
Bertie, bebek yang selalu ceria dan penuh ide-ide gila, dan Andy, ayam yang selalu siaga, sedang menghadapi situasi yang serius. Mereka mendengar bisikan-bisikan aneh dari hutan dekat peternakan mereka. Bertie dengan nada penasaran berkata, "Andy, apa yang kau dengar? Aku yakin ada sesuatu yang aneh di hutan itu."
Andy yang selalu waspada menjawab, "Aku juga merasa ada sesuatu yang tidak beres, Bertie. Mari kita periksa apa yang sedang terjadi di hutan itu."
Bertie dan Andy melompat dari teras peternakan dan bergerak perlahan menuju hutan. Ketika mereka tiba di tepi hutan, mereka terkejut melihat kelompok berang-berang yang berkumpul di bawah pohon besar. Mereka tampaknya sedang merencanakan sesuatu yang tidak baik.
Bertie dan Andy tidak ingin peternakan mereka jatuh ke tangan kelompok berang-berang ini. Mereka berdua duduk di semak-semak yang dekat, berusaha mencari tahu apa yang sedang direncanakan oleh kelompok ini.
Andy berbisik, "Ini sangat serius, Bertie. Kelompok berang-berang ini mungkin sedang merencanakan untuk menguasai peternakan kita. Kita harus melakukan sesuatu agar mereka pergi tanpa menghadapi pertarungan."
Bertie, yang selalu memiliki ide-ide gila, tersenyum dan berkata, "Andy, bagaimana jika kita mencoba membuat mereka ketakutan dengan trik-trik misterius? Mungkin mereka akan takut dan lari jauh dari peternakan kita."
Andy menyetujui rencana Bertie, dan mereka mulai merencanakan cara untuk menakut-nakuti kelompok berang-berang tersebut. Mereka tahu bahwa untuk membuat rencana ini berhasil, mereka perlu bersikap tegas dan cerdik.
Bertie dan Andy berpikir bahwa salah satu cara terbaik untuk membuat kelompok berang-berang ketakutan adalah dengan penampilan yang misterius. Mereka ingin menciptakan ilusi yang menyeramkan untuk menakuti kelompok berang-berang tersebut. Maka, mereka mulai mencari bahan-bahan di sekitar peternakan yang dapat membantu mereka membuat kostum dan alat-alat aneh.
Mereka mengumpulkan selimut tua, ember, dan ranting-ranting kering. Selimut tua yang mereka temukan akan digunakan untuk membuat kostum hantu, ember akan digunakan untuk efek api, dan ranting-ranting kering akan digunakan untuk membuat suara-suara misterius.
__ADS_1
Bertie dan Andy menyusun bahan-bahan mereka di teras peternakan, dan dengan semangat yang tinggi, mereka mulai bekerja. Bertie mengambil tanggung jawab untuk membuat kostum hantu, sementara Andy fokus pada alat-alat aneh.
Bertie menggulung selimut tua menjadi bentuk yang menyerupai hantu dengan dua mata besar yang diberi warna merah dengan cat air. Bertie kemudian menempelkan beberapa ranting-ranting kering pada kostum hantu tersebut sehingga terlihat seperti lengan dan jari-jari misterius. Dengan cepat, mereka memiliki kostum hantu yang cukup menyeramkan.
Andy, sementara itu, menciptakan alat-alat aneh dengan ember. Dia mengisi ember dengan air dan menambahkan beberapa batu sehingga air yang mengalir menciptakan suara mendesis. Kemudian, dia mengecat ember tersebut dengan cat hitam sehingga terlihat seperti alat penyihir. Andy juga mengumpulkan ranting-ranting kering dan menggunakannya untuk membuat suara-suara kerisauan, yang dapat dipicu dengan sekali tekan.
Ketika mereka selesai dengan kostum dan alat-alat misterius mereka, Bertie dan Andy merasa senang dengan hasil kerja mereka. Mereka sekarang memiliki penampilan yang cukup mengerikan dan alat-alat yang akan membantu mereka menciptakan efek suara yang menakutkan.
Mereka mengenakan kostum hantu mereka dan memegang alat-alat aneh. Bertie merasa sedikit canggung dalam kostum, tetapi dia bersikeras bahwa penampilan yang menyeramkan adalah kunci kesuksesan rencana mereka.
