
"saat mereka mulai curiga tentunya mereka tidak akan diam"
"dan mereka berencana untuk berkumpul bersama dan menyelesaikan masalah Naura."
"awalnya mereka hanya ingin membantu tentang masalah yang di alami Naura."
"namun mereka berfikir kembali ,jika mereka hanya menyelesaikan masalah Naura,maka konflik antara Amel dan Vania belum tentu akan langsung terselesaikan."
"jadi mereka memutuskan untuk mengumpulkan Amel dan Vania juga."
"setelah mereka semua berkumpul, mereka membicarakan tentang rencana mereka untuk menyelesaikan konflik antara mereka bertiga."
"mereka semua setuju kecuali Naura yang terus hanya diam."
"lalu Vaira menanyai Naura, mengapa hanya diam."
"Naura menjawab bagaimana cara dia menjawab, jika temanya saja memusuhinya karena kesalahpahaman."
"walau sebenarnya Naura yang belum bisa memaafkan Amel dengan sepenuhnya."
"tetapi Naura menyetujui, karena dia juga ingin pertemanan dan hubungan mereka akan terus baik baik saja dan tidak ada masalah satupun yang membuat mereka terpecah belah lagi."
__ADS_1
"dan akhirnya mereka pun saling memaaf kan dan kembali bersama sama."
"tetapi sebelum mereka pulang Amel meminta penjelasan tentang situasi yang sebenarnya antara Naura dan Bara."
"dan Amel mengabari Bara untuk datang ke tempat perkumpulan mereka."
"setelah Bara datang ,Amel langsung memulai topik tentang masalah antara hubungan mereka."
"Amel bertanya, mengapa mereka menutupi tentang hal itu "
"dan Naura pun menjawab bagimana dia bisa mengatakan tentang hubungan masalalunya dengan Bara disaat temanya sedang bahagia bahagianya dengan Bara."
"dan bagaimana bisa teman tidak memikirkan tentang perasaan temanya jika temanya mengetahui kebenaranya."
"jika aku tanya ,bagaimana jika kamu berada di posisiku kata Naura."
"lalu Amel menjawab ,tetapi tidak seharusnya dia menutupi kebenaran itu bukan ."
"dan Naura pun menjawab, iya memang benar jika kesalahan itu bukan hanya dengan kesalahan satu pihak ,namun dengan dua belah pihak."
"tetapi jika Bara saja tidak mengakuiku ,namun mengapa aku harus mengaku."
__ADS_1
"jika kamu berada di posisiku dan kamu merasakan betapa sakitnya di situasi ini, di saat kita tak di akui ,bagaimana bisa kita jujur ."
"artinya dia tidak menganggap aku penting kan Mel, bagaimana bisa aku jujur terhadapmu ."
"dan Amel menjawab itu memang tidak penting ,namun itu penting untuk ku Nau ."
"jika aku di akui maka aku akan jujur apa adanya, tetapi jika aku tidak di akui bagaimana bisa aku mengakuinya, jika aku melakukan itu maka sama saja aku mempermalukan diriku sendiri ."
"apakah kamu pernah menannyai dia tentang masalalunya?, dia itu selalu tertutup dan tidak ingin mengatakan tentang masalalunya secara terbuka."
"coba sekarang kamu tanya dia ,bagaiman pendapatnya tentang apa yang aku katakan."
"dan Bara pun menjawab, dia ragu untuk jujur karena dulu mereka juga melakukan hal yang sama seperti Bara dan Amel."
"dan Bara takut jika Amel mengira dirinya tidak bisa melupakan masalalunya."
"lalu Amel menjawab mengapa kamu takut ,disaat kamu mampu melupakan masalalumu atau jangan jangan kamu memang belum bisa melupakan masalalumu."
"dan Bara langsung menjawab dengan tegas (cukup Mel) aku hanya khawatir jika kamu selalu membahas masaluku, jika aku memperlakukan kamu seperti masalaluku dulu ."
"lalu mengapa kamu tidak jujur ,berarti kamu belum bisa memahami aku."
__ADS_1
Amel pun sambil menangis