
Bab 26 Akhir yang memuaskan dan menyakitkan.
Tidak lama kemudian pun Andra black berbicara dengan suara yang kecil karena dirinya tidak memiliki cukup ruang untuk bergerak bebas.
"Siti...Tolong ambil ponsel ku,.!!"
"Ponsel ku ada di saku celana,.!!"
"Tolong ambil dan coba telpon Biru,.!!"
Pinta Andra black,agar Siti mengambil ponsel nya yang berada di dalam saku celana.
"Emm..."
Jawab Siti.
Siti pun dengan perlahan mengambil ponsel milik Andra black,kedua tangannya pun sibuk mencari ponsel Andra black yang ada di dalam saku celana milik Andra black,akan tetapi tiba-tiba saja ada sesuatu yang tidak seharusnya terbangun dari tidurnya,dan itu semua tanpa sengaja Siti menyentuh nya di saat Siti ingin mencari ponsel milik Andra black.
Andra black yang merasa itu semua pun hanya bisa diam dan menahan semua rasa ingin nya,sedangkan Siti yang tidak sengaja menyentuh bagian yang tidak seharusnya pun hanya diam dan kembali mencari ponsel milik Andra black,akan tetapi itu semua malah membuat Andra black semakin ingin dan itu yang membuat Andra black kembali mencium bibir Siti.
Tidak lama kemudian seseorang pun tiba-tiba saja datang,dan memanggil nama Andra black.
"Tuan Andra...Tuan Andra..."
"Apa tuan baik-baik saja,.??"
Tanya seseorang itu,dengan sangat cemas dan khawatir.
"Oohhh...Tidak...Ini tidak baik,.!!"
"Tuan dan nyonya...Tolong Jagan bergerak dulu,.!!"
"Aku akan menyingkirkan barang-barang ini terlebih dahulu,.!!"
"Agar tuan dan nyonya bisa keluar dari sana,.!!"
"Tunggu sebentar,.!!"
Sambung orang itu lagi,yang melihat posisi Andra black dan Siti yang tidak dapat bergerak sedikit pun.
Secara perlahan orang itu pun berhasil menyingkirkan semua barang-barang yang membuat Andra black dan Siti tidak dapat bergerak dengan bebas,kini Andra black dan Siti bisa keluar dan bergerak bebas,akan tetapi Andra black yang sudah tidak tahan lagi pun langsung berpamitan untuk pergi terlebih dahulu.
"Tuan Damar terimakasih atas bantuannya,.!!"
"Saya pergi dulu...Nanti saya akan telpon tuan Damar,.!!"
"Untuk semua masalah bisnis kita ini,.!!"
Ucap Andra black yang berlalu pergi meninggalkan gudang,dan tidak lupa memegang tangan Siti.
Damar yang melihat itu pun hanya bisa tersenyum kecil,Damar sangat paham kenapa Andra black begitu tergesa-gesa untuk pergi.
Setelah selesai berbicara Andra black dan Siti langsung pergi kini pun sudah berada di dalam mobil milik Andra black,dengan khas nya Andra black menyetir mobil tidak lama bagi mereka berdua untuk sampai di sebuah penginapan yang cukup jauh dari tempat pertemuan itu.
Andra black pun langsung memesan satu kamar.
⊰᯽⊱┈──╌❊╌──┈⊰᯽⊱
Sedangkan di sisi lain Joe black dan Ninik pun berpamitan untuk pergi,karena cuaca semakin mendung dan itu yang membuat Joe black dan Ninik harus bergegas untuk pergi.
"Paman kita pamit dulu ya,."
"Cuaca nya sangat mendung,takut jika kelamaan ntar turun hujan,."
Ucap Ninik yang berpamitan kepada paman nya.
"Ooohhhh....Noooo...Sayang ku Jagan lah pergi dulu,."
__ADS_1
"Eke nih masih kangen,."
"Emm...Tapi tak pe lah,yu ada die yang jaga,eke bisa tenang dikit,."
"hati-hati di jalan sayang ku,."
"Muaaacchhh..."
Jawab paman Ninik dengan gaya dan khas nya.
Selesai berpamitan Ninik dan Joe black pun langsung bergegas pergi,mereka tidak ingin jika sampai kehujanan di jalan,akan tetapi itu semua sudah terlambat di perjalanan mereka berdua pun terkena hujan dan itu yang membuat Joe black harus berhenti di sebuah rumah kosong.
"Kau tidak apa-apa kan,.??"
"Apa kau dingin,.??"
"Atau kau...,."
Tanya Joe black yang belum sempat selesai berbicara,karena Ninik sudah lebih dulu memeluk tubuh Joe black.
Joe black yang melihat Ninik sangat kedinginan pun langsung memeluk tubuh Ninik,dan itu yang membuat Ninik merasa sangat hangat akan tetapi Ninik masih saja merasa ke dinginan dan itu yang membuat Joe black mengambil inisiatif untuk mencium bibir Ninik,dan tentu saja mereka berdua masuk ke dalam rumah kosong itu terlebih dahulu.
"Emm..."
Suara Ninik,yang tidak dapat berkata apa-apa.
Joe black yang mendengar suara Ninik pun semakin dirinya mencium bibir Ninik dengan sangat lembut dan menikmati nya,dan itu yang membuat Joe black dan Ninik tanpa sadar terbawa suasana yang dingin dan menikmati semuanya.
"Bolehkah,.??"
