Kesatria Naga

Kesatria Naga
eps 1


__ADS_3

disebuah pulau kecil dan terpencil terdapat desa kecil yang diserang oleh para Bajak laut serakah dan haus akan nikmat harta dan dunia , mereka membunuh warga yang melawan , mengambil semua harta mereka , dan merebut istri dan anak prempuan yang memiliki rupa yang menawan.


"Semuanya terbakar dilahap oleh api yang ganas dan sangat panas! , semua orang telah tiada dan tinggallah seorang wanita yang terluka tertimpah reruntuhan rumah yang roboh


desaku... , rumahku.... , ayahh... , ibu....


siapapun tolong aku.. (pandangan mulai menutup gelap)


"Seseorang yang memakai baju zirah yang lengkap menutupi seluruh tubuhnya , berjalan menuju prempuan yang lemah itu dan mengangkat puing-puing rumah yang menimpahnya.


patah tulang di bagian paha kaki kiri , kau bruntung tidak mendapatkan luka yang mematikan sebelum aku melihatmu nona (sambil mengobati kaki yang terluka dengan tenaga dalamnya)


"perlahan membuka mata melihat sebuah api unggun yang membakar daging yang beraroma sedap.


ahh... dimana aku?(melihat sekeliling dengan tatapan lemas) , hah?.. desaku , ayah... ibu... hiks..hiks..(menangis meratapi sekelilingnya yang dimana desanya telah hancur dan tak'tersisa siapapun selain dia)


tulang paha'mu mengalami patah tulang yang cukup serius , sehingga kau tidak akan dapat berjalan untuk beberapa hari ini , jadi bersyukurlah setidaknya kau masih bisa sembuh dan dapat melanjuti perjalanan hidupmu nona(berjalan dari belakang menuju wanita tersebut)


" Hah?.. siapa kamu?!


" kamu tidak perlu tau siapa aku , yang terpnting kamau sudah sadar dari tidur nyenyakmu , jadi aku sudah bisa pergi meninggalkanmu(sambil meletakan keranjang penuh bahan-bahan masakan).


" kamu yang telah menolongku?, terus... dengan keadaanku saat ini dan sendirian dipulau ini , bagai mana caranya aku untuk bertahan hidup bila lukaku saja belum sembuh?


" itu urusanmu nona , aku harus melanjutkan perjalananku dan kamu sudah siuman itu bertanda aku sudah bisa pergi


" tolong jangan tinggalkan aku sendirian disini , apalagi dengan kakiku yang belum juga pulih ini , aku tidak dapat berbuat lebih untuk mempersiapkan kebutuhanku , dan juga bagaimana bila ada mahluk ganas yg datang dan memangsaku?(memohon dengan tatapan lemah).


" aku tidak dapat tinggal dipulau ini untuk hari-hari esok , bila itu terjadi maka aku akan ditangkap dan dipenjara oleh para pasukan duniawi(berbicara dalam hati).


" tolong tetaplah disini sampai kakiku pulih(memohon)


" aku tidak bisa menetap dipulau ini nona , bila kamu bersedia ikut bersamaku , maka aku akan membawa serta menjagamu hingga kakimu sembuh.


" tidak apa-apa , aku bersedia ikut denganmu keluar dari pulau ini , lagipula tinggal aku sendiri manusia yang tersisa dipulau ini yang masih hidup , jikalau hanya tetap disini hanya akan membuat diriku tertekan kesedihan.


mengambil keranjang penuh dengan bahan makanan dan mengeluarkan semuanya lalu mengangkat wanita tersebut kedalam keranjang.


" trimakasih banyak untuk bantuannya tuan? (menatap sambil kebingungan)


" panggil saja aku "Eragon"


" baik tuan Eragon , namaku adalah Erin , panggil saja aku


"Rin".


Pergi menuju tepi pantai dan menarik sebuah rakit yang sebelumnya sudah disiapkan , " apakah kita akan menggunakan rakit ini untuk berlayar?.


" iyaa.. , apakah kamu tidak tahan dengan goncangan kecil dari ombak laut?


" tidak-tidak , hanya saja aku belum pernah naik perahu kecil seperti rakit ini untuk berlayar.


