Ken & Ann

Ken & Ann
penolakan Ann


__ADS_3

Setelah penolakan tadi Ale mengantarkan Ann pulang kerumahnya, se-kecewa apapun dia ke Ann tetep saja dia tidak akan membiarkan perempuan yang dicintainya pulang sendiri.


"Makasih ya le "Ucap Ann tulus setelah turun dari motor Ale .


"Sama-sama An , makasih juga ya , istirahat Lo jangan banyak pikirin,gw duluan ya"karena tak mau terlalu lama menatap Ann,Ale memutuskan untuk segera pergi dan pamit.


"Iya le, hati-hati",jawab Ann yang di angguk Ale dan seger melaju dengan sepeda motornya.


"Maaf ya le "ucap Ann dan segera masuk ke dalam rumah.


Ale mengendarai motornya nya dengan kecepatan tinggi,membelah malam yang menurut nya begitu berisik namun amat sangat sepi di hatinya ,ia berkeliling kota mengendarai tanpa arah, sampai ia memutuskan untuk pergi ke salah satu kedai temannya.


"Sudah tutup mas "Ucap pemilik kedai karena jam sudah menunjukkan tengah malem.


Ale mematikan lampu motornya .


"lu le, kenapa?, motor masukin aja ke garasi le,gw beresin dulu kedai "Ucapnya yang faham akan kedatangannya.


Setelah selesai membereskan kedai, pemilik kedai yang bernama Fajar menemui Ale yang sudah duduk termenung di depan bar.Fajar yang melihatnya hanya bisa menghembuskan nafas kasar.

__ADS_1


"Mau di seduhin kopi apa le "Tanya fajar yang sudah masuk meja bar


"Tubruk aja Jar "ucapnya lemes


"Udah makan belum Lo " tanya fajar


"Gw enggak laper Jar,"


"Patah hati boleh, sakit hati boleh sakit badan jangan nyampe, nyusahin gw tar Lo "nasehat Fajar sambil menyeduh kopi dan membuatkannya mie instan karena dirinya tadi juga belum sempat masak,dan sepertinya dia juga tak akan bisa pulang kerumahnya dengan kondisi Ale yang lagi galau.


"Ini kopi Lo "


"Thanks ya Jar "


Ale melihat notifikasi pesan dari Ann , membukanya dan tersenyum melihat isi pesannya.


Yah Ale sudah tau sejak awal bahwa dirinya akan di tolak namun rasanya akan selalu ada beban ketika dia tak mengungkapkan nya ,dan kini Ale sedikit lega meski terasa sakit.


"Makan dulu le " kini fajar telah duduk di hadapannya, menyajikan mie instan dengan telor setengah matang nya dan itu membuat Ale tergugah karena jujur dia memang lapar karena tadi cuma ngemil aja di coffeehop nya mas Andre.

__ADS_1


"Makasih ya Jar "


"Santai aja lu le,kek sama siapa aja, Udah enggak usah terlalu berlarut-larut,toh cinta gak harus memiliki kan hahaha lu masih bisa ketemu bahkan jalan sama Ann juga"


"iya jar tapi kan tetep aja gwnya yang punya rasa dianya enggak "


"ya kan lu udah tau sifatnya dia gimana ,apa lagi lu udah di anggap kek adiknya sendiri kan,cewek masih banyak tar gw kenalin sama custamer gw dah "


"Tapi gw maunya Ann "


"Iya tar gw fotokopiin biar mirip kek Ann"


"Emangnya bisa ?" Tanya Ale Ale menangapi jawaban nyeleneh fajar dengan serius.


"Efek patah hati suka bikin orang halu keterlaluan yah " Jawab Fajar dan menggelengkan kepalanya tak mengerti dengan apa yang di pikirkan Ale.


.....


Waktu sudah hampir tengah malam namun Ann belum juga tertidur,di kepalanya masih terngiang pernyataan cinta Ale tadi ,dan itu membuat nya bersalah,tapi kan enggak semua rasa harus ia terima.

__ADS_1


Pusing memikirkan itu membuat Ann tanpa sadar tertidur dengan sendirinya.


"Semoga besok bisa menjadi hari yang lebih baik "ucap nya dalam doanya sebelum terlelap.


__ADS_2