
Nabila Om sama Tante mau ngomong sama kamu. Sebaiknya kita bawa Mama kamu ke Jakarta Om nggak bisa terlalu lama di sini ninggalin perusahaan dan juga Kai tapi yang juga nggak bisa biarin kamu sama mama kamu di sini jadi Om harap kamu sama mama kamu juga Oma ikut Om sama Tante ke Jakarta kita berangkat hari ini lagi pula di Jakarta Nanti mama kamu akan mendapatkan perawatan yang lebih intensif lagi. Iya sayang Bukankah kamu harus sudah memulai karir kamu di rumah sakit kita untuk masalah mama nanti kan ada perawat yang akan jaga jadi karir kamu nggak harus terbengkalai tante sama Om juga ada di sana nanti ada Kai dan Oma juga yang akan ngurus mama kalau kamu lagi di kerja di rumah sakit. Nabila ikut sama om dan tante aja Nabila yakin semuanya udah Om sama Tante atur yang terbaik Nabila cuma pengen mama cepat sembuh cuma Mama yang Nabila punya sekarang.
__ADS_1
Ajeng Ajeng setelah 19 tahun kini aku mendengar namamu lagi apa itu Ajeng yang sama yang diceritakan dengan jika Emang dia Ajeng Lalu bagaimana keadaannya sekarang bagaimana Yudi astaga Aku sangat merindukanmu di dia pasti sudah tumbuh sangat tampan menjadi laki-laki dewasa Ajeng Aku merindukanmu dan keponakanmu itu mas Yudi yang dulu kau manjakan sebentar lagi aku akan bertemu dengan dia, aku akan mencari tahu di mana aja dan dengan itu kita bisa bertemu dengan Yudi Mas bertemu dengan Aditama dan juga Rania kita akan bertemu Pangeran kecil kita walaupun dia bukan lahir dari rahim aku dan bukan anak kita tapi Yudi adalah belahan jiwa kita bukan.
__ADS_1
Adi mama mau bicara sama kamu Nabila Rania kalian siapin semua kebutuhan aja barang-barang yang mau dibawa Mama ngomong dulu sama Aditama. ada apa Ma, kamu udah tahu apa yang dipikiran mama mama harap semuanya udah kamu pikirkan matang-matang Mama nggak mau ada hal yang buruk yang akan terjadi cukup Yudi yang menerima hal buruk itu atas ketamakan wanita licik itu dan jika dia merenggut salah satu keluarga kita lagi kamu tahu apa yang bisa Mama lakukan. Adi ngerti Mama khawatir Apa yang terjadi sama Yudi terjadi sama salah satu dari keluarga kita tapi ada janji itu nggak akan kita udah tahu siapa pelakunya mah cuma kita belum ada bukti yang kuat untuk menyalakan Dan menyudutkan Dia Abi harap mama Sabar ya. melihat kondisi Kakak kamu seperti ini dan mengingat Yudi yang hilang luka Yudi hilang aja belum sembuh Adi ditambah dengan dia membuat Putri Mama satu-satunya seperti ini Mama nggak akan terima mama akan mencari bukti itu secepatnya Mama nggak mau dia berkeliaran sementara Putri Mama terbaring lemah kadang histeris seperti ini.
__ADS_1
Kakak Kai Fika mau boneka itu boleh? boleh dong sayang hari ini Fika bebas mau apa aja Kak Yudi yang bayar. Ya udah Princess kamu mau boneka yang mana ambil yang mana yang mau oke hari ini bebas untuk kamu. Naira kamu nggak pengen beli apa-apa? nggak usah Pak saya lagi nggak butuh apa-apa. Oh nggak boleh gitu Kak Nay rezeki nggak boleh ditolak yuk kita belanja baju selagi Kak Yudi yang bayar. Kai saya nggak menawarkan kamu Saya hanya menawar Naira jadi kamu nggak usah sok-sokan. untuk pertama kalinya dia menyebut Namaku entah kenapa ada perasaan yang aneh saat dia menyebut Namaku tapi aku bingung ini perasaan apa seakan kami ada ikatan tapi aku nggak tahu ikatan apa. Eh dikasih tau malah bengong kalau kamu belanja belanja aja tapi saya nggak mau bayar ya Sambung Yudhi. ya nggak bisa gitu dong Kai kan ikut ke sini gara-gara kakak yang ngajak jadi Kak Yudi harus tanggung jawab kalau Kai mau belanja jawab Kai dengan kekeh membantah Yudhi. heh anak kecil kamu berani ngebantah saya lagi pula yang ngajak kamu ke sini kan Fika bukan saya Saya cuman nurutin mau Vika aja. Enggak pokoknya Kai mau beli sesuatu saya nggak bawa tas cuma bawa handphone doang tas kayak di mobil tadi Kak Yudi yang ngelarang aku bawa mobil kan ya udah terima akibatnya Aku nggak bawa tas nggak bawa uang tapi pengen beli sesuatu ya udah Kakak yang bayar ucapkan langsung pergi memilih baju yang udah diincarnya dari tadi pertama masuk. kamu lihat itu kamu sih pakai ajak dia segala kalau dia belanja kamu juga belanja saya nggak mau pilih kasih ucap Yudhi kepada Naira sementara Kai sudah memilih-milih mana yang cocok untuk dia.
__ADS_1