Kesatria Naga Emas

Kesatria Naga Emas
kembalinya peri ci cea


__ADS_3

Terlihat seekor ular raksasa dengan sisik yang terlihat sangat kokoh dengan warna hitam pucat membuat penampakan ular menjadi sangat menyeramkan.wajah Cen zio seketika berubah panik bukan main karena ulah besar itu bisa dua kali dari Tinggi Cen zio  dengan tubuh panjang dan sangat besar .suara desisan ular raksasa itu bisa terdengar sangat jelas di telinga serta setiap gesekan ular berjalan seperti suara pohon besar di seret  . Ular raksasa langsung membuka rahangnya yang sangat besar dengan dua tarian utama yang besar sekaligus tajam terlihat dengan jelas disaat ular raksasa membuat mulutnya .suara desis yang kencang seketika keluar dengan sangat kencang hingga menghasilkan gelombang pusaran angin yang Langsung Meles dengan kencang mengarah ke dirinya . Dengan cepat dirinya langsung melompat ke samping untuk menghindari gelombang pusaran angin.terlihat serangan gelombang pusaran angin dengan cepat langsung menghantam pepohonan di belakang Cen zio hingga membuat banyak pohon tumbang Akbid Serang dari ular raksasa.  Dengan tatapan melihat ke arah ular raksasa Cen zio berkata" aku tak mungkin bisa mengalahkan ular raksasa ini meskipun dirinya tak memiliki bisa tapi daya serangan nya sangat kuat.bagaimanapun caranya aku harus segera menjauhi ular raksasa ini . 


Ular Raksasa dengan cepat langsung Leles ke arah Cen zio dengan mulut yang melebar yang terlihat berencana memakan Cen zio secara langsung. Di sisi lain kecepatan dari ular raksasa itu sangat cepat hingga Cen zio tak memiliki kesempatan untuk bisa menghindari Serangan dari ular raksasa. Wajah Cen zio segera memucat takut tetapi dirinya tak hanya tinggal diam menantikan kematiannya tetapi Cen zio segera  mengepalkan tangannya mengaktifkan teknik pukulan naga emas d untuk menahan Serangan dari ular raksasa. Tinggi…… suara tabrakan dari Pukulan naga emas dan kulit keras kepala ular raksasa, segera aura kuning dari pukul naga emas melonjak hingga menyebabkan ledakan yang cukup besar tetapi sayangnya pukulan naga emas tak berefek apa apa pada sisik ular raksasa , seketika tubuh Cen zio merasakan sebuah tolakan yang sangat kuat setelah Pukulan itu . Seketika tubuh Cen zio tanpa di sadari terpental mundur beberapa meter dan tubuh Cen zio segera menghantam pepohonan dengan kencang hingga terdengar suara tulang² Cen zio patah.


Dari mulut Cen zio segera mengeluarkan darah segar ,Cen zio lantas berkata" ugh…. Sepertinya gak ada kesempatan untuk menang apa hari ini aku akan mati .


Terlihat dalam raut wajah Cen zio yang suram tak berdaya dengan salah satu tangan Cen zio memegangi tulang rusuk yang patah Akbid Serang dari ular raksasa.


Dengan cepat ular raksasa berada di depannya dengan mulut terbuka lebar akan menyantap tubuh Cen zio secara utuh.di sisi lain Cen zio melihat kejadian itu dirinya segera memejamkan mata dengan pasaran . Tetapi hal tak terduga seketika terjadi.sebuah cahaya hijau tiba-tiba keluar dari tubuh Cen zio hingga membuat ular raksasa yang berada di depannya segera memalingkan wajahnya ke belakang Akbid cahaya hijau yang tajam .di dalam tubuh Cen zio sendiri dirinya seketika merasakan aura yang sangat hangat dan nyaman dan rasa sakit di dalam tubuhnya perlahan memudar.cen zio dengan cepat langsung membuka matanya dan di depannya tampak sosok wanita berambut putih dan kulit putih sehalus kapas terlihat dengan jelas. Perempuan itu terlihat mengacungkan tangannya ke depan menunjukkan ke arah ular raksasa, tiba-tiba dari dalam tanah di dekat ular raksasa seketika bergetar dan terlihat sebuah akar pepohonan muncul dari dalam tanah dan membelit ular raksasa. Tapak ular raksasa langsung berusaha melepaskan diri dari  tetapi usaha itu hanya sia sia .akar pepohonan itu segera bergegas lebih kencang mengikat ular raksasa dan terlihat ujung dari akar menusuk menembus sisik ular raksasa hingga terlihat ular raksasa semakin memberontak karena kesakitan. Dengan cepat tubuh ular raksasa mengering mengeras seperti cairan di dalam tubuh ular raksasa diserap oleh akar pohon yang membelit ular raksasa. Tak berselang lama ular raksasa itu berubah menjadi ular tua yang tak memiliki daging melainkan hanya berisi tulang  dan sisik yang menyelimuti tulang.


