Ketika Pengorbananku Sia-sia

Ketika Pengorbananku Sia-sia
(9)SEASON 9


__ADS_3

Pukul 06.00 Ziva sudah sibuk berkutat di dapur menyiapkan makanan..saat sibuk menata makanan hp nya berbunyi dan tanda notifikasi pesan masuk dari hp Ezza suaminya yang sudah di sadap..


"pagi baby..jangan lupa dengan janjimu yg mau ngajak aku nginap di villa kamu yang ada di Bogor yah,,aku tunggu di apartemen" isi pesan yang dikirim Jenni untuk suamiku


"pagi juga my love,iya nanti aku jemput..ini juga baru bangun,aku siap-siap dulu yah.."jawab Ezza


"ok..muachhh"


melihat isi percakapan chat suami dan istri sirinya membuat hati Ziva rasanya perih dan sesak,sekuat hati Ziva bertahan mencoba tidak mengeluarkan airmata..


"tega kamu mas,aku yang menemani kamu dan menerima kamu saat susah tapi kenapa saat kamu sukses kamu mlah berhianat,,apa salahku,apa kurang ku"gumam ziva dalam hati


saat pikiran masih kacau karna isi chat suaminya tiba-tiba ada tangan kekar melingkar di pinggang ...


"pagi-pagi kok melamun,mikirin apa sih istri tersayang ku ini"ucap Ezza


"kamu udah bangun mas..tumben jam segini udah rapi banget"bukannya menjawab Ziva mlah balik bertanya


"ada pertemuan dengan klien sayang sekalian mas mau minta ijin pergi beberapa hari untuk meninjau cabang kita yg di Surabaya,katanya ada sedikit masalah"kata Ezza


"emang gak bisa kalau hanya Reza yg ninjau"sahut Ziva karna dia tahu itu hanya alasan suaminya supaya bisa pergi dengan istri sirinya..


Reza adalah asisten Ezza yang membantu pekerjaan nya...


"gak bisa sayang..ini harus turun tangan langsung"


"kalau gitu kita sarapan dulu,aku panggil Lea dulu ya mas"sekuat hati Ziva menahan amarah yg ingin meledak kala melihat suaminya dan kebohongan nya ingatan akan chat suaminya tadi pagi langsung berkelibat di pikiran...


"aku langsung berangkat aja sayang,soalnya harus ketemu klien dulu trus langsung ke Surabaya..jadi kejar waktu"ucap Ezza sambil mencium pucuk kepala Ziva

__ADS_1


"hati-hati dirumah sayang,aku jalan dulu..bye"sambung ezza kala mobil yg ditumpangi akan segera pergi


setelah kepergian Ezza,Ziva langsung menghubungi seseorang


"hallo"jawab orang diseberang sana


"aku butuh bantuan mu,temui aku di restoran Deket rumah dan pesen privat room"ucap Ziva langsung memutuskan panggilan


Ziva langsung bersiap-siap,dia sedikit memperbaiki bedaknya dan menambahkan lipstik..penampilan Ziva sangat cantik walaupun hanya dengan make up natural..


"Bi Lea sudah bangun belum"tanya Ziva kepada ART nya


"sudah nyonya,non Lea sedang berkebun di belakang memetik buah sama si mbak nya" jawab sang ART..


memang dibelakang rumah ziva sengaja menanam buah dan sayur untuk berkebun dikala sedang jenuh dan tidak ada pekerjaan...


setelah beberapa menit mobil yang di tumpangi Ziva sudah berhenti di parkiran restoran..


"sudah lama nunggu"tanya Ziva


"tidak..aku juga baru sampai"jawab seseorang yg ditemui Ziva


"aku ada pekerjaan buat kamu,,sekarang suamiku serta istri sirinya sedang berlibur di villa ku yg ada di Bogor..kamu kesana dan pasang ini di kamar yg akan di tempati suamiku,ini kunci serep villa itu jadi kamu bisa masuk dengan mudah.."dengan panjang lebar Ziva menjelaskan tugas kepada asisten bayangan nya


Selama ini Ziva diam-diam mempunyai asisten bayangan..bermula saat Ziva masih duduk dikelas 2 SMP dia hampir menjadi korban penculikan oleh saingan bisnis papanya untung Ziva bisa selamat dan mulai saat itu papa Ziva mengutus seseorang untuk menjadi asisten bayangan Ziva dan saat Ziva sudah mulai memasuki universitas papa Ziva memutuskan asisten bayangan itu sepenuhnya menjadi asisten Ziva dan mengikuti Ziva mambantu Ziva juga perintah Ziva..


Villa yg akan dikunjungi Ezza dan Jenni adalah villa yang sengaja Ziva beli untuk berlibur dengan keluarga kecilnya menghilangkan capek dan penat dari pekerjaan sehari-hari...


tapi dengan bangganya Ezza malah mengajak istri sirinya menginap di sana tanpa ijin dari pemiliknya karna villa itu termasuk aset Ziva yg kepemilikannya juga atas nama Ziva

__ADS_1


"ingat jangan sampai ketahuan"setelah mengucapkan itu Ziva langsung meninggalkan restoran dan kembali kerumah...


"tunggu pembalasanku Ezza,permainan baru dimulai" gumam ziva sambil tersentum jahat


*****


Dilain tempat seorang pemuda tampan dan berkarisma sedang duduk di kursi kebesaran nya bersama sang asisten..


"gimana kamu sudah menyelidiki perempuan 5tahun silam yg sudah tidur dengan ku"tanya sang pemuda yg tak lain adalah Dafa kepada asisten nya


"maaf belum daf,karna setelah kejadian itu semua cctv di lorong kamar hotel itu mati jadi aku tidak melihat perempuan itu saat keluar dari kamar hotel dan aku sudah mencari data pengunjung tetapi hasilnya juga sama data itu hilang"jawab sang asisten yg bernama Raka asisten sekaligus sahabat Dafa..


"sepertinya ada yg sengaja menghapus data perempuan tersebut "sambung Raka


"aku gak mau tau..cari wanita itu sampai dapat..ini juga salah kamu katanya sudah memanggil wanita bayaran kenapa malah wanita lain yg dikamar itu"ucap Dafa


"hei...kamu yang salah kamar kenapa bisa mlah nyalahin aku..dasar bos gak ada akhlak"Raka kalau sedang berdua dengan Dafa tidak seperti bos dan bawahan tapi seperti sahabat..dan hanya Raka yg berani ngomelin Dafa sang bos yg super dingin...


"sudahlah pusing aku..sana pergi cari perempuan itu sampai dapat..kalau tidak aku potong gaji kamu 50%"ucap Dafa dengan entengnya..


"iya iya dasar bos kejam"sambil menggerutu Raka langsung pergi dari ruangan Dafa....


Memang setelah kejadian dimana Dafa meniduri Ziva sang asisten bayangan Ziva langsung mematikan semua cctv dan menghapus data Ziva..itu semua dilakukan atas perintah Ziva supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari....


#####


TBC


"

__ADS_1


__ADS_2