Ken & Ann

Ken & Ann
Mas Agus


__ADS_3

Semua Team di kumpulkan di area outdoor. Mas Agus sekali lagi mengucapkan Terimakasih untuk semua Team yang telah bekerja keras dalam tiga hari ini.


Untuk menutup event ini Mas Agus dan semua team membentuk Lingkaran dan mereka saling rangkul dan bersorak.


"Eh maaf gak senggaja "Ucap seseorang yang tak sengaja menyenggol Ann yang hampir jatuh untung Ada Ken yang sigap berdiri di samping Ann.


" Ati-ati dong lo "Ken emosi.


" Udah Ken lagian dia udah minta maaf " Ann menenangkan Ken yang udah emosi.


"Iya gak PP ka "


Dan mereka kembali ke barisan dan segera berkemas untuk pulang karena hari sudah larut dan mereka juga sudah lelah.


Ann Ken dan team gila berjalan beriringan Yap mereka gak pernah terpisah setelah tiga hari ini, mau makan, parkir atau mau kemana selalu kompak dan beberapa orang iri inggin masuk ke team mereka.


"Kenapa gw ngerasa nggak asing sama orang yang gak sengaja nyenggol Ann tadi ya" Ken masih berfikir tentang seseorang yang menabrak Ann tadi


"Dia kan yang tadi ngeliatin Ann terus-terusan, ah soal jadi kejadian tadi bukan di sengaja tapi lebih ke di sengaja biar Ann notis dia, sial belum apa-apa saingan gw udah banyak aja "


Ken tengah berperang dalam fikiranya sampai dia gak sadar sudah sampai di parkiran.


"Ken, Ken "


"Eh iya "


"Di panggil dari tadi bukannya jawab " sewot Jo

__ADS_1


"Kenapa" Yang di tanya malah bingung.


"Lu mau bareng siapa pulangnya, lu tadi pada berangkat bareng gw kan" ucap Ann menjelaskan.


"Gw anterin lu aja dulu, udah malem ini hampir jam 12 malem gak bagus buat lu pulang sendiri" Jawab Ken dan langsung mengambil kunci motor di tangan Ann


"Lah tuh bocah ngapa, habis bengong langsung ngegas " Zaki dan yang lain bingung dengan sikap Ken yang cepet berubah.


Akhirnya mereka berpamitan dan bertos ria tanda perpisahan, meski sepertinya mereka akan terus ketemu di liat dari ketua team yang rusuh.


"Ann" Baru aja ingin melangkah sudah di panggil Mas Agus. Ya tadi setelah berpamitan Ann izin dahulu buat ke toilet dan Ken memutuskan untuk menunggu di parkiran karena Ann menolak untuk di ater. Kebetulan Mas Agus baru menyelesaikan pembayarannya di coffeeshop untuk acara tadi.


"Eh Mas Kutub " jawab Ann ya mereka berdua memang sudah mengenal lama dan Ann terbiasa memangil Mas Agus Mas Kutub kalau hanya berdua karena sikap Mas Agus yang dingin dan hangat kadang.


"Pulang sama siapa lo, udah malem banget ini " nah kan contohnya seperti ini kadang dingin kadang hangat.


"Hati-hati di jalan "


"Siaap bos " ucap Ann sambil memperagakan orang hormat dan berlari kecil menghampiri Ken.


Itu menjadi pemandangan malam yang cukup membuat panas hati Mas Agus, tapi mau gimana lagi sifat Ann yang ramah dan baik ke semua manusia suka di salah artikan oleh manusia lawan jenisnya.


Mas Agus menghela nafas panjang dan segera berjalan menuju mobilnya supaya bisa segera pulang dan tidur.


Sebelum benar-benar Pulang Mas Agus berhenti di pinggir sebuah jembatan. Mengingat sebuah pertemuannya dengan Ann Satu tahun lalu.


Dimana waktu itu hujan tengah mengguyur kota hujan. Karena terburu-buru agar bisa sampai rumah Mas Agus yang tengah menggedarai motornya tergelincir jalan licin, dan itu membuat Mas Agus terjatuh beserta motornya menindih nya. Meski banyak orang yang datang menolongnya.

__ADS_1


Namun Ann memberikan kesab tersendiri untuk Mas Agus dimana dia cewek satu-satunya yang rela berhenti kala hujan turun dan menolongnya membawanya ke klinik terdekat dan menungguinya sampai pengobatannya selesai dan kakak Mas Agus datang untuk menjemputnya.


Baru Ann mau untuk pulang. Ya Ann suka sekali menolong siapa saja tanpa melihat latar belakang orang yang di tolong nya.


Flashback :


"Lo gak PP " ucapnya di bawah guyuran hujan dan Mas Agus sudah di pinggiran orang-orang yang lebih dulu menolongnya.


Mas Agus yang lemes cuma bisa diem.


"Bawa ke klik seberang saja " Ucap bapak-bapak berjas hujan hitam, dan orang-orang yang menolong Mas Agus setuju dan menggotong Mas Agus untuk ke klinik. Ann pun mengikuti dari belakang.


"Mba tolong korban jatuh mba " ucap bapak jas hujan biru, perawat yang berjaga di klinik oun sigap dan langsung mengambil bungker dan menidurkan Mas Agus dan segera menanganinya.


Bapak-bapak yang menolong Mas Agus satu persatu keluar dari klinik dan melanjutkannya perjalanannya yang tertunda karena telah menolong Mas Agus. Kini tinggal Ann yang terduduk di ruang tunggu. Sendiri.


"Maaf mba keluarga korban " Ucap perawatan menghampiri Ann


"Bukan mba, tapi saya mau melihat kondisi korban boleh " tanya Ann dia di perbolehkan untuk melihat atau tidak.


"Baik Boleh mba, mari ikut saya " Ann mengikuti Perawat masuk ke ruang rawat.


"Kondisi pasien masih syok dan lemes, mba kalau mau ngajak ngobrol pelan-pelan ya " perawat itu memberitahu kondisi mas Agus dan permisi keluar, Ann yang faham hanya mengganggu dan menghampiri Mas Agus yang tengah terbaring.


"Seseorang dengan warna putih tanpa melihat warna hitam yang lainnya".


-Mas Agus-

__ADS_1


__ADS_2