
...Happy Reading📖...
...❃.✮:▹ ◃:✮.❃...
Sesampainya di mansion kiraana langsung ke kamar dan tepar sama sekali tidak menengok Mark ya sedari tadi menanti nya di depan mansion.
Mark yang sudah biasa di acuhkan nyonya nya hany menghela nafas pasrah lalu menatap langit biru tua yang sama sekali tidak menampilkan bintang-bintang yang selalu membuat nya tenang.
"Apakah aku harus mengurung nya?" Tatapan sendu itu tampil di iringi dengan tetesan air mata yang keluar dari matanya.
Sebenarnya jika ditanya apakah Mark lelah? Tentu saja jawabannya benar-benar lelah bukan lelah fisik tapi lelah batin, kiraana adalah pahlawan kecilnya bagi mark.
Dulu saat Mark masih remaja saat itu Mark tengah di Landa kesedihan karena ibunya meninggal di tangan ayahnya dan hal itu membuat pikiran Mark kosong sampai Mark ingin mengakhiri hidupnya dan menemani ibunya dengan cara menceburkan dirinya di laut.
Sebelum Mark menceburkan dirinya Mark mendengar suara seseorang dan Mark melihat ternyata ada seorang gadis kecil memeluk boneka yang err mirip dengan boneka Annabelle besar tengah menatap kosong ke depan walaupun Mark yakin anak itu tengah berbicara dengannya.
Mark mematung melihat seorang bidadari kecil yang terlihat sangat indah di mata Mark dan di saat itu juga seperti ada rasa aneh di dirinya rasa yang tidak pernah muncul kini datang yaitu rasa menginginkan sesuatu yang sangat tinggi.
"Seseorang sedang menunggu mu di masa depan" ucap gadis kecil itu yang tak lain adalah kiraana sebenarnya kiraana berkata itu bukan karena peduli pada Mark tapi lebih peduli pada laut yang akan tercemari oleh mayat Mark nantinya jadi kiraana berkata seperti itu.
Setelah berkata seperti itu kiraana berlalu pergi tanpa melihat Mark sedikit pun sedangkan Mark tau apa arti dari kata-kata itu dia langsung terduduk dengan kepala mendukung lalu tertawa jika diteliti lebih dalam tawa itu adalah tawa seorang psikopat.
"You are mine baby~" warna mata coklat Mark seketika berubah menjadi warna ungu gelap tapi terlihat sangat indah diperpadukan dengan Surai gelap nya dan wajah tampan nya.
__ADS_1
Ibu Mark memang memiliki warna mata ungu dan ayah itu hitam jadi terjadilah percampuran warna mata.
Dan setelah itu Mark selalu mencari tahu semua tentang kiraana bahkan ayah dan ibu kiraana ia bunuh karena mereka pernah membentak dan memukuli kiraana jadi wajar jika sekarang kiraana dingin tak tersentuh mungkin itu karena trauma nya.
"Tunggu aku baby setelah hama itu mati aku akan mengurungmu hanya aku yang boleh memilikimu" Mark terkekeh lalu pergi menuju kamarnya dan tanpa di sadari Mark bahwa kiraana mendengarkan semua perkataannya, kenapa kiraana bisa mendengarnya? Ya karena kiraana diam-diam menaruh alat perekam kecil di jas yang di kenakan Mark.
"Hama yang mana?" Kiraana bingung memangnya hama yang mana lagi? Kiraana mengenyahkan pikiran tidak penting itu lalu menutup matanya dan menuju yang tak terbatas dan melampauinya.
Pukul 02:09 malam
"Engh~" kiraana melenguh karena benar-benar sudah tidak bisa tidur sekarang mana masih malam lagi.
Kiraana bangun dari kasur ke kamar mandi dan cuci muka juga memakai pakaiannya tertutup agar tidak kedinginan lalu menyambar kunci motor dan keluar dari mansion yang terlihat seperti istana itu.
Di jalan yang biasanya ramai sangat sepi hanya ada kiraana sendiri mungkin dan ditambah buk Kunti juga mas ocong sama anaknya tuyul.
Seketika kiraana langsung mempunyai tujuan yaitu kuburan ya sekali kali sungkeman sama keluarga besar syaiton nya.
Oke ini kiraana beneran mau ke kuburan ya gak fack gak hoax.
Sesampainya kiraana di depan gerbang kuburan kiraana langsung masuk ya tentu nya sendiri tanpa motor nya.
Tapi kiraana jadi heran kenapa kuburan jadi ramai gitu maksudnya bukan ramai karena saudara nya itu si para syaiton tapi ramai karena manusia apalagi mereka berkerumun di tempat satu makam yang kelihatan masih baru di tambah pakaian formal mereka yang berwarna hitam itu kan jadi izmaijing, ada sebanyak 5 cowok Disana.
__ADS_1
Mau ngelamar mbak Kunti kali eh tapi kok gue gak di undang?, pikir kiraana.
Kiraana masih memantau mereka dengan jarak yang terbilang cukup dekat tapi tidak ada yang menyadari kehadirannya kan hebat tuh.
Sambil memakan cilok entah dari mana dapat nya.
Orang orang itu menundukkan kepala mereka seolah tengah menghormati mayat yang berada di dalam tanah itu membuat Kiraana yang melihat sedikit kagum.
Setelah semua orang itu kembali mengangkat kepala mereka dan ingin berbalik untuk pulang tapi mereka langsung terjungkal ke tanah karena kaget ada seorang gadis manis menatap mereka tepat di depan hadapan mereka.
Mereka heran kenapa mereka tidak bisa merasakan hawa kehadiran seseorang dan mereka yakin gadis manis a.k.a kiraana ini bukan orang sembarangan.
Kiraana pengen banget ketawa ngeliat mereka semua yang terjungkal itu tapi harus sopan pada para penghuni YA AHLI KUBUR!.
Orang orang itu bangkit Dan langsung pergi meninggalkan kiraana sendiri di kuburan yang sunyi.
"Kacang sekarang emang lagi mahal ya?, Awas aja tuh pada orang!" Setelahnya kiraana kembali sungkeman sama para member syaiton baru \=_\=.
Skip.
Pukul 9 pagi mansion kiraana tengah heboh ya sebenarnya yang heboh hanya Mark yang mencari nyonya nya yang menghilang ditambah Mark jadi marah dan sedih karena kedatangan seorang cowok yang bilang di suruh oleh kiraana menjadi asisten pribadi nya lalu bagaimana dengannya apakah dirinya akan di buang dan di lupakan tidak tidak lebih baik dirinya mati saja dari pada harus di lupakan oleh seseorang yang sangat dicintainya
Sedangkan yang dinyatakan hilang oleh Mark tengah makan seblak super pedas di pinggir jalan.
__ADS_1
"Uhuk, anjg ada yang ngomongin gue nih" gerutu kiraana lalu kembali makan dengan khidmat.