Kembar Trap-- END

Kembar Trap-- END
Peran Trap--TunanganTara


__ADS_3

"Jadi...??"


Lia hanya menunjuk Liu dengan wajah masam.


"Aku ingin bertukar peran dengannya,"


"Hah..?"


"Yah..kata guru, aku harus lebih feminim gitu, " ucap Lia mengaruk tengkuknya benar benar merepotkan.


Dark hanya tertawa keras,"Hah perempuan, emang itu benar ya"


Reno memukul dark dan membuat situasi semakin runyam.


Arni akhirnya memutuskan akan membawa mereka kerumah.


Betapa terkejutnya kami ketika sampai, rumah Arni begitu besar dan mewah.


Arni membawa kami masuk ke kamarnya.


_


"Jadi kontes pertama baju"


Dia mengajak Liu dan Lia ke sebuah tempat, wah banyak sekali pakaian berenda.


Liu segera melihat lihat, Arni segera mimisan ketika membayangkan Liu yang akan sangat imut.


Kami pun berkostum...


Jeng jeng


_


"Liu Chan!!" seru Arni, dan Liu muncul dengan baju berenda. Memang ia sudah biasa pakai berenda. Namun, ini lebih cantik.


Dark dan Tara hanya menganga, memang Liu sangat cocok memakai itu.


"Lia Chan"


Seru Arni, dan Lia muncul dengan menarik roknya ke atas. Ia tidak cocok pakai benda ini.


Yah seperti biasa kami hanya melihat nya dengan aneh.


"Neh Arni bisa lepaskan??"


_


Kemudian lomba selanjutnya adalah Nya~, Arni memperagakan kepada mereka.


Arni mengangkat tangannya lalu bergaya ala kucing...," Nya?"


Liu bertepuk tangan, memang Arni sangat imut.


Lia mencoba pertama, ia berusaha memprosisikan tubuh nya.


Awalnya dark...sama sekali tidak peduli, karena pastinya tidak cocok.


Namun, Lia memegang wajahnya kemudian tersenyum polos.


"Nya...?"


"I--imut" seakan tersihir kami mengatakan itu, dan tiba tiba saja Reno berbalik dan tetesan perlahan jatuh..


oh darah..?


"Kau baik baik saja Reno?" tanya dark ingin memeriksa.


Reno hanya mengiyakan, kemudian perlahan menatap kami.


_


Kini giliran Liu, padahal Liu adalah laki laki. Dan Liu dengan malu malu dan satu tangan memegang roknya.


"Nya...?" katanya memelas, wow dan itu langsung membuat semua yang ada dikamar pingsan kecuali Lia dan Reno.


_

__ADS_1


Entah kenapa Reno sangat kebal!


_


Arni , dark dan Tara menjadi penasaran terutama Reno yang mimisan saat melihat Lia.


"Kau menyukai Lia..ya?" tanya dark. Tidak ada reaksi ia hanya diam.


Tara menarik Lia ke hadapannya kemudian membisikkan sesuatu.


Kemudian Lia perlahan mendekati Reno. Kemudian mulai memeluk Reno...


"Lepaskan"


Deg


"Meong...nya?" Lia mengeong dengan tatapan polos dan mengelus ngelus dada Reno.


Perlahan wajah Reno memerah kemudian hanya bisa menutup dengan tangannya.


"I..imut" seru kami bersamaan, bahkan Reno yang dingin bisa mimisan hanya melihat Lia.


Lia hanya tertawa dan mengoda Reno . Tidak lama Lia pun ingin ke wc.


Dan ada satu rahasia disana...


"Ugh...kenapa aku juga malu sih" seru Lia berusaha menyembunyikan mukanya yang sudah memerah menyerupai tomat.


"Hoi, Liu ayo sumo " ajak Lia, ia sedang ingin melatih kekuatan nya. Liu hanya menolak halus. Sudah jelas ia akan kalah.


Tiba tiba ada yang mengenggam tangan Lia, ...ternyata Reno.


"Samaku aja" ucapnya mendekatkan dirinya , Lia merasa dirinya memanas, dan tidak jadi sumo.


Dark memandang dari kejauhan, dan hanya menghela nafas, "Huh, enak ya?"


Arni yang duduk disebelahnya hanya mengiyakan, Yah satu rahasia lagi.


Arni..menyukai dark?


_


"Siapa dia?"


