Ketika Cinta Dalam Perbedaan

Ketika Cinta Dalam Perbedaan
pak agus


__ADS_3

"Udah sampai om??" Tanya Abi saat menyadari kalau mobil sudah berhenti.


Pak Agus yang mendengar itu pun tersenyum dan berkata "Katanya tadi mau makan!! nie kita udah sampai di rumah makan langganan om!!, yuk turun" jawab pak Agus dan mengajak Abi untuk turun.


Pov Abi on


Dalam perjalanan aku cuma diam sambil bermain hp, mau ngajak om Agus bicara,tidak tau mau bahas apa, jadi aku lebih baik diam aja daripada mengganggu pak Agus yang sedang menyetir.


Tapi ke terdiaman ku tersebut hilang disaat pak Agus berhenti, aku yang bingung pun apakah sudah sampai atau belum pin langsung menanyakan ke om agus "udah sampai om??" tanyaku kepada om Agus yang udah bersiap siap untuk turun.


"Katanya tadi mau makan!! nie kita sudah sampai di tempat makan langganan om!! yuk turun" jawab om Agus sambil tersenyum tulus seolah olah aku ini adalah anaknya. Dan dengan itu pun aku semakin kalau om Agus itu menerima ku bukan semata karna bersahabat dengan papa tapi karna dia memang juga menganggap ku sama seperti anaknya sendiri.


Dan aku juga memikirkan perkataan papa waktu masih di rumah dan benar kata papa, kalau kita mau menghargai mereka, maka mereka juga pasti mau menghargai kita, walaupun terdapat perbedaan yang sangat kentara Antara kita dan mereka.


dan setelah aku tanya pertanyaan tersebut, Kita pun langsung turun untuk masuk ke dalam rumah makan yang di singgahi oleh pak Agus.


pov Abi off

__ADS_1


Abi dan pak Agus pun memasuki rumah makan di singgahi tadi, karna jam sudah menunjukkan jam 8 malam, jadi rumah makan tersebut penuh oleh orang orang.


"Mau makan apa dek abi??" tanya pak Agus kepada Abi.


"Terserah bapak!! aku ikut aja!!" jawab Abi, dan setelah itu memfokuskan dirinya kembali kearah ponsel.


Setelah mendengar jawaban dari Abi, pak Agus pun langsung memesan makanannya.


Abi yang melihat pak Agus berdiri hendak memesan makanan pun bingung, kenapa pak Agus tidak panggil pelayannya saja.


"Om mau kemana??" tanya Abi keheranan.


Lama pak Agus memesan makanan,dan akhirnya pak Agus pun kembali ke tempat duduk, dan Abi langsung menanyakan kenapa pak Agus yang pesan.


"Kenapa bapak yang kesana?? kan bisa kita panggil pelayannya ke sini!!" tanya Abi, dan pak Agus pun tersenyum, setelah itu berkata.


"Kebanyakan rumah makan yang ada di Aceh itu kita harus memesannya sendiri, itu adalah salah satu hormat kita untuk orang yang jualan!!" jawab pak Agus dengan senyuman.

__ADS_1


Abi yang mendengar itu pun hanya mengangguk angguk saja, dan dia pun memakan makanan yang diambil oleh pak agus tadi.


Pak Agus dan Abi memakan makanannya dalam diam tanpa pembicaraan, karna Abi yang memiliki kebiasaan yang tidak boleh berbicara disaat makan, sebagaimana yang di ajari oleh orang tuanya.


Dan pak agus yang selalu mengamalkan Sunnah nabi Muhammad, salah satunya yaitu harus memiliki adab disaat di depan makanan yaitu dengan cara tidak berbicara di depan makanan.


Setelah beberapa menit pak Agus dan Abi makan, akhirnya acara makan tersebut pun selesai dan pak Agus pergi untuk membayar makanan mereka, sedangkan Abi duduk menunggu pak Agus sampai.


"Mari Abi kita ke rumah om!! ini tidak jauh lagi kok!!" ucap pak Agus setelah selesai membayar makanannya.


Abi yang melihat makanannya dibayar oleh pak Agus pun berniat untuk mengganti uang pak Agus, tapi belum sempat Abi mengambil uang dari dalam dompetnya, pak Agus langsung menghentikan Abi agar tidak usah membayar uang nya kembali.


"Uang nya tidak usah diganti!! sekali kali om traktir kamu, itung itung juga buat sedekah!!" ucap pak Agus yang mengetahui maksud dari Abi yang mengeluarkan dompetnya.


"Terima kasih ya om!! baru pertama kali aja udah ngerepotin om, apalagi kedepannya!!" sahut Abi dengan nada tidak enak karna sudah merepoti pak Agus.


"Ya udah gak usah di pikirin lagi!! yuk kita ke rumah bapak!!" ajak pak Agus ke Abi.

__ADS_1


Abi yang mendengar itu pun hanya bisa mengikuti pak Agus dari belakang.


__ADS_2