Kiraana With NCT Dream {Transmigrasi}

Kiraana With NCT Dream {Transmigrasi}
rabbit


__ADS_3

...Happy Reading📖...


...❃.✮:▹ ◃:✮.❃...


Kiraana melewati garis finis dengan cepat semua orang yang liat matung di tempat setelah beberapa detik barulah teriakkan sorak selamat untuk kiraana terdengar.


Semua peserta shock dan mandang kiraana cengo karena kecepatan motor kiraana yang bisa di bilang kecepatan di atas rata-rata motor balap super hebat mereka berfikir pasti motor yang di pakai kiraana sudah di modif dengan super duper hebat.


Ngelihat banyak orang yang mau mendatangi kiraana, kiraana langsung out aja dari situ dan Langsung ninggalin tempat balapan tanpa ngambil hadiah dia.


Yang di perlukan kiraana memang hanya balapan dia tidak butuh hadiah toh kan dia sultan banget.


Saat di jalan kiraana yakin jika dua mobil hitam di belakang nya itu mengikuti nya, kiraana malanjukan motor nya ke tempat yang sepi dan benar bukan dua mobil itu mengikuti nya.


Sampai di tempat yang sepi kiraana turun dari motornya dan menunggu orang yang di dalam mobil keluar.


Satu persatu orang-orang yang di dalam mobil keluar dengan mereka yang masing-masing membawa senjata, ada yang bawa pistol, pisau, dan golok dan lainnya.


Mereka semua berpakaian hitam dengan tubuh besar maksudnya kekar beda dengan kiraana yang bertubuh mungil seperti nya mereka dari kelompok musuh mafia kiraana.


"Hiks.. hiks" di saat seperti kiraana dengan pandainya mengandalkan wajah nya dengan baik and yes mereka semua yang mau menyerang kiraana berhenti dan pada saling pandang setelah nya mereka menghembuskan nafas kasar plus pasrah dan langsung nyerang kiraana dengan wajah seakan-akan tidak rela untuk melukai kiraana.


'wtf!! Gak berhasil nihh?!!' aduh nih om-om pada gak terpengaruh lagi!'


Ya udah akhirnya kiraana berantem deh dengan tangan kosong dan beberapa dari mereka sudah tumbang.


"Awas!!!"


Srek

__ADS_1


"Akkh!!" Seorang cowok datang dan menyelamatkan kiraana saat ada seseorang yang mau menusuk kiraana dari belakang tapi cowok itu memeluk kiraana dari belakang sehingga cowok itu yang kena tusuk.


Kiraana kaget saat melihat ada cowok yang terluka dan melindunginya lalu dengan cepat kiraana menyelesaikan pertarungan ini dan langsung membawa cowok yang dah pingsan itu ke rumah sakit menggunakan mobil para om-om tadi.


Ayok geh kan kiraana akan selalu melindungi orang baik apalagi nihh cowok kaya gini karena kiraana walaupun kiraana gak minta di tolongin sih.


Sekarang kiraana tengah menunggu dokter keluar dari ruangan dan memberi tahu keadaan cowok itu.


Ceklek


Kiraana bangun dari duduknya dan menghampiri sang dokter yang baru saja keluar.


"Bagaimana keadaannya?" Tanya kiraana dengan wajah datar tapi kelihatan emess.


"Pasien tidak apa-apa, luka nya sudah saya jahit jadi tinggal menunggu pasien sadar saja" dokter nya gak tahan loh dari tadi gegara liat wajah kiraana.


"Ya" kiraana langsung nyelonong masuk ke ruangan cowok itu meninggalkan sang dokter alone.


Lalu kiraana duduk di kursi dekat kasur cowok itu dan menatap cowok itu dengan datar.


"Gue tau Lo udah sadar" ya kiraana tau semenit yang lalu cowok itu sudah sadar dan malah pura-pura tidur.


Cowok itu membuka matanya lalu duduk dengan perlahan karena bekas tusukan itu masih terasa sakit.


Beberapa menit ruangan itu masih di Landa keheningan dengan kiraana yang males ngomong dan cowok itu yang merasakan kecanggungan.


"K-kamu gak papa kan?" Tanya cowok itu dengan gugup dan hanya di balas anggukan.


Suasana kembali hening dengan kiraana yang sibuk mengutak-atik handphone berlogo apel yang di gigit setengah dan cowok itu yang menunduk lalu beberapa kali mencuri pandang kiraana.

__ADS_1


"Kenapa Lo bisa ada di gang sepi itu?" Tanya kiraana.


"A-aku habis pulang kerja" cowok itu kembali menundukkan kepalanya setelah tadi mata mereka bertemu.


"Kerja?" Yang kiraana lihat ini orang nya ganteng pokoknya keliatan kayak orang kaya gitu dari pakaiannya yang fashionable.


"I-iya"


"Kerja apa?"


"Kerja di supermarket" dan kiraana hanya ber-ohria.


"Mulai sekarang Lo berhenti kerja di situ" ucap kiraana datar.


"H-hah?" Cowok itu memasang wajah bingung dengan ucapan gadis mungil di sampingnya ini.


"CK Lo mulai sekarang kerja sama gue!" Kiraana mengucapkan dengan penekanan di setiap kata-kata nya.


"Lo bisa apa?" Tanya kiraana.


"Maksudnya?" Sungguh dia masih bingung dengan ucapan kiraana.


"Maksud gw kemampuan Lo apa aja?!" Kiraana sedikit menaikkan oktaf suaranya karena cowok lemot di depannya ini.


"b-bisa apa aja.." cowok itu ngegaruk pipi seakan ragu dengan ucapannya sendiri.


"Bisa mengurus seseorang?" Cowok itu hanya ngangguk karena memang dulu dia pernah ngurus seorang bocah.


"Oke, mulai sekarang Lo asisten pribadi gw" kiraana lalu memberikan alamat rumahnya pada cowok itu lalu melenggang pergi tapi sebelum itu kiraana bilang harus datang besok jam 5 pagi.

__ADS_1


Setelah kepergian kiraana cowok itu masih mencerna apa yang baru saja terjadi dengan muka cengo.


__ADS_2