
sebuah pulau yang besar dan penuh dengan sumber daya alam yang melimpah, sebuah Istana kekuasaan Dewi Bumi/Alam "Gaya" yang bernama pulau Atheria. kributan terjadi ditengah istana itu, sebuah pertarungan yang menyebabkan keributan dan kehancuran bangunan-bangunan sekitar. air laut naik hingga membanjiri perumahan yang ada disekitar pelabuhan, seperti tertarik oleh sebuah kekuatan yang menyatu pada air laut itu.
ditengah-tengah istana yang kacau telah dipenuhi oleh kabut yang diciptakan Zake melalui Energinya, yang didalam kabut terdapat Zero sedang menahan seranga pisau terbang didalam kabut.
"hahaha!!.. kenapa?!!.. kau sudah tidak dapat bertahan lagi?!!
air laut yang naik telah sampai ditengah-tengah istana Atheria yang telah membuat setengah wilayah Istana terkena banjir dari air laut yang naik kepulau. Zake menyadari akan kekuatan yang akan hadir dari Zero dengan melihat aliran air laut yang mulai mengalir mengarah mereka dan telah membanjiri setengah dari wilayah Istana, "spertinya dia yang telah membuat air laut naik hingga kesini?! (berbicara didalam hati).
tidak berlangsung lama air laut telah membanjiri area pertarungan mereka yang dimana air laut telah naik mencapai lutut kaki(setinggi 60cm). Zake tidak sadar bahwa jiwa keberadaan Zero sudah tidak ada didalam kabutnya, "apa?!.. bagaimana bisa?!!.. (terkejut).
"hahaha!!.. kau pikir kau saja yang diuntungkan dimedan pertarungan ini?! (suara melalui area sekitaran)
"ternyata air laut ini telah menyatu dengan tubuhmu yaa?!.. (berbicara melalui area sekitaran)
kabut Zake sudah berkumpul dan membentuk setengah tubuh Zake yang raksasa dan padat akan kabut,"hahaha!!.. spertinya kita memiliki keunggulan masing-masing sekarang ini..?
air laut yang membanjiri setengah Istana juga mulai membentuk sebuah tubuh raksasa yang berupa sebuah tubuh prajurit berbaju zirah lengkap, "hahah!!.. tubuh kabutmu sama saja seperti tubuh aslimu yang tidak menarik dan jelek itu, hahaha!!..
"dasar anak pungut Poseidon!!(meluncurkan serangan)
"dasar anak buangan!!! (meluncurkan serangan)
tubuh kabut raksasa Zake dan tubuh air taksasanya Zero bertarung dengan sengit, hantaman sesama serangan mereka menyebabkan kabut dan air menjadi satu menutupi penglihatan sekitaran istana.
sementara itu didalam istana Erin yang sedang duduk menunggu Eragon keluar dari dalam batu permata yang juga gelisah akan keadaan dari keributan diluar istana,"sepertinya ada pertarungan besar diluar?..(berbicara dalam hati). diluar sudah sangat lembab dan dipenuhi oleh kabut yang menghalangi mata yang disebabkan oleh benturan dari serangan Zake dan Zero yang saling bertarung menggunakan tubuh raksasa mereka, bentukan dari kekuatan jiwa sejati mereka. kedua belah pihak saling melontarkan serangan dahsyat dan saling menerima efek dari serangan lawannya, Zake sudah dipertengahan ambang batas dari kekuatannya, sedangkan Zero masilah dapat bertahan dalam formasi tubuh raksasanya.
"huh..huh.., sialan.. dia sungguh masih dapat bertahan dalam keadaan sperti itu.., dan lagi air laut terus menerus mengalir membanjiri seluruh pulau!.., dia mendapatkan kekuatan dan kondisi yang mendukung didalam pertarungan ini!.. (berbicara dalam hati)
"hahahah!!.. kenapa wajahmu agak kelelahan?.. apakah kau sudah di'ambang batas?..
"teruslah membual anak pungut!.. kau hanya dapat membual dan terus membual..
"kurang ajar!.. akan aku tunjukkan padamu kekuatan sesungguhnya dari para keturunan dewa Poseidon!!..(memadatkan jiwa).
__ADS_1
Zero memadatkan jiwa dewanya menjadi lebih besar dan menyatu pada tubuhnya, lalu perlahan ombak-ombak dilautan mulai mengamuk, seperti ada yang memanggil kegilaan ombak tersebut. Zake menyadari sebuah kekuatan sedang bangkit dan mengepung seluruh bagian pulau sambil melihat tubuh airnya Zero yang mulai membesar dan melihat sebuah ombak yang sangat besar dibelakang Zero. Ombak yang sangatlah besar, sehingga menutupi seluruh pulau bayangannya, menyebabkan keadan dipulau semakin menegangkan dan orang" mulai ketakutan akan ombak yang besar itu. Dewi Gaya melihat dari kejahuan disebuah menara istana, memandangi ombak yang besar itu,"ini sudah keterlaluan.., edon!.. anakmu sudah melewati batas kesabaranku!..(memandangi).
"ap-apaan ini?!!..
"tidak mungkin?!!..
"ombak ini sepertinya pernah terjadi sekali disebuah pulau?!
"i-itu!.. adalah?!..
ombak sudah sangat membesar dan telah menelan pelabuhan dan kapal-kapal disana serta beberapa rumah warga yang dekat dengan pelabuhan sudah tertelan tubuh ombak yang besar.