" jika kamu ingin menaiki kapal besar yang rusak itu tidak apa-apa nona , aku akan menaikki rakit ini (sambil menunjuk ke arah kapal besar yang rusak)


" tidak-tidak aku hanya bergurau soal itu (masang wajah penuh penderitaan)


" bilang saja jika kau tidak tahan dengan goncangan kecil ombak nona , ini juga demi kebaikanmu sendiri.


" sepertinya aku tidak dapat menutupi bahwa aku mudah mabuk laut.(memasang wajah penuh penderitaan)


Merekapun berlayar menggunakan rakit tersebut , keluar dari pulau itu dan melintasi lautan yang ganas akan ombak yang melanjung tinggi. "ahh...!! kenapa bisa omabaknya setinggi ini!! dan kau hanya duduk sambil melipat kaki dengan santai?!..(ketakutan sambil memeluk tiang layar)


" aku sedang mengendalikan keseimbangan tubuh untuk menjaga rakit ini tidak terbalik.(berbicara dengan tenang)


" walaupun kau bilng begitu tapi rakit ini masih berguncang dengan kuat , ahhh....!!


" bertahanlah hingga badainya berhenti , badai laut tidak bertahan lama.

__ADS_1


Dan ternyata badainya terus berlanjut, tidak sesuai dengan yang dikatakan Eragon. lalu besoknya rakit mereka berhenti disebuah pantai yg disertai dengan sinar matahari yang menyilaukan mata dipagi hari. "huh?.. dimana ini?.. apakah aku sudah disurga?..(membuka mata perlahan).


" lama sekali kau bangunnya, aku hampir saja akan meninggalkan mu bila kau tak kunjung juga bangun.(sambil memegang beberapa ikan yg di ikat ekornya)


" kau sungguh jahat!.. inging meninggalkan gadis malang yang terluka ini sendirian disini untuk bertahan hidup.(memasang wajah kasihan)


Eragon mengangkat keranjang Erin lalu menuju kedalam hutan. "apakah kau mengenal nama pulau ini tuan Eragon?.


" iyaa.., ini adalah pulau pluto , pulau ini besar namun tidak memiliki pelabuhan yang memadai para pelayar dan desanya juga lumayan maju dalam perdagangan.


tiba-tiba ada suara aneh yang timbul didekat mereka krukk...krukk....,"hehehe... maaf , itu adalah suara perutku yang kelaparan.


Mereka berhenti dan Eragon meletakan keranjangnya Erina. " kenapa kita berhenti?


" jika kau bisa menahan laparmu hingga sesampainya didesa nantinya , tidak masalah buat kita melanjutkan perjalanan.


" apakah desanya dekat lagi?


" sekitar 7kilo lagi jarak tempuh kita kesana , bagaimana?


" hah?.. 7 kilo lagi?..(memasang wajah lesu kelaparan)


" wajahmu itu sudah menjawab keadaanmu untuk saat ini kita perlu berhenti untuk istirahat.


Eragon membuat api unggun menngunakan ranting-ranting pohon yang kering dan menggunakan tenaga dalamnya untuk memancarkan api melalui hembusan nafasnya. "hah?.. apakah kau memiliki kekuatan surgawi? (tanya erin sambil terkejut).


" aku adalah salah satu dari pasukan surgawi.(sambil membakar ikan yang dibawa dari pantai)


" lalu..? apakah kau sedang melaksanakan suatu misi?


" pertanyaanmu terlalu banyak , tidak baik bagimu untuk mengetahui banyak hal.


" hmm... , apakah ikannya sudah masak?, aku sudah kelaparan. (sambil memandangi ikan yang dibakar)


Eragon mengambil ikan yang sudah masak lalu membrikannya kepada Erin. " ini sudah masak , kau bisa memakannya , kemungkinan akan sedikit hambar rasanya.


" siap makan kita mesti melanjutkan perjalanan , dan kakimu besok pasti sudah sembuh


" benarkah?.. lalu apakah kita akan berpisah?


" iyaa... itu sudah perjanjian kita , bila kakimu sudah sembuh maka aku tidak perlu lagi membantumu.


" aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi didunia ini , dan kamu adalah satu-satunya orang yang saat ini aku kenal.(merenung ,menundukan kepala)


Eragon berdiri dan mengangkat keranjang Erin dengan sikap yang dingin. " perjalanan kita masih jauh , tidak baik bila dilama-lamakan untuk istirahat. Erin diam termenung dengan sikap dan keputusan Eragon yang dingin akan keadaan Erin.


Setelah berjalan begitu lama mereka akhirnya sampai didesa Zena , dimana disini para pedagang dari segala penjuru berkumpul dan saling menukar ataupun membeli barang-barang luar yang belum pernah dijumpai diberbagai tempat , dan hanya dapat dijumpai didesa ini.


para pedagang berkumpul disini dikarenakan desa ini tidak ada batasan/anggaran buat berdagang dan bisa dibilang ini adalah pasar gelap namun diakui oleh pihak militer manusiawi dan di dukung oleh kaisar surgawi dikarenakan pasar ini menghasilkan bahan dan barang yang sering memikat dan membantu pralatan tempur surgawi.


"mari-mari belik barang-barang yang dapat membantu untuk bertahan dan menyerang semuanya ada disini , pedang kelas 100 juga ada disini , yang dulunya ini adalah pedang kelas 50 namun karena ada ditangan yang tepat dia meningkat sesuai dengan kemampuan tuannya.


" wahhh.... beneran barang tingkat tinggi!!


"wahh.. pedang ini adalah salah satu pedang tingkat atas!


" bila membelinya dan bisa bersatu dengan tubuh , ini dapat membantu sekali dalam keadaan apapun.


" benar-benar barang yang baguss!..


Eragon dan Erin datang menuju pedagang barang tersebut. " halo Herman , lama tidak berjumpa dan kau sudah memiliki toko sendiri dari hasil senjata yang kukumpulkan.


" ha?.. siapa dia?, baju ziranya sangat besar dan menutupi seluruh tubuhnya.


" tampak kuat dan pemberani!


pedagang tersebut terkejut dan langsung menghampiri Eragon dan Erin. "ahh... Eragon.., lama tidak berjumpa , sungguh keberuntungan kau ada disini , apakah wanita yang kau gendong dengan keranjang itu ingin dijual?.

__ADS_1


" hah?.. enak saja , aku bukanlah wanita murahan!


" tidak , aku kesini ingin meminta bantuan dan tidak ada membawakan barang apapun yang dapat dijualkan.


" hahaha.... aku hanya bercanda , teman lamaku sudah lama tidak berjumpa aku akan menjamu kalian , pelayan tolong urus penjualanan kita yaa... aku akan menjamu tamu penting kita.


" baik tuan!


Herman mengajak Eragon dan Erin masuk untuk dijamu dan menikmati hidangan spesial tamu VVIP. " wahh... ini adalah makanan yang sering aku lihat disaat jamuan kepala desaku saat menjamu kepala militer duniawi.(melihat dan langsung memakan)


" hahahaha... nona kau sungguh lugu , kalau boleh tau siapa namamu dan mengapa kalian berdua bisa saling kenal dan Sepertinya akrab?


" namanya Erin , aku menolongnya saat desanya sudah habis terbakar dan sepertinya desanya diserang oleh sekelompok orang.


" padahal yang ditanya ialah aku , kenapa jadi kamu yang menjawab?


" hahahaha.... tidak usah tersinggung nona, Eragon menjawabnya langsung krena melihat nona yang sedang sibuk dengan makanan nona yang memenuhi mulut nona.


Seperti biasa eragon tidak suka untuk basa basi dan langsung menjelaskan kepada Herman , bahwa mereka memerlukan tempat untuk menginap semalam ini dan dia sekalian ingin menitipkan Erin kepada Herman hingga dia memutuskan untuk seperti apa jalan hidupnya selanjutnya.


" aku mengerti , lagipula ini semua adalah harta milikmu , kau dulu membantuku dari kemalangan saat aku dipasar ini dan tidak punya apa-apa , kau membrikanku semua barang yang kau ambil dari orang-orang yang sudah kau bunuh dan menyuruhku untuk menjualnya dan kau tidak meminta persenan dari penjualannya meskipun aku memaksanya kau hanya berkata tetaplah bertahan dan manfaatkan kesempatan.