Tanya Joe black.
"Hmm.."
Jawab Ninik yang masih menikmati sentuhan lembut dari Joe black.
Joe black yang mendengar itu pun beranggapan bahwa itu tanda setuju dari Ninik.
Di saat Joe black dan Ninik masih di dalam kenikmatan yang luar biasa,tanpa sadar bahwa ponselnya sedari tadi berdering.
****
Biru black yang masih dalam misinya pun kaget melihat panggilan dari dokter tua,tentu saja Biru black dengan sangat cepat menerima telpon itu.
"Hallo...Ada apa dokter tua,.??"
"Apa dia baik-baik saja,.??"
"Atau ada sesuatu yang terjadi,.??"
Tanya Biru black,dengan sangat khawatir dan cemas.
"Hallo juga...Ini...Lebih baik kau cepat kembali sekarang,.!!"
"Aku tidak bisa menjelaskan semuanya sekarang,.!!"
"Kau kembali sekarang juga,.!!"
Ucap dokter tua,yang tidak bisa mengatakan apapun tentang apa yang terjadi.
Belum sempat Biru black mendengarkan apa yang dikatakan oleh dokter tua itu pun langsung bergegas kembali,tanpa Biru black hiraukan lagi misi yang belum sempat selesai dia jalankan.
Tentu saja dokter tua itu sangat kesal dengan sikap Biru black yang selalu saja dingin.
Biru black tidak tau apa yang terjadi kepada Samsy saat ini,yang dirinya pikirkan adalah bahwa samsy saat ini kembali kritis seperti awal Samsy tertembak.
⊰᯽⊱┈──╌❊╌──┈⊰᯽⊱
__ADS_1
Di saat Biru black yang sedang tergesa-gesa untuk kembali Andra black dan Siti mereka berdua masih di sebuah penginapan.
"Kau mandi lah dulu,.!!"
"Aku pesankan baju untuk mu dulu,.!!"
"Aku tunggu di sini saja,.!!"
Ucap Andra black,yang meminta agar Siti mandi terlebih dahulu.
"Iya,."
Jawab Siti dengan singkat.
Siti pun langsung pergi ke kamar mandi, sedangkan Andra black saat ini dirinya masih saja menahan semua nya,rasa itu baru kali ini Andra black rasakan.
"Aku...Aku gak bisa tahan lagi,.!!"
"Rasa ini...Rasa ini benar-benar membuat ku sangat ingin,.!!"
"Siti cepat lah,."
Gumam Andra black,yang sudah tidak tahan lagi.
Tidak lama kemudian Siti pun sudah selesai mandi dan tiba-tiba saja tangan Siti di tarik oleh Andra black,dan itu yang membuat Siti sangat kaget.
Andra black yang sudah tidak tahan lagi pun langsung mencium bibir Siti dengan penuh gairah yang tidak bisa Andra black tahan lagi,Siti yang mendapat kan ciuman lagi dari Andra black pun tidak bisa berbuat apa-apa lagi,karena saat ini Andra black sangat berbeda dari biasanya dan itu yang membuat Andra black dan Siti melakukan semua itu.
Setelah beberapa jam kemudian Andra black dan Siti sudah selesai melakukan semua itu,begitu juga dengan Joe black dan Ninik.
Siti pun kembali untuk mandi lagi sedangkan Andra black dirinya masih terlelap tidur,setelah selesai mandi Siti pun berpakaian rapi dan menulis sebuah surat,yang mengatakan bahwa dirinya keluar sebentar untuk membeli sesuatu.
Di saat Siti berada di luar tanpa Siti sadari bahwa dirinya di ikuti oleh seseorang,dan tiba-tiba saja seseorang itu pun langsung menarik tangan Siti,dan membuat Siti refleks tanpa di sadari Siti menendang bagian bawah milik seseorang itu,dan Siti pun langsung bergegas berlari meninggalkan tempat itu.
"Siapa orang itu,.?? kenapa dia ingin menangkap ku,.??"
Batin Siti yang sambil berlari.
Tanpa Siti sadari di depan dirinya ada seseorang yang sangat unik,dan Siti pun tanpa sengaja menabrak seseorang itu.
Bruuukkkk
"Aaawwww...Ooeeee...Bisa lihat kagak sih,.!!"
"Kalo di jalan Jagan lari-lari seperti pencuri,.!!"
"Dasar ya cewek aneh kamu,.!!"
"Oooeeeee...Jika orang ngomong itu di dengar oooeeee,.!!"
Pekik seorang gadis cantik,manis,kasar dan bar-bar.
"Maaf...Aku...Aku lagi lari...Karena ada seseorang yang ingin menculik ku,.!!"
Jawab Siti dengan ngos-ngosan.
Gadis itu pun langsung bergegas melihat siapa seseorang yang mengejar Siti.
"Wah wah wah wah...Itu kan kelompok mafia,.!!"
"Kamu ikut aku pergi,.!!"
Ucap gadis cantik itu,dan menarik tangan Siti dan berlalu pergi meninggalkan tempat itu.
Siti yang di tarik oleh gadis cantik itu pun hanya bisa diam dan memikirkan,kenapa bisa dirinya bertemu dengan seorang gadis cantik tapi prilakunya sangat bar-bar.
Banyak pertanyaan yang ingin Siti tanyakan,akan tetapi Siti sadar bahwa saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk dirinya bertanya.
__ADS_1
INI WANITA SIAPA YA🤔