
sebuah harapan mungkin akan hilang jika di tanam dengan kebencian.
tapi jika harapan dengan cinta.mungkin akan indah jika dua dua nya ter ujut satu sama lainπ€
ππππππππππ
Setelah biru black membunuh orang yang telah menembak Samsy kini Biru black langsung mengangkat tubuh Samsy,dan memeriksa kondisi Samsy.
Setelah Biru black,memeriksa kondisi Samsy,.!Biru black pun langsung meraih ponsel yang ada di saku celana nya,dan menghubungi seseorang dan meminta agar secepat mungkin datang ke markas Rifal.
"Hallo...Datang ke markas sialan Rifal,..!!"
"Sekarang juga,aku beri waktu sepuluh menit,..!!"
"Lewat dari sepuluh menit...Maka terima akibatnya,..!!"
Ucap Biru black dengan sangat dingin,dan menatap tajam ke arah semua anak buah Rifal.
"Baik...Biru...Saya akan sampai secepat mungkin,..!!"
"Tapi...Tol,..!!"
Jawab orang itu,yang tidak sempat selesai berbicara.
"Sepuluh menit...Atau aku habisi,..!!"
Ucap Biru black dengan sangat dingin,dan mematikan telpon nya berlalu pergi ke arah Siti dan Ninik.
"Huuuhhh...Kalian suka bermain kotor,..!!"
"Akan aku temani kalian semua,..!!"
Ucap Biru black dengan sangat dingin.dan menatap tajam ke arah semua anak buah Rifal.
Anak buah Rifal yang melihat Biru black saat ini sangat berbeda dari biasanya pun mereka semua semakin takut,dengan cara brutal yang tidak seorang pun yang mengetahui nya.
"Habis sudah kita semua,..!!"
"Tidak seharusnya kita bermain-main dengan mereka,..!!"
"Sekarang sudah terlambat,..!!"
Teriak salah seorang dari mereka semua,yang mengerti apa yang dikatakan oleh Biru black.
"Kalian berdua...Jaga dia,..!!"
"Kamu...Baring kan dia di pangkuan mu,..!!"
"Jagan gerakan tubuh dia,..!!"
"Jika kau tidak ingin dia mati,..!!"
"Tapi sebaliknya...Jika kau ingin dia cepat mati...Silahkan saja gerakan tubuh nya,..!!"
Ucap Biru black dengan sangat dingin.dan memperingati Ninik agar tidak melakukan apa-apa kepada tubuh Samsy.
"Iya...Iya...Iya...Aku gak akan melakukan itu,..!!"
"Aku...Aku...Aku...Aku akan diam saja,..!!"
"Aku...Aku...Aku...Aku gak mau itu terjadi,Iya...Aku diam,Aku...Diam saja,..!!"
Jawab Ninik dengan sangat gugup,ketakutan dan trauma,memang ini pertama kali bagi Siti,Samsy dan Ninik berada di situasi seperti ini.
"Huuuhhh...Bagus jika kau sadar,..!!"
"Tapi sayang sekali...Kau tidak memiliki mental yang berani,..!!"
Jawab Biru black dengan sangat dingin.yang melihat Ninik sangat gugup, ketakutan dan trauma.
"Tapi kau...Kau lebih tenang dari yang lain nya,..!!"
"Kau tidak gugup,tidak merasa takut dan kau juga sepertinya tidak trauma,..!!"
Ucap Biru black dengan sedikit dingin.melihat Siti yang sama sekali tidak seperti yang lainya.
"Untuk apa aku gugup,takut dan trauma,..??"
"Jika suatu saat ini bisa saja terjadi kepada ku,..!!"
"Lalu untuk apa...Aku merasa gugup,takut dan trauma,..!!"
Jawab Siti,yang merasa mungkin suatu saat nanti hal ini akan terjadi kepada dirinya,karena itu Siti lebih memilih untuk lebih tegar.
"Sangat pantas menjadi istri boss mafia yang paling kejam,...!!"
Ucap Biru black dengan sedikit senyum dingin.dan berlalu pergi kembali membunuh anak buah Rifal.
"Apa...Apa maksud nya,..??"
"Sudah lah...Lebih baik aku menenangkan diri,..!!"
__ADS_1
Batin Siti,yang tidak mengerti apa maksud dari Kata-kata Biru black.