" aku akan pesan 2 kamar.


" hahaha... kau belum juga berubah, sifatmu yang dingin ini tidak tau kapan akan berakhir , bisa-bisa kau bakalan susah dapat pasangan hahaha... , pelayan tolong siapkan 2 kamar VVIP kita untuk tuan Eragon dan nona Erin.


" baik tuan!


Erin yang tidak mendengar percakapan dikarenakan sibuk dengan makanan perjamuan yang sangat menggodanya. " emm... makanannya , semuanya sungguh lezat dan tidak kalah banding dengan bentuk dan aromanya , ini pertama kalinya aku makan makanan ini dan sekenyang ini , rasanya perutku ingin meledak...!


" haduhh... haduhh... nona Erin awas sampai kau sakit perut karena terlalu banyak makan dan bisa-bisa berat badanmu bisa naik derastis nanti, hahaha....


" kalau soal penurunan berat badan aku tidak perlu khawatir , krena aku dapat menggunakan lemak-lemak tubuhku menjadi sumber energi disaat aku membutuhkannya dan hanya perlu merubahnya kebentuk energi dalamku saja.(berbicara santai sambil memakan kue).


" ternyata kau dapat menggunakan tenaga dalam , dengan merubah bagian dari komponen tubuhmu menjadi perisai disaat tertentu , aku benar kan? (tanya Eragon dengan penasaran).


" wahh.. kau tau soal kekuatan energi dalamku? , iya sihh.. aku hanya dapat merubahnya sebagai perisaiku saja , untuk senjata aku tidak bisa , dan itupun tergantung seberapa banyak nutrisi lemaknya dan seberapa kuat serangan lawan.


" nona Erin kau dapat bergabung dengan para penjaga tahanan duniawi bila kau ingin.


" penjaga tahanan duniawi? , apakah energi dalamku berguna disitu?


" sangat berguna , dikarenakan energi dalammu juga bukan hanya menjagamu , itu juga dapat menjaga orang dan bisa juga menahan seseorang didalamnya.


" benar sekali dengan apa yang dikatakan Eragon, tapi itu jika nona bersedia aja.


Erin berfikir sejenak dan sambil memakan hidangan dan mengatakan : nanti akan kupikirkan lagi untuk itu.


pelayan datang dengan membawa 2 kunci kamar yang mewah. " tuan dan nona , ini kunci kamar tuan dan nona , kamar sudah disiapkan dan telah ditata dengan sangat bagus oleh penata kamar profrsional penginapan kami (menyerahkan kunci).


" trimakasih!


" trimakasih untuk playanannya.(tubuh sudah kembali seperti semula)


" aku akan mengantar kalian berdua kekamar kalian.


" tidak perlu Herman , aku dapat berjalan kekamarku dengan sendirinya , sebaiknya kalian membantunya yang tidak dapat berjalan. (menunjuk ke Erin)


para pelayan menggunakan sofa yang Erin duduki untuk mengangkatnya dengan energi dalam mereka yang dapat menggerakan barang dan membuat sofa itu terbang perlahan menuju kamarnya dan membantunya untuk membersihkan tubuhnya.


( yang pastinya para pelayan wanita yang bantu dia membersihkan badannya yaa gaess!...)


sehari sebelumnya , kembali kepulau dan desa kecil Erin. " pak!.. para binatang pelacak mendapat petunjuk bahwa Eragon baru saja singgah dipulau ini dan desa yang terbakar hangus taktersisa penduduk itu bukanlah ulahnya , itu ulah dari para bajak laut. (jawab seorang prajurit kepada pimpinannya).


melangkah dengan perlahan memandang kearah laut dan menghirup udara dengan perlahan. " hahh... dia berlayar bersama seorang wanita yang duduk didalam keranjang yang digendongnya , segera sebarkan pasukan untuk mencarinya kepulau terdekat dari sini dan langsung tangkap hidup-hidup , kekuatannya sudah tidak ada lagi.


" baik pak! ( jawab para prajurit yang diperintahkan).

__ADS_1


__ADS_2