Di sisi lain Cen zio melihat ular raksasa yang mengering karena cairan dalam diri ular diserap oleh akar wajah Cen zio juga terlihat cukup cemas sekaligus kagum dengan seseorang yang berada di depannya ini. Dengan ragu-ragu Cen zio berkata" siapa kamu ? Kenapa kamu menyelamatkan ku?. 


Terlihat perempuan di depan Cen zio segera berbalik melihat ke arah Cen zio sambil tersenyum. Melihat kecantikan dan senyuman dari perempuan di depannya membuat Cen zio seketika terdiam sejenak dan dirinya mengingat mimpinya waktuku itu yang dirinya diselamatkan dalam mimpinya oleh wanita yang sama seperti  wanita yang berada di depannya ini. Wajah deputi awan di langit dengan bibir merah menawan membuat Cen zio seperti tak ingin melihat wanita selain perempuan di depan dirinya ini.dengan suara yang lembut perempuan cantik di depannya ini berkaitan" kenapa denganmu . Apa ada yang salah dengan diriku ?. 

__ADS_1


Mendengar suara perempuan cantik di depannya membuat Cen zio seketika teringat dengan suara dari peri ci cea yang sedang berkultivasi, dengan malu malu dan pipi memerah dirinya berkata" maaf aku seperti melihat seseorang yang pernah aku kenal dirinya secantik dirimu dan suaranya selembut dirimu hanya saja dia sedikit cerewet!. 


Mendengar perkataan itu permenpan cantik segera tersenyum tipis dan tiba-tiba cahaya kehijauan kembali bersinar terang hingga menyilaukan mata Cen zio. Perempuan cantik yang di kelilingi cahaya kehijauan seketika berubah menyusut dan penampilan wanita cantik seketika berubah drastis ,tak hanya tubuh yang beruban tetapi saat ini perempuan cantik memiliki sayap di punggungnya dan kuping yang memanjang seperti elf.


" Zio buka matamu sekarang dan lihat siapa aku sebenarnya?. Ucap perempuan cantik.


Secara perlahan Cen zio membuat matanya dan dari depan matanya dirinya melihat sosok wanita kecil yang bukan lain itu adalah peri ci cea yang selama beberapa bulan ini dirinya berkultivasi. Wajah Cen zio seketika berubah sangat senang dan bergegas memeluk peri kecil ci cea dengan sangat erat, sambil berkata" peri kecil tolong jangan tinggalkan aku selamat ini aku sangat merindukanmu kecerewetan mu itu!


Beberapa waktu berselang.


" Zio di mana harimau tua itu? Aku tidak merasa auranya di dalam dirimu sama sekali?. ucap peri ci cea penasaran.


" Soal itu , Xiao harus beristirahat beberapa bulan setelah menyelamatkan ku dari gerombolan serigala yang memburu ku setelah aku di jebak! ucap cen zio dengan wajah merasa bersalah.

__ADS_1


" Ternyata di bawah bimbingan harimau tua itu kamu tak mengalami perubahan yang signifikan ya! Sepertinya harimau tua itu memang sangat tidak berguna.


" Bukan begitu tetapi aku yang masih sangat lemah dalam berkulitfasi. Eh iya ngomong ² setelah kamu berkultivasi Sekarang kamu berada di level apa ? Ucap cen zio bertanya.


" Aku belum sepenuhnya memulihkan kekuatan ku tapi saat ini aku sudah berada di level roh kematian ilahi di tahun menengah!. Ucap peri ci cea yang belum puas dengan tingkat kultivasi nya saat ini.


Mendengar perkataan peri ci cea yang sudah berada di level roh kematian ilahi membuat Cen zio kaget bukan main karena baru saat ini dirinya melihat seorang kulitifaor di level roh kematian ilahi secara langsung. 


" Apa sejauh itu kan Tingkat kultivasi mu? Dan masih belum sepenuhnya pulih?. Ucap cen zio memastikan.


" Ya begitulah lah kira kira masih dua puluh persen lagi untuk seluruh kekuatan ku pulih !. 


Wajah Cen zio terlihat tak percaya dengan apa yang dia dengar ini, kekuatan sekuat itu selalu bersama di sisinya yang tak pernah ia sadar sama sekali,dan membuat Cen zio penasaran sebenarnya peri ci cea berasal dari mana dan keluarga mana hingga kekuatan dari peri ci cea berasal. Dengan ragu Cen zio berkata" Pei kecil sebenarnya kamu berasal dari mana dan mengapa kamu membantu Ku sampai sejauh ini?.

__ADS_1


__ADS_2