******
"Oohhh...Kau sangat pantas di sebut boss mafia yang paling kejam,..!!"
"Kau sangat gesit dan berbΓsa seperti ular,..!!"
"Kau sangat kejam dan brutal seperti seekor singa,..!!"
"Kau sangat berwibawa dan dingin seperti seekor naga yang sedang tertidur pulas,..!!"
"Akan tetapi...Kau sangat mematikan,..!!"
Ucap Rifal,yang baru mengerti kenapa banyak dari boss boss mafia yang cukup besar tidak ingin berurusan dengan Andra black,bukan karena apa,kini baru Rifal sadari bahwa dirinya sudah menganggu seekor naga dengan nafas racun dan brutal.
"Huuuhhh...Kau berani menyentuh barang milik ku,..!!"
"Maka kau terima akibatnya,..!!"
Jawab Andra black dengan sangat dingin.yang masih mengingat apa yang dilakukan oleh Rifal kepada Siti.
"Ooohhh...Jadi gadis cantik itu adalah milik mu ya,..!!"
"Apa kau tau...Dia itu sangat sempurna,..!!"
"Kulit putih,lembut dan bibir yang begitu menggoda diriku,..!!"
"Aku benar-benar tidak sabar ingin merasakan nya,..!!"
"Merasakan bagaimana jika di tempat tidur,..!!"
Ucap Rifal,yang kembali membayangkan bagaimana jika dirinya bermain dengan Siti di tempat tidur.
Andra black yang mendengar itu pun dirinya sangat marah dan menatap tajam ke arah Rifal,dan itu yang membuat Rifal tidak sadar bahwa Andra black sudah melempar sebuah pisau kecil,dan tiba-tiba Rifal pun jatuh tersungkur di hadapan Andra black.
"Apa...Sejak kapan kau,..!!"
"Aku...Aku...Aku...Aku kalah dari mu,..!!"
"Tidak mungkin,..!!"
Ucap Rifal yang merasa tidak percaya bahwa Andra black secara tiba-tiba melempar sebuah pisau kecil dan tanpa dirinya sadari.
"Ini bayaran yang tidak terlalu pantas kau dapat kan,..!!"
"Padahal aku ingin melakukan yang lebih dari ini,..!!"
Sepuluh menit kurang Andra black,Joe black dan Biru black pun sudah selesai menghabisi seluruh anak buah Rifal dan begitu juga dengan Rifal yang saat ini sedang menunggu ajalnya.
Andra black,Joe black dan Biru black pun langsung membawa Siti,Samsy dan Ninik keluar dari markas milik Rifal,tidak lama bagi mereka semua sampai di luar markas dan tepat dengan seseorang yang Biru black hubungi sebelumnya pun baru sampai di depan markas Rifal.
"Bagus...Kau tidak terlambat,..!!"
"Cepat selamatkan dia,..!!"
"Bawa dia ke rumah sakit markas,..!!"
"Di sana lebih lengkap dan aman untuk mereka bertiga,..!!"
Ucap Biru black dengan dingin.dan meminta agar orang itu secepat mungkin menolong Samsy.
"Baik...Ayo kita pergi ke rumah sakit markas,..!!"
Jawab orang itu,dengan sedikit takut melihat Biru black yang saat ini sangat berbeda dari biasanya.
Selesai berbicara mereka semua pun langsung bergegas pergi ke rumah sakit markas.
Di samping dokter itu ada dua perawat yang selalu mengikuti kemana saja dokter itu di panggil oleh kelompok black blood.
Mereka berdua sangat cekatan dalam melakukan tugas masing-masing,tanpa banyak bicara lebih banyak berkerja,dan itu lah kenapa Andra black memilih mereka berdua untuk menemani dokter yang sudah separuh baya itu.
"Kalian berdua masih sama seperti biasanya,..!!"
"Selalu mengikuti kemana pun dokter tua ini pergi,..!!"
"Apa tidak bosan mengikuti dokter tua ini,..??"
Ucap Biru black dengan dingin.yang sambil melihat kinerja dari dua perawat wanita itu,dan bertanya kepada kedua perawat itu.
"Diam dan lihat saja,..!!"
"Jagan menggagu kami,..!!"
"Jika kau ingin gadis ini selamat,..!!"
