Kesatria Naga Emas

Kesatria Naga Emas
penyulingan pil


__ADS_3

wajah kagum tampak jelas di mata Cen zio dengan melihat teknik peracikan pil yang baru pertama kali ini ia melihat secara langsung melihat cara meracik pil dari jarak dekat. " apa kamu sudah melihat bagaimana cara meraciknya ? sekarang giliran mu untuk mencoba meracik pil garis satu atau dapat di katakan pil tingkat satu. mendengar itu tampak cen zio segera berjalan maju ke depan tungku besar . dengan ekspresi yang sangat yakin Cen zio segera mengalirkan energi sepiritual nya ke dalam tungku raksasa untuk memanaskan tungku raksasa . Hany satu aliran sepiritual yang tak beraturan tungku raksasa itu seketika mengeluarkan sebuah asap hitam dari dalamnya yang seketika .bengg.....! tungku raksasa seketika meledak hingga mengeluarkan asap hitam pekat. tatapan mata pria tua Zu wutia hanya tersenyum dan ia berkata " berlatihlah di sini dan jangan pernah pesimis jika gagal beberapa kali !. mendengar hal itu Cen zio hanya tersenyum sambil menganggukkan . lima hari kemudian di dalam ruang peracik milik orang tua Zu wutia.cen zio saat ini sudah hampir ratusan kali mencoba meracik pil tetapi sayangnya tampaknya cen zio masih belum bisa meracik pil garis satu . Cen zio saat ini sudah berada di kota peracikan cukup lama dan dalam waktu lima hari lagi Cen zio sudah harus kembali ke akademi dari klan tujuh pilar karena waktu istirahat sudah hampir usai dan di beberapa hari setelahnya turnamen lima klan besar akan di mulai dan Cen zio yang menjadi salah satu dari kedua kandidat yang maju untuk bertanding di turnamen akademi lima klan utama. di depan rumah dari orang tua Zu wutia di sana tampak orang tua Zu wutia tengah duduk bersantai di kursi tua sambil meminum secangkir kopi panas . tak lama kemudian tampak langkah kaki Cen zio berjalan ke arah peria tua Zu wutia dengan membawa sebutir pil bewarna hitam pekat . " peria tua lihatlah aku sudah berhasil meracik pil pertamaku . mendengar ucapan Cen zio yang berhasil membuat pil tampak wajah dari orang tua Zu wutia tampak sangat terkejut sambil melihat ke arah Cen zio . " benarkah , berikan padaku pil mu itu!. dengan sangat senang Cen zio segera menaruh pil hitam miliknya ke telapak tangan dari orang tua Zu wutia . melihat pil hitam yang di racik Cen zio tampak wajah orang tua Zu wutia hanya terdiam . dari dalam hati orang tua Zu wutia berkata anak ini cukup berbakat, meskipun pil ini masih jauh dari kata sempurna tetapi hanya dalam waktu lima hari saja sudah sangat berbakat. aku saja membutuhkan waktu satu bulan penuh Hanya untuk membuat pil setengah jadi !.


"bagus nak kamu sudah cupup berhasil meracik meskipun hanya setengah jadi. Malam harinya tampak saat ini cen zio berada di ruangan peracik pil milik orang tua zu wutian .saat ini cen zio duduk bersila dan bermeditasi di depan tungku raksasa . Di dalam meditasi itu cen zio kembali merekap ulang rekaman ingatanya di saat orang tua zu wutia dalam meracik obat dengan tujuan untuk mengetahui apa yang salah dalam peracikanya . Dengan sangat fokus cen zio melihat peroses itu kembali dan mengingat apa saja poin penting yang di katakan oleh orang tua zu wutia . Tak lama kemudia segera cen zio menyudahi meditasinya . Tampak cen zio langsung mengeluarkan kekuatanya yang langsung di alirkan ke dalam tungku raksasa .dengan serius cen zio menjaga kesetabila panas yang ia keluarkan .beberapa saat kemudian setelah merasa cukup cen zio segera memasukan bahan bahan untuk membuat pil tahap satu yang dapat di katakan pil yang di buatnya saat ini adalah pil dasar yang tidak terlalu sulit untuk membuat.benar saja dengan cepat cen zio berhasil menyelesaikan penyulingan bahan dan saat ini adalah hasil akhir dan yang menentukan apakah dia berhasil meracik pil atau gagak . Segera cen zio melakukan segel tangan untuk meningkatkan suhu dari tungku raksasa . Dengan cepat tungku raksasa mengeluarkan sebuah cahaya terang dan seketika bum...! Dari dalam tungku raksasa terdengar suara ledakan kecil . En zio segera berdiri dan berjalan mendekati tungku raksasa .dengan cepat cen zio langsung membuka tungku dan benar saja dari dalam tungku muncul setitik cahaya bewarna kehijauan dan beberapa saat kemudian cahaya itu seketika memudar dan terlhat dengan jelas dari dalam tungku raksasa terlihat sebuah pil yang melayang di tengah-tengah tungku raksasa dengan garis satu yang menandakan bahwa peracikan kali ini telah berhasil .seketika itu wajah yang sangat gembira terlihat dengan jelas di wajah cen zio saat ini . Meskipun pil ini hanya memiliki efek pemulihan tenaga sebesar 10%.dari dalam alam bawah sadar peri ci cea berkata " zio sekarang sudah tidak ada waktu lagi untuk bersantai .sekarang waktu yang tepat untuk memurnikan batu tuju warna !.

__ADS_1


" tapi bukanya kamu bilang waktu itu bahwa batu ini harus di murnikan terlebih dahulu sebelum di serap?.


" murnikan saja dengan tungku itu seperti kamu menyuling esensi bahan obat!.

__ADS_1


dengan santainya peri ci cea berkata " itu adalah masalahmu aku hanya menyuruhmu untuk memurnikan batu bukan untuk menghancurkan tungku!.


tiba-tiba dari luar terdengar langkah kaki yang berjalan ke arah ruangan peracik pil milik orang tua Zu wutia . dari luar terdengar suara seorang perempuan muda berkata " guru apa kamu di dalam? dan apa tadi yang meledak?.

__ADS_1


mendengar suara perempuan Cen zio lantaas bergumam.ada suara wanita dan dia memangil guru apa dia adalah murid dari pria tua Zu wutia? sekarang apa yang harus aku lakuk!. sebelum menyelesaikan gumamnya gadis di luar itu segera masuk ke dalam ruangan peracikan milik orang tua Zu wutia. melihat Cen zio yang tak pernah ia lihat wanita muda cantik berambut hitam pekat yang memakai sebuah ikat kepala berbentuk bangunan berkata " siap kamu dan apa yang kamu lakukan dengan tungku milik guruku?.


__ADS_2