Ketika Pengorbananku Sia-sia

Ketika Pengorbananku Sia-sia
(3)SEASON 3


__ADS_3

Kriieeetttt


Pintu Kamar hotel Ziva terbuka,setelah melihat perempuan cantik terbaring di atas kasur tubuh lelaki yg tak lain adalah Dafa lgsg merespon dan Adek kecil yg di dalam sudah meronta"ingin segera keluar mungkin karna efek obat perangsang yg diberikan seseorang.


"Apa ini Obat yg dimaksud Raka untuk menghilangkan rasa panas dan tak nyaman di badanku"gumam Dafa,,


Raka adalah asisten sekaligus sahabat Dafa,tadi saat Dafa merasa ada yg aneh kepada tubuhnya dia langsung mencari Raka dan menyuruh mencari obat untuk rasa panas dan tak nyaman di tubunhnya..


"cantik juga.."sambung Dafa sambil berjalan mematikan lampu dan mendekati Ziva


merasa ada yg menyentuh Ziva bangun dan berkata"Kamu darimana mas"ucap Ziva langsung duduk di sandaran ranjang..


tanpa menjawab Dafa langsung me**mat bibir Ziva dengan lembut hingga beberapa menit setelah pasokan oksigen diantara keduanya sudah hampir habis Dafa baru menyudahinya..


"Apa kamu menginginkan Hak kamu sekarang mas"sambung Ziva karena dia pikir itu adalah Ezza suaminya yg baru menikahinya beberapa jam yg lalu..


otak Dafa sudah dipenuhi dengan hawa nafsu dan tanpa pikir panjang dafa lgsg melucuti seluruh pakaian Ziva dan menc**bu setiap inchi tubuh Ziva karna dia pikir itu adalah wanita byaran yg dipesan Raka..

__ADS_1


tubuh Ziva menggeliat merespon segala sentuhan yg diberikan Dafa dan suara erotis Ziva keluar begitu saja dan itu malah membuat Dafa semakin bersemangat untuk terus menc**Bu nya..


setelah puas bermain"di dua gu**Ng kembar Dafa lgsg melancarkan aksinya untuk menyatukan miliknya dengan Ziva..


"**** dia masih vi*gin"umpat Dafa dalam hati karna sudah beberapa kali hentakan miliknya baru bisa memasuki milik Ziva..


Setelah puas melakukannya Dafa lgsg Pergi meninggalkan Ziva dengan cek yg isinya sangat fantastis karna Dafa pikir itu pantas untuk membeli kepr**anan'nya...


pukul 04.00 pagi Ezza baru pulang ke hotel karna selama beberapa jam tadi Ezza menyurve kontrakan yg akan di tinggali bersama Ziva..Tadi saat membeli nasi goreng Ezza sambil bertanya sama penjual nasi goreng kontrakan yg masih kosong dan ternyata saudara si penjual dia mengontrakkan rumah dan kebetulan ada yg kosong..tanpa membuang waktu Ezza lgsg melihat kontrakan tersebut..


Baru sampe hotel Ezza lgsg membuka pintu kamarnya dan sangat terkejut dengan apa yg dilihat..istrinya tanpa memakai pakaian sebenang pun dan hanya selimut yg menutupi tubuhnya..


"kamu darimana lagi mas kok jam segini baru pulang"jawab Ziva tanpa merasa bersalah karna dia pikir tadi itu yg melakukan Ezza suaminya.


Ezza lgsg mendekati Ziva dan menampar nya


PLAKK

__ADS_1


"dengan siapa kamu melakukannya?dasar pel**ur..baru sebentar di tggal kamu lgsg menghianati aku..dan lebih parahnya di malam pengantin kita"kata Ezza dengan kemarahan yg tidak bisa di bendung lagi


"maksud kamu apa mas,bukannya tadi setelah kamu ijin pergi beli makan kamu pulang dan lgsg meminta hak kamu"ucap Ziva dengan berlinang air mata karna sakit hati di bilang pelacur dan sakit fisik karna tamparan Ezza.


"jangan mengelak lagi Ziva,aku terlalu kecewa sama kamu..kamu meminta aku menikahi mu tpi kamu mlah menghianati aku disaat beberapa jam setelah pernikahan kita..kenapa gak kamu suruh nikahin lelaki gelapmu saja Ziva..aku pikir kamu perempuan baik" dan setia tapi ternyata..." ucap Ezza dengan panjang lebar dan amarah yg belum padam.


"kita sudah menjalin hubungan 2tahun kamu pasti tau aku seperti apa?aku selalu menjaga hati aku dan cintaku cuma buat kamu,,aku juga menjaga kesuciaanku hanya untuk suamiku..aku memilih kabur dari rumah hanya agar bisa selalu sama kamu karna aku cuma mau kamu yang menjadi suamiku"..


"dan aku kira tadi itu kamu jadi dengan pasrah aku memberikan mahkota ku..sumpah Demi Allah aku tidak menghianati kamu mas,,"ucap Ziva dengan berlinang air mata


"aku memang bodoh tidak bisa mengenali kamu atau orang lain,aku pasrah jika kamu mau meninggalkan aku dan menalak aku sekarang juga"dengan suara bergetar Ziva mengucapkan itu..


melihat Ziva menangis dan rapuh seperti itu Ezza jadi iba dan mendekati Ziva lalu memeluknya..


"Aku percaya sama kamu,sudah jangan nangis ini juga salahku karna meninggalkan kamu terlalu lama dan tanpa mengunci pintu.."ujar Ezza dengan memeluk hangat Ziva


"aku akan menerima kamu apa adanya seperti kamu menerima aku apa adanya,,sekarang kita berkemas aku sudah menemukan tempat yg akan kita tinggali.. "sambung ezza

__ADS_1


#######


TBC


__ADS_2