Jawab salah satu dari perawat itu,yang tidak lain adalah Indiana.
"Itu sangat benar,..!!"
"Apa yang kak Indiana katakan,..!!"
__ADS_1
"Kenapa kau tidak satu mobil dengan boss Andra,..!!"
Timpal rekan Indian yang tidak lain adalah Vina,yang merasa heran kenapa Biru black tidak pergi bersama Andra black dan Joe black.
Biru black yang mendengar itu pun dirinya hanya diam dan memikirkan apa yang dikatakan oleh Indiana dan Vina,kenapa dirinya tidak pergi bersama Andra black dan Joe black.
*****
Tidak lama kemudian mereka semua pun sudah sampai di rumah sakit markas, mereka langsung membawa Samsy ke ruang operasi, sedangkan Siti dan Ninik hanya melakukan pemeriksaan biasa saja.
dan tentu saja Ninik lah yang saat ini sedang dalam trauma dan itu yang membuat Joe black dengan sangat susah payah menjaga dan merawat Ninik, sedangkan Siti dirinya hanya diam dan menunggu waktu operasi Samsy selesai,Andra black yang melihat itu pun hanya bisa diam dan menunggu Siti untuk berbicara dengan dirinya.
"Kapan selesai operasi nya,..??"
"Ini sudah lebih dari dua jam,..??"
"Samsy pasti baik-baik saja kan,..??"
Tanya Siti,yang melihat waktu Samsy sampai saat ini sudah lebih dari dua jam.
"Sebentar lagi selesai,..!!"
"Kita tunggu saja dulu,..!!"
"Apa kamu gak mau bersihin badan mu terlebih dahulu,..??"
"Mandi lah dulu agar kau lebih fresh,..!!"
"Apa lagi pakaian mu sudah terlalu kotor,..!!"
Jawab Andra black yang sekaligus bertanya kepada Siti. Andra black sangat binggung ingin berkata apa lagi.
"Dia baik-baik saja,..!!"
"Dia gak akan kenapa-napa,..!!"
"Jika dokter tua itu tidak mampu,..!!"
"Akan aku habisi dokter tua itu,..!!"
Ucap Biru black.yang menunggu dan melihat lampu operasi,tentu saja Biru black sangat khawatir dengan keadaan Samsy saat ini.
"Apa dengan menghabisi dokter itu Samsy bisa sadar,..??"
Tanya Siti,yang mendengar perkataan dari Biru black.
Andra black yang mendengar perkataan dari Siti pun dirinya hanya bisa diam,Andra black sangat binggung ingin menjawab apa yang tanyakan oleh Siti.
******
Tidak lama kemudian dokter tua itu pun keluar dari ruang operasi,dan Biru black yang melihat itu pun langsung bergegas menghampiri dokter tua itu.
"Bagaimana dokter,..??"
"Dia baik-baik saja kan dokter,..??"
"Jawab dokter,..!!
Tanya Biru black.yang sangat khawatir dengan keadaan Samsy saat ini,Biru black yang tidak sadar dengan apa yang dirinya lakukan dan rasakan Biru black hanya bisa bersikap khawatir cemas dengan keadaan Samsy saat ini.
"Dia sudah berhasil melewati operasi ini,..!!"
"Akan tetapi kita tidak tau apa dia mampu melewati setelah operasi,..!!"
"Saat ini dia dalam keadaan koma,..!!"
Jawab dokter tua itu.yang menyampaikan apa yang dirinya ketahui saat ini.
"Kau...Kau...Kau dasar dokter tua,..!!"
"Kau benar-benar sudah bosan hidup ya,..!!"
Ucap Biru black dengan sangat dingin.tentu saja itu membuat Biru black sangat tidak percaya bahwa Samsy saat ini sedang dalam keadaan koma.
"Kau marah-marah seperti itu juga percuma,..!!"
"Lebih baik doakan saja agar Samsy bisa lekas sadar dari koma nya,..!!"
Ucap Siti,yang mendengar perkataan dari Biru black,tentu saja Siti pun tidak ingin percaya dengan apa yang dikatakan oleh dokter tua itu,akan tetapi itu lah yang terjadi saat ini.
...
...
like rate ya.ππππππππ
***jangan bosan kaya aku ke orang lain
tapi aku kaya kedia selalu jatuh cintaπ€π€π€π€***
__ADS_1