"hahahaha!!.. takutlah dan tunduklah dihadapan kekuatan yang dapat menelan daratan!!.. "OMBAK PENELAN"
"sialan!.. dia sangat nekat sehingga mengeluarkan kekuatan mematikan sejagat raya!!..(berbicara didalam hati)
"hahaha!!.. kenapa?!.. kau takut?!.. ingin menyerah?!.., sudah tidak dapat diterima!!.. rasakanlah!! keganasan ombak penelan!!!
"kurang hajar!.. tidak sempat lagi.. aku sudah membuat dia nekat untuk melakukan serangan mematikan ini!..(berbicara didalam hati).
"historia!.. alam bawaan!.. MENYATU!!!..(membaca mantra)
dengan sangat cepat seluruh pulau ditutupi oleh tumbuhan merambat yang sangat besar dan banyak yang merambat begitu cepat menjadi pertahanan dari serangan ombak penelan. ombak penelan mulai menghantam pertahanan itu dan terjadi benturan dari ombak yang menghantam pertahanan dari tumbuhan merambat yang menutupi seluruh pulau. semua orang sangat tertekun dan terkejut ketakutan akan serangan ombak yang menghantam pertahanan tumbuhan yang melindungi mereka.menyebabkan ketidak setabilan pulau, sehingga pulau terguncang akibat tekanan ombak yang menghantam menyebabkan beberapa bagunan menjadi hancur dan beberapa bagian tanah retak seperti layaknya gempa dahsyat yang melewati pulau.
"apa?!.. tumbuhan merambat ini?.. berhasil menahan serangan dari ombak penelan?!!, bagai mana bisa?!(terkejut)
"tidak mungkin?.. ini pasti kekuatan dari dewi Gaya?.. sial!.. gara-gara anak pungut ini aku pasti akan dimarahinya lagi krena sudah membuat dia turun tangan!
para warga sangat ketakutan dan tertekan akan kondisi mereka dan pulau yang hampir saja akan hancur diterjang ombak penelan yang sangat besar dan untungnya berhasil ditahan oleh pertahanan dari tumbuhan merambat yang barusan.
"sial!!.. tadi itu hampir saja!
"be-benar!.. jika tadi tidak ada pertahanan dari tumbuhan merambat itu..
__ADS_1
"tidak dapat dibayangkan lagi seperti apa nasib kita semua serta pulau ini..
Zake telah memecahkan formasi tubuh kabutnya dan kembali ketubuh semulanya, begitu juga dengan Zero yang sudab kelelahan akibat dari kekuatannya yang menciptakan ombak penelan. mereka berdua masilah memiliki niat ingin menyerang satu sama lain dengan pandangan mata mereka berdua yang saling memancarkan kebencian satu sama lain. dengan rasa tidak peduli akan apa yang telah terjadi barusan, Zake memanfaatkan keadaan Zero yang sudah kelelahan dengan menyerang duluan, bergerak dengan cepat memegang sebuah pisau mengarah Zero. sebuah tumbuhan merambat langsung muncul dari tanah dengan cepat langsung mengikat kakinya Zake dan menjatuhkan Zake.
"sudah cukup!.. kenakalan kalian ber 2 sudah kelewatan!
"huh?!.. dewi Gaya? (berbicara didalam hati)
"ahk!!.. sial!!.. kakiku terkilir akibat tarikan itu Dewi..
"Zake!, Zero!.. kalian seharusnya tau apa yang telah kalian perbuat barusan telah mengganggu kesetabilan dari ALAM!
Zake dan Zero terdiam.
"kalian ber 2 lebih parah dibanding anak kecil!.. tidak dapat menjaga perasaan alam yang sudah memberikan kalian tempat untuk mengembangkan diri.. aku sangat kecewa melihat kalian berdua menyia-nyiakan perkembangan kalian menjadi merusak alam yang telah baik berkorban untuk kalian pergunakan!
"maafkan aku Dewi.. aku berjanji tidak akan menggunakan jurus barusan untuk menghancurkan alam sekitaran lagi..(menunduk)
"dengan cara apa kau dapat membuat aku yakin akan kata-katamu?!..
"aku akan mengembangkan jurus itu hanya akan menghantam targetnya saja, tidak akan berdampak pada sekitaran dari targetnya..
"janjimu sudah kudengar dan didengar oleh alam, jangan sampai kau melupakannya!
"baiklah Dewi..
Dewi Gaya berpaling menghadap Zake yang kesakitan dan mendekatinya.
"aduhh.. dewi kakiku terkilir akibat seranganmu barusan dan ternyata tumbuhan barusan beracun.. bagai mana ini??..
"Zake!.. kau selalu saja berfoya-foya akan perintah dari pemikiranmu yang belum dapat kau kendalikan!.. apakah kau akan berusaha mengendalikannya untuk kedepannya?!
"aku akan giat untuk mengendalikan niatku, aku berjanji.. tapi.. tolong tarik racun tumbuhanmu dewi..(memohon)
__ADS_1
"alam telah menyaksikan janjimu Zake!.. kau tidak boleh mengingkarinya!..
Dewi Gaya memegang kakinya Zake dan racunnya mulai terisap dan menghilang dari kakinya zake, lalu Dewi Gaya memandangi sekitaran pulau yang berantakan akibat efek samping dari serangan mereka yang tidak mengenai target malah mengenai sekitaran mereka. Dewi Gaya menekankan mereka ber 2 untuk menebus kesalahan mereka pada sekitaran mereka dengan membantu para penduduk untuk merapikan kondisi sekitaran mereka kembali.