Kisah Cinta Hany

Kisah Cinta Hany
Tetangga Resek


__ADS_3

"Hany!"panggil seorang ibu dari sebrang kontrakan.


"itu kan Buk Dina"batin Hany,sambil berpura-pura tidak mendengar.


"Hany,tunggu sebentar,"ucap Buk Dina lagi,sambil menghampiri Hany.Hany yang mendengar ucapan itu pun,merasa tidak enak.


"iya Buk,maaf..tadi Hany tidak dengar,"ucap Hany pura-pura.


"enggak apa-apa,dimana Tiara?"tanya Buk Dina,sambil melihat arah kontrakan.


"ada di dalam Buk,emang nya kenapa ya Buk?"tanya Hany yang merasa bingung.


"siapa pria tadi?apa itu mantan suami mu?"tanya nya lagi,sambil mengerutkan kening nya.


"iya Buk,tadi ayah nya Tiara."


"yang benar saja kamu Hany?tapi aku mendengar ucapan nya,dia dengan jelas mengatakan tidak menginginkan anak ini.jika memang dia ayah nya,kenapa dia bicara seperti itu?"mendengar ucapan itu,Hany merasa sangat terpukul.Hany tidak menyadari,jika ada orang lain yang telah mendengar pembicaraan mereka.


"Buk,maaf ya..,ini urusan pribadi kami.jadi tolong,jika memang Ibuk datang kemari,hanya berniat untuk membicarakan itu,lebih baik Ibuk kembali saja,"Hany pun melangkah masuk ke kontrakan nya.


"sombong sekali kamu Hany,baru tinggal beberapa bulan disini sudah belagu!"ucap Buk Dina,sambil membalikan badan nya.


"ya Tuhan,apa yang sedang terjadi..,baru saja Mas Gery berulah disini,di tambah lagi punya tetangga resek seperti ini,rasa nya benar-benar sesak,"batin Hany sambil mengusap air mata nya.

__ADS_1


"permisi.."


"Hany!"


"siapa lagi diluar?"batin Hany,yang mendengar ada suara seseorang yang sedang memanggil nama nya.sebelum membuka pintu,Hany pun mengintip dari bilik jendela.


"Itu kan pria yang waktu itu?tapi aku lupa,siapa ya nama nya?"Hany yang melihat kedatangan Reza,pun merasa bingung.untuk apa Reza menemui nya,sedangkan mereka baru pertama kali bertemu.


"iya.."ucap Hany,sambil membukakan pintu.karena lupa akan nama pria itu,Hany pun bingung harus memangil dengan sebutan apa.


"ada keperluan apa ya Mas?"tanya Hany kepada Reza.


"maaf,apa kedatangan ku mengganggu mu?"


"oh tidak Mas,ayo masuk,"ucap Hany lagi,sambil mempersilahkan Reza masuk kedalam.


"tangan ku enggak apa-apa kok Mas,maaf Mas..nama nya kemarin siapa ya?Hany lupa."ucap Hany,dengan sedikit tersenyum.


"nama ku Reza..,"jawab pria itu lagi.


"oh iya,maaf ya Mas,"tambah Hany lagi


"jangan minta maaf Hany,hal seperti ini memang sering saja terjadi."

__ADS_1


"dimana putri mu?"tanya Reza lagi.


"ada kok Mas,Tiara sedang tidur."


"ini untuk putri mu,dan aku sengaja membeli nya,karena aku pikir..aku akan singgah untuk bertanya mengenai keadaan mu"


"apa ini Mas?"tanya Hany,sambil mengambil paper bag tadi.


"isi nya pakaian,semoga cocok untuk Tiara."


"terima kasih banyak ya Mas,harusnya..Mas Reza tidak perlu melakukan ini."


" tidak apa-apa Hany.lagian..aku memang sedang membeli perlengkapan yg ada di rumah,dan karena posisi yang tidak jauh,jadi aku putuskan untuk bertamu kemari."


"oh gitu ya Mas.kalau boleh tau,apakah tempat tinggal mu jauh dari tempat ini?"


"kalau memakai mobil dari sini,jarak nya hanya 15 menit saja,"jawab Reza lagi.setelah berbicara panjang lebar,Buk Dina dan satu orang teman nya pun melintas di depan kontrakan.


"lihat itu..dia baru saja tinggal disini,tapi sudah membawa pria lain ke rumah nya,"ucap Buk Dina kepada teman nya.


"benar banget,wajar saja kalau di ceraikan,jangan-jangan..anak itu hasil dari..,"tidak sengaja mendengar ucapan dari kedua orang itu,Hany pun keluar dan menghentikan mereka.


"hentikan bicara mu!"ucap Hany sambil menatap Buk Dina dan teman nya.tanpa meminta maaf kepada Hany,kedua orang itu pun pergi begitu saja.

__ADS_1


"Mas..maaf ya,tetangga disini memang seperti itu,"ucap Hany kepada Reza.merasa tidak nyaman dengan keadaan disitu,Reza pun memutuskan untuk pergi dari kontrakan Hany.


"sekali lagi,terima kasih banyak ya Mas,"ucap Hany,sambil mengantar Reza keluar.


__ADS_2