Bertie dan Andy memulai pertunjukan mereka dengan efek yang spektakuler. Bertie bergerak dengan lambat dan misterius, seolah-olah dia adalah hantu penunggu peternakan. Dia mengeluarkan suara-suara mendesis dan membiarkan ranting-ranting kering yang melekat pada kostumnya menggerakkan dengan sendirinya, menciptakan tampilan yang sangat menyeramkan.
Sementara itu, Andy mengaktifkan embernya yang diisi air. Efek suara mendesis yang diciptakan oleh ember itu membuat kelompok berang-berang kaget. Mereka saling berbisik dan tampak ketakutan, tidak tahu apa yang sedang terjadi.
Bertie dan Andy terus memperagakan penampilan misterius mereka dengan penuh semangat. Mereka bergerak ke arah kelompok berang-berang, membuat suara-suara aneh dan menakutkan. Beberapa berang-berang terlihat ketakutan dan berusaha melarikan diri, tetapi mereka tidak tahu kemana harus pergi.
Ketika Bertie dan Andy merasa bahwa kelompok berang-berang sudah cukup ketakutan, mereka memutuskan untuk memperkuat efek suara dengan alat-alat aneh yang mereka bawa. Andy menekan ranting-ranting kering dengan cepat, menciptakan suara-suara mengerikan seperti gemuruh petir dan langkah kaki berat.
__ADS_1
Kelompok berang-berang semakin ketakutan dan cemas. Mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi dan siapa yang ada di balik penampilan misterius ini. Beberapa di antara mereka bahkan mulai berteriak.
Bertie dan Andy tahu bahwa mereka telah mencapai titik maksimal ketakutan kelompok berang-berang. Mereka berhenti sejenak untuk memberikan efek dramatis, kemudian mengangkat selimut hantu mereka ke atas dan mengungkapkan diri mereka.
Kelompok berang-berang, yang sudah ketakutan parah, melihat bahwa itu adalah Bertie dan Andy yang berada di balik penampilan misterius. Mereka merasa kaget dan lega sekaligus, sebelum akhirnya mereka mengetahui bahwa ini adalah trik yang digunakan Bertie dan Andy untuk mengusir mereka.
Bertie dan Andy menjelaskan kepada kelompok berang-berang bahwa mereka tidak ingin terlibar dalam pertarungan fisik dan hanya ingin menjaga peternakan mereka dengan cara yang unik dan kreatif. Kelompok berang-berang merasa lega dan bahkan tertawa melihat bagaimana mereka telah ditipu oleh dua hewan yang tampaknya sangat serius.
Setelah momen ketegangan berlalu, kelompok berang-berang dan Bertie serta Andy duduk bersama. Bertie dan Andy mengatakan kepada kelompok berang-berang bahwa mereka selalu diberikan tempat untuk berkumpul di peternakan, tetapi mereka harus berjanji tidak akan mencoba menguasai peternakan itu atau merencanakan sesuatu yang jahat.
Kelompok berang-berang setuju dan berjanji untuk tidak menyebabkan masalah di peternakan tersebut. Mereka bahkan tertawa dan bercanda bersama Bertie dan Andy, seolah-olah mereka telah menemukan teman-teman baru yang unik.
Bertie dan Andy senang melihat bahwa rencana mereka berhasil, dan kelompok berang-berang tidak lagi menjadi ancaman bagi peternakan mereka. Mereka merasa puas karena telah mengusir bahaya dengan cara yang penuh kecerdikan dan kreativitas.
Dari hari itu, Bertie dan Andy terus berhubungan dengan kelompok berang-berang. Mereka tidak hanya menjaga peternakan mereka tetap aman, tetapi juga menjadi teman bagi kelompok berang-berang. Bertie dan Andy belajar bahwa terkadang cara terbaik untuk menghadapi masalah adalah dengan kreativitas dan persahabatan, dan mereka merasa bersyukur memiliki teman-teman baru yang aneh dan menyenangkan.
Bertie dan Andy terus menjalani kehidupan yang bahagia dan damai di peternakan mereka, dengan senyum di wajah mereka dan persahabatan yang kuat yang selalu mengiringi mereka dalam setiap petualangan. Mereka tahu bahwa bersama, tidak ada tantangan yang terlalu besar untuk diatasi, dan bahwa persahabatan adalah senjata terkuat mereka dalam menjaga kedamaian di peternakan mereka.
__ADS_1