anak manis anak kesayangan ibu anak bontot ibu ucap Bu Lily sambil memeluk Fika erat.

__ADS_1


__ADS_2