"Entah...aku tidak tau" seru Liu, ia tidak kenal lelaki itu. Tiba tiba Tara muncul dan memeluk lelaki itu.


"Sayang..", kami memicingkan mata dan langsung ber oh.


Kemudian mendekati Tara, Liu mengikuti dari belakang.


"Siapa dia pacarmu??" tanya Lia, wah pria itu tampan sekali seperti model. Tara mengaruk tengkuknya yang tidak gatal dan malu malu.."Tunanganku"


Lia menatap dari dekat , dengan cepat mereka akrab tetapi Reno dengan segera menarik Lia menjauh darinya.


"Hei lepaskan aku Reno" seru Lia memaksa Reno melepaskan tangannya. Tapi Reno malah diam dan menjatuhkan Lia ke lantai. Dark segera mendekati mereka , namun ya Taulah. Dia segera pergi dengan berdehem kecil.


"Apaan sih.." seru Lia ia berusaha berdiri, tetapi tenaga Reno mendadak kuat sekali. Reno menatapnya dalam dalam.


Dia membisikkan sesuatu di telingaku, ugh...kenapa panas...sekali..?


"Kau milikku Lia,..."


Deg


_


Liu menatap Tara dan belakang, entah kenapa dadanya terasa sangat bimbang melihat Tara senang bersamanya.


Lelaki itu mendekati Liu dan Arni, ia sedikit tersipu melihat lelaki imut Liu.


"Wah imut sekali, kau cewek yang imut" pujinya , benar benar cantik .


Arni memeluk Liu dengan erat ," Yah dia cewek yang imut!!"


Lelaki itu tersenyum dan memeluk Tara juga..."Tapi aku pilih dia??"


Tara dan Arni tertawa, Liu hanya menatap mereka dengan datar. Seharusnya ia bahagia kan ketika Tara bahagia.

__ADS_1


Tapi...kenapa ini?


_


Sejak hari itu, Tara selalu pulang bersama lelaki itu. Liu menjadi pendiam. Setiap Lia bertanya ia selalu tersenyum dan menjawab yang lain.


Hingga Lia pun mengambil aksi..


"Kau menyukai Tara kan?"


Deg


Liu hanya tersenyum, "Bukan...kok"


Lia memegang kedua bahu Liu dan menatapnya lekat lekat..


Deg


"Jangan bohong...", Liu hanya bisa menunduk. Ia tidak yakin perasaan ini.


Tapi...Liu yakin..ia tidak ingin Tara bersama nya..


_


Saat pulang tara sudah hampir duduk di atas Honda lelaki itu. Liu bertekad akan menyelesaikan perasaan ini.


Dia mendekat dan menarik Tara, Tara terkejut tetapi juga tersipu. Ia dibawa Liu ke lorong .


Liu tidak berani menatap Tara dan hanya memeluk nya.


Deg


"Tara..aku tidak mau kau bersamanya"


Deg


Tumben sekali Liu menjadi egois seperti ini. ..tapi aku suka"


Tara memeluk Liu balik, tapi Liu melepaskan nya dan menatap Tara dengan serius.


"Aku menyukaimu Tara, jadi jangan bersama nya.."


Deg


Barusan Liu terlihat keren..., Tara tanpa sadar hanya terdiam.


Tara hanya tersenyum,


"Aku juga menyukai mu Liu, tapi..ini sudah dilaksanakan sebulan ..jadi"


Liu mencengkram tangannya kuat,


"Aku akan hentikan, ini membuatku gila Tara,...aku ingin bersamamu..."


Deg


Hari itu perasaan kami terhubung, Tara menyukai Liu dan Liu menyukai Tara.


Perasaan muda yang baru berkembang, menanti ...waktu dipanen.


_


Setelah selesai Tara dan Liu terlihat hanya terdiam dan saling menjauh. Lia mendekati Liu dan memberi selamat.


Arni bertanya pada Tara, tetapi Tara hanya tersenyum manis.


"Ada apa Liu, berhasil?"


Liu hanya memegang mukanya yang memerah.."Mah, entah kenapa itu malu"


"Hehe.."


"Ada apa..?" tanya Liu memelengkan kepalanya dengan imut. Lia hanya memeluknya dengan erat dan tersenyum penuh arti.


Tara melihat Liu dan perlahan wajahnya memerah. Arni hanya tertawa kecil.


Ternyata hubungan mereka sudah terjalin...Nah..aku dengan dark gimana ya...?

__ADS_1


_


_


__ADS_2