KISAH CINTA NAJWA

KISAH CINTA NAJWA
hukuman


__ADS_3

 


setelah pelajaran pertama kelas pun di istirahat kan aku iLa,ima dan dila dan yang lainnya pergi untuk menyetor hafalan ALFIYA kami setoran rutin setiap minggunya.


kami setoran ke ustadzah aisyah iya dia anak satu\-satunya dari ustad zdikri.


 


parasnya yg canti,dewasa dia juga lulusan dari pondoK sidogiri pondok terbesar di jawa timur.


dia baru saja selesai menamat kan sekolahnya dan mengajar di pondok ini.


kami pun pergi ke sanggar bambu tempat kami biasa setoran dan disana sudah menunggu ustadzah aisya.


"assalamualaikum ustadzah"ucap kami serempak


"waalaikumsalam sikahkan duduk" titah ustad


kami pun bergantian menyetor hafalan kami yang di wajibkan satu minggu 50 bait dan yang tidak hafal akan di hukum berjemur di halaman.


alhamdulillah aku lancar dan pastinya ada seseorang yang langganan hukuman, siapa lagi kalau bukan iLa.


kami bertiga pun tak tinggal diam saat iLa di hukum dan juga turut menemani nya.


"aduh panas nya" seru iLa


"panas kan terus kenapa gak hafalin munah" ketus ima munah adalah panggilan kamu kalau sudah kesal satu sama lainnya.


"hehehe maaf habis gak masuk di otak ku, akunya bukan gak mau belajar tapi gak bisa" bela iLa


"maknya tuh otak jangan diisi kebucinan muluk" timpal laila.


saat di tengah perbincangan kami rifqy datang menghampiri kami yang sedang di halaman sekolah.


kebetulan dia juga dapat hukuman berdiri saat tidak hafal setorannya.


"panas ya yank aku gantiin aja gimana?" ucap rifqy


"gimana mau gantiin kau aja di hukum bankbang celetuk ima yang memang notaben nya ceplas ceplos.


"ya kan biar perhatian gitu ima" balas rifqy

__ADS_1


"udah sana gih gak boleh deket2 bagian tempat hukuman cowok disana" seru ima lagi


" iya iya galak banget deh ya udah yank aku kesana" izin rifqy ke iLa


"iya yank yang semangat jalanin hukuman nya" ucap iLa saat rifqy sudah mulai pergi ke tempat biasa santri cowokdi hukum.


" astaga dasar bucin" ucap laila


"iya tuh kau ini..kalau ke tahuan ustad bisa bisa di kawinkan kam" ucap ku.


"hehehe entar dong jangan sekarang emang kalian mau aku tinggal nikah" iLa cengengesan.


"ya kalau nikah kan masih bisa ketemu" ucap laila.


"iya tapi gak bakal se bebas ini aku bakalan sibuk dengan kehidupan aku dan suami ku nanti" ucap iLa


"apaan sih kok jadi bahas nikah2 tambah panas nih" kesal ima


"kita tuh harus lulus sekolah dulu kalau mau nikah" tegas ima.


"iya dong aku gak mau pisa ma kalian secepat ini juga" ucap iLa sambil mememluk kami bertiga.


"makasih yah dah mau ada di saat aku sedih atau pun senang aku bersyukur ada kalian yang menuntun ku ke jalan yang benar" ucap iLa


dia adalah anak yang mengalami broken home


dia dulu tinggal di jakarta dan pondah ke surabaya baru satu tahun yang lalu.


kami di pertemukan dengan iLa di pondok,


waktu awal ketemu kami agak tidak suka dengan tingkah lakunya yang begajulan dan tidak sopan.


Tapi semakin lama kami kanal dia, dia orang baik yang setia dan tangguh.


membuat kami paham The cover does not define what is inside it kita tidak bisa menjajaki hati seseorang jadi jangan pernah menilai seseorang hanya dari pandangan mata.


kami pun berusaha perlahan mengajarkan iLa islam dan mengajarkan dia untuk hidup yang lebih baik dan melupakan dunia kelam dia.


alhamdulillah sekarang dia mulai menjadi wanita solehah walau sifat nya masih sedikit banyak sama.


tapi kami paham gak mungkin bisa merubah total sifat orang.

__ADS_1


 


hari pun semakin siang waktu pelajarang kedua sudah mau di ajarkan.


 


dan itu penanda bahwa hukuman iLa selesai.


"huh akhirnya selesai juga" keluh laila


"makasih udah mau nemenin aku" ucap iLa


"kamu besok besok paling gini lagi" ketus ima


"jangan gitu doang doain biar otak ku encer hehehe" iLa cengengesan." makanya jangan kebanyakan asupan micin ma bucin.


kami pun ketawa sambil jalan balik ke kelas untuk melanjutkan pelajaran.


pelajaran kedua ini adalah pelajakan FIKKIH yang di ajarkan ustad zaini al fadri yang biasa kami panggio ustad zain dia pindahan dari pondok yang sama dengan ustazdah aisyah.


dia lebih tu 2 tahun dari ustad dafi yaitu 32 tahun sifat nya yang lucu saat mengajarkan pelajaran.


" assalamualaikum anak2" ucap ustad zain


"waalaikumsalam ustad" jawab kami serempak


"kalian ber empat dapat hukuman lagi ya" goda ustad zain.


"bukan kami ustad tapi iLa kami cuman nemenin" jawab laila.


"aku salut atas solidaritas kalian tapi jangan solidaritas di hukuman juga coba di momen yang lebih membanggakan" ucap ustad zain sambil ketawa.


" iya tuh ustad" celetuk ima kesal ke iLa


"ya audah kita lanjut ke pelajaran dulu, dan kita awali dulu dengan mengucap bismillah" ucap ustad zain.


pelajaran ke dua pun di mulai.



ustad zain😊

__ADS_1



ustadzah aisyah❤


__ADS_2